Bernardo Tavares Bongkar Masalah Besar di Balik Turunnya Performa Persebaya

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:07 WIB
MEROSOT: Bernardo Tavares ungkap masalah penurunan performa Persebaya. (Ileague.id)
MEROSOT: Bernardo Tavares ungkap masalah penurunan performa Persebaya. (Ileague.id)

RADARBANYUWANGI.ID - Performa Persebaya Surabaya tengah menjadi sorotan setelah merosot ke peringkat ketujuh klasemen sementara BRI Super League 2025 2026.

Dalam lima pertandingan terakhir, tim berjuluk Bajul Ijo hanya mampu meraih satu kemenangan. Rangkaian hasil kurang memuaskan tersebut menjadi sinyal bahaya bagi tim yang sebelumnya sempat tampil kompetitif di papan atas.

Pelatih kepala Bernardo Tavares menilai penurunan performa tim tidak lepas dari berkurangnya persaingan internal di dalam skuad.

Menurutnya, badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci membuat intensitas latihan menurun drastis. Kondisi ini berdampak langsung pada motivasi serta kualitas permainan di lapangan.

Baca Juga: Hujan Deras Guyur Banyuwangi, Jalanan Kota Tergenang: BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem hingga 4 April

Tavares menegaskan bahwa kompetisi sehat di dalam tim merupakan fondasi penting untuk menjaga konsistensi performa.

Pemain harus merasa posisi mereka selalu terancam jika tidak memberikan performa maksimal, baik saat latihan maupun pertandingan.

Cedera Ganggu Rotasi dan Keseimbangan Tim

Baca Juga: Ekonomi Banyuwangi Tumbuh 5,65 Persen, Tertinggi dalam 5 Tahun: Bupati Ipuk Paparkan LKPj 2025 di DPRD

Situasi yang dihadapi Persebaya saat ini justru berbanding terbalik dengan kondisi ideal. Banyaknya pemain yang absen membuat opsi rotasi menjadi terbatas.

Akibatnya, pelatih kesulitan menjaga keseimbangan tim, terutama di sektor pertahanan yang terlihat semakin rapuh. Minimnya variasi strategi juga menjadi dampak lanjutan dari kondisi tersebut.

Tavares mengakui bahwa tanpa kedalaman skuad yang memadai, akan sulit bagi tim untuk bersaing di kompetisi yang ketat.

Tantangan Berat di Sisa Musim

Dengan posisi di klasemen yang mulai melorot dan performa yang belum stabil, Persebaya kini menghadapi tekanan besar untuk segera bangkit.

Kembalinya para pemain dari cedera serta peningkatan intensitas persaingan internal menjadi kunci utama jika Bajul Ijo ingin kembali ke jalur kemenangan.

Jika tidak segera dibenahi, bukan tidak mungkin Persebaya akan semakin tertinggal dalam perburuan posisi terbaik di akhir musim. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
persebaya surabaya BRI Super League 2025 2026 Bernardo Tavares