RADARBANYUWANGI.ID – Inter Miami menghadapi ujian berat saat menjamu FC Cincinnati pada lanjutan Major League Soccer (MLS), Rabu. Kekalahan 0-2 dari New York Red Bulls pada pertandingan sebelumnya membuat Lionel Messi dan kawan-kawan harus segera bangkit jika tidak ingin kehilangan momentum menjelang babak playoff.
Pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim yang sama-sama masih memburu posisi terbaik di Wilayah Timur. Inter Miami ingin mengamankan posisi papan atas, sedangkan Cincinnati berusaha memperkuat peluang lolos ke fase gugur.
Inter Miami datang dengan status juara bertahan MLS Cup. Namun, kekalahan terakhir membuat mereka turun ke peringkat ketiga klasemen Wilayah Timur. Sementara itu, Cincinnati menempati posisi kedelapan setelah meraih kemenangan 2-0 atas DC United.
Dengan persaingan klasemen yang semakin ketat, laga ini berpotensi berlangsung sengit. Terlebih, kedua tim sama-sama memiliki produktivitas gol tinggi, tetapi masih menyimpan persoalan konsistensi.
Inter Miami Tak Boleh Kembali Terpeleset
Inter Miami masih memiliki peluang menutup musim reguler di posisi kedua Wilayah Timur. Namun, target tersebut tidak mudah diwujudkan karena persaingan dengan New England Revolution dan Chicago Fire masih terbuka.
Inter Miami berada di bawah New England Revolution karena kalah dalam selisih gol. Jarak mereka dengan Chicago Fire di posisi keempat hanya empat poin, sehingga kehilangan angka lagi bisa membuat posisi mereka semakin terancam.
Masalahnya, lini serang Inter Miami yang menjadi salah satu kekuatan utama justru gagal menunjukkan ketajamannya saat menghadapi New York Red Bulls. Padahal, mereka telah mengoleksi 73 gol sepanjang kompetisi musim ini, terbanyak di liga.
Dalam pertandingan tersebut, Inter Miami hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran. Lionel Messi juga gagal memperpanjang catatan keterlibatan langsung dalam gol yang telah berlangsung selama 14 pertandingan berturut-turut. Megabintang Argentina itu hanya bermain sedikit lebih dari 30 menit.
Menghadapi Cincinnati, Messi tentu berpeluang kembali menjadi pembeda. Rekam jejaknya melawan klub berjuluk Orange and Blue tersebut cukup menjanjikan. Dalam dua pertemuan terakhir kedua tim, Messi terlibat langsung dalam tujuh gol.
Inter Miami juga memiliki modal positif dari pertemuan di kandang. Mereka tidak terkalahkan dalam dua laga kandang terakhir melawan Cincinnati dan bahkan tidak kebobolan dalam kedua pertandingan tersebut.
Selain mengejar kemenangan, Inter Miami juga memiliki target produktivitas. Mereka membutuhkan sembilan gol dalam tiga pertandingan terakhir musim reguler untuk memecahkan rekor gol domestik klub dalam satu musim. Catatan tersebut akan melampaui 81 gol yang mereka bukukan pada musim sebelumnya.
FC Cincinnati Datang dengan Kepercayaan Diri
Cincinnati mulai menemukan momentum pada fase krusial musim reguler. Dua kemenangan beruntun atas DC United membuat mereka kini berada empat poin di atas batas zona playoff Wilayah Timur.
Tim asuhan Pat Noonan itu juga memiliki peluang memperbaiki posisi untuk memastikan keuntungan bermain di kandang pada putaran pertama playoff. Saat ini, hanya Orlando City yang berada di atas mereka dalam persaingan menuju posisi tersebut berdasarkan selisih gol.
Kemenangan terbaru atas DC United turut mengakhiri penantian Cincinnati untuk mencatatkan nirbobol di kompetisi ini sejak April.
Produktivitas mereka juga patut diperhitungkan. Cincinnati rata-rata mencetak 2,1 gol per pertandingan, menempatkan mereka sebagai salah satu tim paling tajam di MLS.
Mereka hanya membutuhkan satu gol lagi dalam tiga pertandingan tersisa untuk memecahkan rekor gol klub dalam satu musim MLS. Rekor sebelumnya adalah 64 gol yang dicetak pada 2022.
Evander menjadi salah satu pemain penting dalam kebangkitan Cincinnati. Ia mencetak gol penentu kemenangan pada pertandingan terakhir dan mencatatkan pencapaian istimewa sebagai pemain kedua dalam sejarah MLS yang mampu membukukan sedikitnya 15 assist dalam tiga musim berturut-turut. Messi merupakan pemain lain yang mencapai prestasi tersebut.
Tom Barlow juga ikut menyumbang gol. Ia menjadi pemain ketiga Cincinnati yang mencapai dua digit gol di MLS musim ini.
Meski demikian, Cincinnati masih memiliki kelemahan yang perlu diperbaiki. Mereka menjadi tim dengan jumlah kartu merah terbanyak di Wilayah Timur, yakni tujuh kali. Disiplin permainan akan sangat menentukan ketika menghadapi tim dengan kualitas serangan seperti Inter Miami.
Catatan tandang Cincinnati juga cukup menjanjikan. Mereka meraih poin dalam tiga dari empat kunjungan terakhir ke markas Inter Miami dan mencatatkan dua nirbobol dalam tiga pertandingan tandang terakhir melawan klub tersebut.
Kondisi Pemain dan Perkiraan Susunan Pemain
Inter Miami masih meragukan kondisi Mateo Silvetti yang mengalami cedera bahu. Tadeo Allende juga masih menjalani pemulihan cedera lutut, sedangkan Israel Boatwright dipastikan absen akibat cedera ligamen cruciatum.
Kabar baik datang dari Maximiliano Falcon yang sudah bisa kembali bermain setelah menjalani hukuman akibat akumulasi kartu kuning.
Sementara itu, Cincinnati masih memantau kondisi Ender Echenique yang mengalami masalah pada kaki. Miles Robinson, Julian Malatini, dan Tyrell Malacia juga diragukan tampil karena persoalan serupa.
Perkiraan susunan pemain Inter Miami: St. Clair; Lujan, Casemiro, Falcon, Reguilon; De Paul, Bright, Galarza; Messi, Suarez, Berterame.
Perkiraan susunan pemain FC Cincinnati: Celentano; Smith, Hagglund, Hadebe; Powell, Bucha, Evander, Nwobodo, Valenzuela; Barlow, Denkey.
Prediksi skor: Inter Miami 1-2 FC Cincinnati.
Inter Miami memiliki keunggulan dalam produktivitas gol dan kualitas pemain. Bermain di kandang juga bisa menjadi dorongan penting bagi Messi dan rekan-rekannya untuk mengakhiri tren negatif.
Namun, Cincinnati datang dengan modal dua kemenangan beruntun dan kebutuhan besar untuk mengamankan tiket playoff. Motivasi tersebut bisa menjadi faktor pembeda, terutama jika Inter Miami mulai mengalihkan perhatian ke fase gugur.
Cincinnati memang belum terlalu konsisten ketika bermain tandang sepanjang musim ini. Meski begitu, momentum positif mereka membuat peluang mencuri kemenangan tetap terbuka.
Inter Miami diperkirakan akan berusaha menguasai permainan, sedangkan Cincinnati berpotensi memanfaatkan ruang melalui serangan cepat.
Cincinnati diperkirakan mampu membawa pulang tiga poin melalui pertandingan ketat. Bagi Inter Miami, kekalahan ini akan menjadi peringatan bahwa status juara bertahan tidak menjamin perjalanan mulus menuju playoff. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi