RADARBANYUWANGI.ID – Inter Miami menghadapi DC United pada lanjutan Major League Soccer (MLS) dengan misi mengakhiri tren negatif sekaligus menjaga peluang bersaing di papan atas Wilayah Timur. Bermain di Nu Stadium, Florida, Sabtu, Lionel Messi dan kawan-kawan dituntut kembali ke jalur kemenangan setelah melewati periode sulit menjelang jeda internasional.
Inter Miami datang dengan modal kurang meyakinkan. Juara bertahan MLS Cup itu menelan kekalahan 1-2 dari Columbus Crew pada pertandingan terakhir September. Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi lima pertandingan di kompetisi domestik.
Di kubu seberang, DC United juga belum menemukan konsistensi. Tim asuhan Rene Weiler itu bermain imbang 3-3 melawan Vancouver Whitecaps dalam laga terakhirnya. Mereka kini menempati peringkat ke-11 Wilayah Timur dan masih berusaha mengejar zona playoff.
Pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi kedua tim. Inter Miami membutuhkan kemenangan untuk mempertahankan persaingan di papan atas, sedangkan DC United harus mengumpulkan poin demi menyelamatkan musim mereka.
Inter Miami Terpuruk, Messi Jadi Tumpuan
Jeda internasional selama dua pekan diharapkan bisa membantu Inter Miami memulihkan kondisi sekaligus membenahi permainan. Sebelum kompetisi berhenti sementara, performa tim berjuluk The Herons itu merosot tajam.
Inter Miami hanya sekali menang di MLS sejak awal Agustus. Rentetan hasil kurang memuaskan membuat mereka kehilangan 21 poin dalam periode tersebut dan turun ke posisi ketiga Wilayah Timur berdasarkan selisih gol. Jarak mereka dengan Chicago Fire yang berada di peringkat keempat hanya satu poin.
Catatan di kandang sebenarnya masih cukup menjanjikan. Inter Miami hanya sekali kalah dalam sembilan pertandingan liga terakhir di Nu Stadium. Namun, mereka juga kehilangan delapan poin dalam pertandingan kandang sejak Agustus meski sempat unggul pada babak kedua.
Situasi tersebut menunjukkan bahwa persoalan Inter Miami bukan sekadar menciptakan peluang, melainkan juga mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Tantangan mereka semakin berat karena masih harus menjalani tujuh pertandingan tersisa pada musim reguler. Jika ingin melampaui koleksi 65 poin yang mereka raih pada musim 2025, Inter Miami wajib memenangi seluruh laga tersebut.
Lionel Messi tetap menjadi pemain yang paling diandalkan. Megabintang Argentina itu mencetak satu-satunya gol Inter Miami ketika menghadapi Columbus Crew. Gol tersebut juga memperpanjang catatan Messi yang selalu mencetak gol dalam empat pertandingan kompetitif beruntun bersama klubnya.
Setelah menuntaskan penampilan terakhirnya bersama tim nasional Argentina pada Selasa, perhatian Messi kini kembali tertuju pada perjuangan Inter Miami di MLS.
Menghadapi DC United, kemenangan atau hasil imbang akan memperpanjang rekor tidak terkalahkan Inter Miami atas lawannya itu menjadi tujuh pertandingan di kompetisi ini. Dua pertemuan terakhir juga dimenangi Inter Miami dengan selisih satu gol.
DC United Berburu Kemenangan Tandang
DC United datang dengan tekanan yang tidak kalah besar. Mereka berada tiga poin di bawah batas zona playoff Wilayah Timur, sementara musim reguler menyisakan delapan pertandingan.
Peluang menembus fase pascamusim masih terbuka. Namun, performa mereka belakangan ini belum cukup meyakinkan. DC United hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir musim reguler, yakni ketika mengalahkan Columbus Crew dengan skor 2-1.
Masalah lain muncul saat bermain di luar kandang. DC United belum menang dalam lima pertandingan tandang terakhir dan harus memperbaiki catatan tersebut jika ingin terus menjaga asa menuju playoff.
Dari delapan pertandingan tersisa, lima di antaranya akan dimainkan di markas lawan. Artinya, kemampuan mencuri poin di luar kandang bisa menjadi faktor penentu perjalanan mereka pada akhir musim.
Sepanjang 2026, DC United juga kehilangan tujuh poin dalam pertandingan tandang ketika berhasil mencetak gol lebih dahulu. Kelemahan dalam mempertahankan keunggulan itu berpotensi menjadi celah yang dimanfaatkan Messi dan rekan-rekannya.
Meski demikian, DC United memiliki alasan untuk percaya diri. Mereka berpeluang meraih kemenangan tandang pertama atas klub asal Florida sejak 2023, ketika mengalahkan Inter Miami dengan skor 2-1 di Fort Lauderdale.
Hasil imbang 3-3 melawan Vancouver Whitecaps juga memperlihatkan bahwa lini serang DC United masih mampu menghasilkan gol. Kimito Nono mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut, sedangkan satu gol lainnya disumbangkan kapten Lucas Bartlett.
Berita Tim: Inter Miami Kehilangan Santiago Morales
Inter Miami berpotensi tidak diperkuat sejumlah pemain saat menjamu DC United. Ian Fray diragukan tampil karena mengalami cedera pangkal paha. Mateo Silvetti juga bermasalah dengan bahunya, sedangkan Tadeo Allende mengalami cedera lutut.
Israel Boatwright masih menjalani pemulihan setelah mengalami robekan ligamen krusiat. Sementara itu, Santiago Morales dipastikan absen karena menjalani hukuman skorsing.
Kondisi tersebut membuat Inter Miami harus mengatur komposisi pemain secara cermat, terutama untuk menjaga keseimbangan tim di tengah tuntutan meraih kemenangan.
Di kubu DC United, Gabriel Segal masih diragukan tampil karena memulihkan diri dari cedera pergelangan kaki yang dialaminya pada awal musim panas. Tai Baribo juga belum dipastikan siap bermain akibat masalah kebugaran.
Ketersediaan kedua pemain itu bisa memengaruhi pilihan Rene Weiler dalam menyusun lini depan dan menentukan pendekatan permainan timnya.
Perkiraan Susunan Pemain Inter Miami vs DC United
Inter Miami (perkiraan 4-3-3): Rios Novo; Lujan, Casemiro, Micael, Reguilon; De Paul, Bright, Ayala; Messi, Suarez, Pinter.
DC United (perkiraan 4-4-2): Johnson; Hefti, Bartlett, Rowles, Kurokawa; Nono, Hopkins, Dozzell, Kijima; Stroud, Peglow.
Prediksi skor: Inter Miami 2-1 DC United.
Kedua tim sama-sama belum menunjukkan performa yang stabil. Inter Miami masih kesulitan mengubah keunggulan menjadi kemenangan, sedangkan DC United harus memperbaiki hasil pertandingan tandang.
Namun, keuntungan bermain di kandang menjadi modal penting bagi Inter Miami. Kehadiran Messi juga memberikan ancaman tersendiri bagi pertahanan DC United, terutama jika tuan rumah mampu menguasai bola dan memaksimalkan peluang di sepertiga akhir lapangan.
DC United tetap berpotensi memberikan perlawanan melalui serangan balik dan produktivitas Kimito Nono. Meski begitu, catatan lima laga tandang tanpa kemenangan menjadi pekerjaan rumah yang tidak mudah diselesaikan.
Dengan mempertimbangkan faktor kandang dan kualitas pemain, Inter Miami diprediksi mampu mengakhiri tren negatif mereka, meski pertandingan berpeluang berlangsung ketat. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi