RADARBANYUWANGI.ID – Ajax mengincar kemenangan saat menjamu NEC Nijmegen pada pekan kedelapan Eredivisie 2026-2027, Sabtu. Namun, ambisi klub raksasa Amsterdam itu dibayangi rapuhnya lini pertahanan, badai cedera, dan catatan buruk dalam tiga pertemuan terakhir melawan NEC.
Ajax ditahan imbang 2-2 oleh SBV Excelsior pada pertandingan terakhir sebelum jeda internasional. Hasil tersebut kembali memperlihatkan persoalan mendasar tim asuhan Michel: kemampuan menciptakan peluang belum diimbangi ketangguhan menjaga gawang.
Di sisi lain, NEC Nijmegen juga datang dengan modal yang belum meyakinkan. Tim besutan Dick Schreuder itu hanya bermain imbang 1-1 melawan Go Ahead Eagles setelah sebelumnya menelan kekalahan telak dari Juventus dan Cambuur.
Pertandingan di Johan Cruyff Arena pun menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki performa. Ajax membutuhkan tiga poin demi menjaga persaingan di papan atas, sedangkan NEC berusaha melanjutkan tren positif saat menghadapi salah satu klub terbesar di Belanda tersebut.
Ajax Produktif, tetapi Pertahanan Masih Rapuh
Hasil imbang melawan Excelsior menjadi gambaran kontras permainan Ajax. Mereka mampu melepaskan 33 tembakan, sedangkan lawannya hanya menghasilkan empat percobaan. Namun, Ajax tetap kebobolan dua gol dan gagal mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
Masalahnya bukan semata-mata kemampuan mencetak gol. Ajax perlu memperbaiki konsentrasi ketika menghadapi serangan lawan, terutama jika ingin memaksimalkan dominasi penguasaan bola dan banyaknya peluang yang diciptakan.
Sebelum ditahan Excelsior, Ajax sempat menunjukkan ketajaman melalui kemenangan 5-1 atas Willem II dan 5-1 atas Fortuna Sittard. Mereka juga menghancurkan Telstar dengan skor 4-0.
Akan tetapi, kekalahan 1-3 dari PSV Eindhoven dan hasil imbang terakhir menunjukkan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah.
Ajax saat ini juga berusaha mengakhiri catatan tiga pertandingan tanpa kemenangan melawan NEC. Sejak mengalahkan klub Nijmegen itu dengan skor 2-1 pada Desember 2024, Ajax menelan kekalahan 0-3 dan bermain imbang 1-1 dalam dua pertemuan di Amsterdam.
Catatan tersebut cukup mengkhawatirkan bagi tuan rumah. Meski Ajax hanya sekali kalah dalam 32 pertemuan melawan NEC, tiga pertandingan tanpa kemenangan menjadi rangkaian yang tidak biasa dalam sejarah duel kedua tim.
Kemenangan pada laga ini berpotensi membantu Ajax mendekati posisi kedua klasemen. Namun, peluang tersebut juga bergantung pada hasil pertandingan para pesaing di papan atas, termasuk Feyenoord, PSV Eindhoven, dan FC Twente.
NEC Nijmegen Berusaha Bangkit Setelah Hasil Buruk
NEC Nijmegen memiliki alasan untuk memanfaatkan jeda internasional sebagai momentum pembenahan. Awal musim 2026-2027 belum berjalan sesuai harapan bagi tim asuhan Schreuder.
Mereka bermain imbang 1-1 melawan Go Ahead Eagles pada pertandingan terakhir. Hasil itu setidaknya menghentikan rangkaian hasil mengecewakan setelah kekalahan 0-3 dari Cambuur dan kekalahan telak 0-5 saat menghadapi Juventus di kompetisi Eropa.
Dari 12 pertandingan di semua kompetisi musim ini, NEC baru mencatat tiga kemenangan. Dua di antaranya diraih di Eredivisie, yang membuat mereka menempati posisi ke-11 klasemen sebelum pertandingan pekan kedelapan ini.
Persoalan NEC tidak hanya terletak pada hasil pertandingan. Produktivitas lini depan juga belum stabil, sementara pertahanan mereka masih mudah ditembus.
Tjaronn Chery belum menambah koleksi tiga gol liga setelah tiga pertandingan beruntun tanpa mencetak gol. Bryan Linssen baru menyumbangkan satu gol, sedangkan Dusan Tadic baru menghasilkan satu assist dalam enam penampilan.
Situasi itu menjadi tantangan tersendiri bagi Schreuder. Menghadapi Ajax di kandangnya, NEC membutuhkan efektivitas serangan sekaligus disiplin bertahan agar tidak terus berada di bawah tekanan.
Badai Cedera Mengganggu Persiapan Kedua Tim
Ajax kehilangan salah satu pemain pentingnya setelah Kasper Dolberg mengalami cedera lutut serius saat menjalani latihan bersama tim nasional Denmark.
Cedera tersebut diperkirakan membuat penyerang berusia 29 tahun itu absen hingga akhir musim. Kehilangan Dolberg menjadi pukulan besar bagi Ajax, terutama karena ia mencetak dua gol dan menyumbangkan tiga assist dalam tiga penampilan terakhirnya di Eredivisie.
Tolu Arokodare diperkirakan mendapat kesempatan mengisi posisi penyerang tengah. Situasi ini membuka peluang bagi pemain asal Nigeria tersebut untuk memperoleh menit bermain lebih banyak.
Ajax juga tidak bisa mengandalkan Daley Blind yang mengalami masalah punggung, Simon Adingra akibat cedera kaki, serta Aaron Bowman yang masih menjalani pemulihan cedera serius setelah menghadapi PSV Eindhoven.
Sementara itu, Caio Henrique masih diragukan tampil karena mengalami gangguan kebugaran. Kondisinya akan dinilai menjelang pertandingan.
NEC menghadapi persoalan serupa. Gonzalo Crettaz, Deveron Fonville, Ahmetcan Kaplan, Bryan Nuytinck, dan Emre Mor dipastikan absen akibat cedera. Clement Bischoff dan Kevin Kers juga masih diragukan tampil karena masalah kebugaran.
Panjang daftar pemain yang absen membuat NEC berpotensi kesulitan menjaga keseimbangan permainan. Kondisi tersebut bisa dimanfaatkan Ajax untuk menekan sejak awal, meskipun tuan rumah juga tidak memiliki kekuatan penuh.
Perkiraan Susunan Pemain Ajax vs NEC Nijmegen
Ajax (formasi 4-3-3): Ter Stegen; Gaaei, Kehrer, Baas, Wijndal; Klaassen, Mokio, Brandt; Berghuis, Arokodare, Gloukh.
NEC Nijmegen (formasi 3-4-2-1): Polster; Bras, Schuurs, Storm; Tahaui, Nejasmic, Lebreton, Thomas; Chery, Tadic; Linssen.
Statistik dan Tren Menjelang Pertandingan
Ajax memiliki catatan hasil yang relatif lebih baik di Eredivisie dibandingkan NEC dalam rangkaian pertandingan terakhir yang tercantum. Namun, hasil imbang melawan Excelsior menunjukkan bahwa keunggulan dalam menciptakan peluang belum selalu berujung kemenangan. Berikut rangkuman performa kedua tim dalam enam pertandingan terakhir di liga:
Ajax: 3 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 1 kekalahan.
NEC Nijmegen: 2 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 2 kekalahan.
Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi yang tercantum, Ajax mencatat empat kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. NEC meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Perbedaan performa tersebut menjadi salah satu alasan Ajax lebih diunggulkan. Meski demikian, hasil pertemuan langsung menunjukkan bahwa NEC tetap berpotensi menyulitkan tuan rumah.
Prediksi Skor Ajax vs NEC Nijmegen
Ajax diperkirakan tampil menyerang sejak awal dengan memanfaatkan keuntungan bermain di Johan Cruyff Arena. Kemampuan mereka menghasilkan banyak peluang dapat menjadi pembeda, terutama jika NEC kembali kesulitan menjaga organisasi pertahanan.
Namun, absennya sejumlah pemain dan rapuhnya lini belakang membuat peluang Ajax mencatatkan nirbobol terbilang kecil.
NEC masih memiliki kesempatan mencetak gol, tetapi performa yang belum stabil dan masalah cedera bisa membatasi kemampuan mereka memberikan perlawanan sepanjang pertandingan.
Dengan mempertimbangkan produktivitas Ajax, keuntungan bermain di kandang, dan situasi kedua tim, kemenangan tipis tuan rumah menjadi skenario yang masuk akal.
Prediksi skor: Ajax 2-1 NEC Nijmegen.
Ajax diharapkan mampu mengakhiri rangkaian tiga pertandingan tanpa kemenangan melawan NEC. Meski begitu, mereka harus lebih klinis di depan gawang dan memperbaiki koordinasi pertahanan agar tiga poin tidak kembali lepas. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi