RADARBANYUWANGI.ID – Ipswich Town dan Fulham sama-sama membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di Liga Inggris 2026-2027. Namun, rapuhnya pertahanan kedua tim membuat duel di Portman Road, Sabtu sore, berpotensi berlangsung terbuka dan berakhir imbang.
Fulham datang dengan tekanan lebih besar. Tim asuhan Alvaro Arbeloa itu belum meraih kemenangan dalam lima pertandingan pertama Premier League musim ini. Sementara itu, Ipswich Town punya modal enam poin, meski belum mampu menjaga konsistensi permainan.
Pertandingan ini juga menjadi kesempatan bagi Arbeloa untuk memburu kemenangan pertamanya di Liga Inggris setelah lima kali mencoba. Di sisi lain, Ipswich bertekad memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk kembali ke jalur kemenangan.
Pertemuan terakhir kedua tim di Premier League terjadi pada Januari 2025. Saat itu, Raul Jimenez mencetak gol penyeimbang pada masa tambahan waktu untuk menyelamatkan Fulham dari kekalahan dan memastikan laga berakhir 2-2 di Craven Cottage.
Ipswich Town Punya Masalah Serius di Lini Belakang
Ipswich Town menempati peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi enam poin dari lima pertandingan. Catatan dua kemenangan dan tiga kekalahan tersebut menunjukkan bahwa tim berjuluk The Tractor Boys itu masih kesulitan menjaga performa sepanjang pertandingan.
Posisi Ipswich sejauh ini bahkan lebih baik daripada Manchester United dan Aston Villa. Namun, angka di klasemen belum sepenuhnya menggambarkan persoalan yang harus dibenahi pelatih Gary O'Neil.
Sebelum jeda internasional, Ipswich kalah tipis 0-1 dari Everton. Mereka sebenarnya melepaskan 13 percobaan ke arah gawang, tetapi tidak satu pun berbuah gol.
Situasi makin sulit setelah Abdul Fatawu menerima kartu merah. Ipswich harus bermain dengan sepuluh orang selama 25 menit terakhir. O'Neil menilai timnya kurang beruntung karena pulang tanpa membawa poin.
Kekalahan tersebut juga menjadi yang ke-50 bagi O'Neil dalam 93 pertandingan Premier League sebagai pelatih.
Masalah terbesar Ipswich bukan hanya ketajaman lini depan. Pertahanan mereka juga masih mudah ditembus. Dengan 11 gol kebobolan, Ipswich menjadi salah satu tim dengan pertahanan terburuk pada awal musim ini. Hanya Chelsea yang kemasukan lebih banyak, yakni 12 gol.
Catatan tanpa clean sheet dalam 24 pertandingan terakhir di kasta tertinggi menjadi alarm bagi O'Neil. Rekor buruk tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pekerjaan rumah Ipswich belum selesai.
Menghadapi Fulham, Ipswich juga dibayangi rekor pertemuan yang kurang meyakinkan. Mereka tidak pernah menang dalam tujuh pertemuan terakhir di liga, dengan tiga hasil imbang dan empat kekalahan.
Kemenangan terakhir Ipswich atas Fulham terjadi pada Desember 2015, ketika kedua klub masih berkompetisi di Championship. Saat itu, Ipswich menang 2-1.
Fulham Belum Menang, Tekanan terhadap Arbeloa Meningkat
Kondisi Fulham tidak jauh berbeda. The Cottagers baru mengumpulkan dua poin dari lima pertandingan Premier League, hasil dua kali imbang dan tiga kekalahan.
Fulham menjadi salah satu dari tiga tim yang belum menang di liga musim ini, bersama Tottenham Hotspur dan Bournemouth.
Awal musim mereka berjalan buruk. Tiga kekalahan beruntun membuat Fulham kebobolan tujuh gol. Meski demikian, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat dalam dua pertandingan terakhir di Premier League.
Fulham bermain imbang tanpa gol melawan Liverpool, kemudian menahan Manchester United dengan skor 1-1. Di antara dua laga tersebut, mereka juga mengalahkan West Ham United dengan skor 3-2 di Piala Liga Inggris.
Hasil imbang melawan Manchester United seharusnya menjadi modal positif. Namun, kebobolan pada menit ke-89 membuat Arbeloa kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Komentar sang pelatih seusai pertandingan bahkan berujung pada sanksi disipliner dari Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA). Arbeloa menuding keputusan wasit seolah tidak akan membiarkan Manchester United kalah.
Kini, Fulham berada di peringkat ke-19 dan membutuhkan kemenangan untuk menjauh dari zona berbahaya. Tiga pertandingan berikutnya mempertemukan mereka dengan klub-klub promosi, termasuk Ipswich.
Jika kembali gagal menang, Fulham akan melewati enam pertandingan liga pertama musim ini tanpa satu pun kemenangan. Catatan tersebut terakhir kali mereka alami pada penghujung musim 2020-2021.
Meski demikian, ada statistik yang bisa memberikan sedikit optimisme. Fulham hanya sekali kalah dalam 15 pertandingan Premier League terakhir melawan klub promosi, dengan sembilan kemenangan dan lima hasil imbang.
Persoalannya, Fulham juga belum pernah menang dalam empat pertemuan kasta tertinggi melawan Ipswich. Tiga pertandingan berakhir imbang dan satu lainnya menjadi milik Ipswich.
Berita Tim: Fatawu Absen, Fulham Menunggu Kenny Tete
Ipswich dipastikan kehilangan Abdul Fatawu akibat skorsing setelah menerima kartu merah saat menghadapi Everton.
Daizen Maeda dan Jaden Philogene menjadi kandidat untuk mengisi posisi di sisi kanan serangan. Sementara itu, Jack Clarke, Julio Enciso, dan Emersonn diperkirakan tetap menjadi bagian dari barisan depan.
Kondisi gelandang Jack Taylor juga masih menjadi perhatian. Ia tengah berusaha pulih dari cedera lutut agar bisa kembali memperkuat tim.
Di lini belakang, Issa Diop berpeluang menghadapi mantan klubnya setelah bergabung dengan Ipswich dari Fulham pada musim panas. Ia diperkirakan berduet dengan Dara O'Shea di jantung pertahanan.
Posisi penjaga gawang juga menarik untuk dicermati. Kjell Scherpen, kiper dengan tinggi sekitar 2,06 meter, berpeluang menggantikan Christian Walton setelah Walton dicadangkan saat melawan Everton.
Dari kubu Fulham, kapten Tom Cairney masih absen akibat cedera lutut. Namun, Kenny Tete diperkirakan sudah bisa kembali masuk skuad setelah menjalani penanganan akibat gegar otak.
David Affengruber kemungkinan kembali menjadi pilihan utama di jantung pertahanan bersama Calvin Bassey. Situasi itu berpotensi membuat Joachim Andersen memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Di lini tengah, Sander Berge, Shea Charles, dan Joshua King diperkirakan kembali menjadi andalan. Adapun Gonzalo Garcia kemungkinan tetap dipercaya sebagai penyerang utama meski belum mencetak gol dalam empat pertandingan terakhirnya setelah pekan pembuka. Rodrigo Muniz menjadi alternatif apabila Arbeloa memutuskan melakukan perubahan di lini depan.
Prediksi Susunan Pemain Ipswich Town vs Fulham
Ipswich Town (4-2-3-1): Walton; Ouattara, O'Shea, Diop, Davis; Palacios, Lukic; Philogene, Enciso, Clarke; Emersonn.
Fulham (4-2-3-1): Leno; Castagne, Affengruber, Bassey, Robinson; Berge, Charles; Bobb, King, Iwobi; Garcia.
Prediksi skor: Ipswich Town 2-2 Fulham.
Ipswich Town dan Fulham sama-sama memiliki alasan untuk memburu kemenangan, tetapi keduanya belum menunjukkan pertahanan yang cukup solid untuk menjamin hasil positif.
Ipswich punya keuntungan bermain di Portman Road dan koleksi poin yang lebih baik. Namun, absennya Fatawu bisa mengurangi pilihan serangan tuan rumah. Fulham, di sisi lain, mulai memperlihatkan perbaikan melalui hasil imbang melawan Liverpool dan Manchester United.
Rekor dua pertemuan terakhir di Premier League yang sama-sama berakhir imbang juga memperkuat kemungkinan kedua tim kembali berbagi poin.
Dengan mempertimbangkan kekuatan serangan dan kelemahan pertahanan masing-masing, pertandingan ini berpotensi menghasilkan beberapa gol. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi