Head to Head Indonesia vs Thailand: Garuda Masih Kalah Rekor

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 09:00 WIB
Selebrasi pemain Timnas Indonesia Ole Romeny saat membobol gawang Singapura pada FIFA ASEAN Cup di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/9). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Selebrasi pemain Timnas Indonesia Ole Romeny saat membobol gawang Singapura pada FIFA ASEAN Cup di SUGBK, Jakarta, Jumat (25/9). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

RADAR BANYUWANGI – Final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan dua rival lama, tetapi statistik head to head menunjukkan Indonesia masih tertinggal dari Thailand. Dari 14 pertemuan kedua tim sejak 2005, Garuda hanya meraih tiga kemenangan, sedangkan Thailand menang delapan kali dan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Indonesia dan Thailand akan kembali berhadapan pada final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi kesempatan Indonesia memperbaiki catatan pertemuan sekaligus memburu trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Thailand Unggul 8-3 dalam 14 Pertemuan

Data head to head menunjukkan dominasi Thailand dalam pertemuan kedua tim.

Dari total 14 pertandingan, Indonesia menang tiga kali, Thailand menang delapan kali, sementara tiga pertandingan berakhir imbang.

Dari sisi gol, Thailand juga lebih produktif. Total 46 gol tercipta dalam 14 pertemuan tersebut, dengan Indonesia menyumbang 16 gol dan Thailand 30 gol.

Rinciannya:

Artinya, Thailand memiliki keunggulan cukup jelas dalam sejarah pertemuan kedua tim.

Lima Pertemuan Terakhir: Indonesia Belum Menang

Catatan lima duel terakhir juga belum berpihak kepada Indonesia.

Berikut hasilnya:

Dalam lima pertandingan tersebut, Indonesia tiga kali bermain imbang dan dua kali kalah.

Data enam pertemuan terakhir bahkan menunjukkan Indonesia belum meraih kemenangan: 0 menang, 3 imbang, dan 3 kalah.

Namun, statistik masa lalu bukan penentu hasil final. Pertandingan di SUGBK tetap akan ditentukan oleh performa kedua tim selama 90 menit.

Indonesia Datang dengan Produktivitas Tinggi

Ada modal berbeda yang dibawa Indonesia menuju final.

Skuad Garuda tampil produktif di FIFA ASEAN Cup 2026. Pada pertandingan terakhir fase grup, Indonesia menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2.

Hasil tersebut menjadi salah satu catatan paling mencolok Indonesia sebelum menghadapi Thailand.

Dalam lima pertandingan terakhir, Indonesia mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan.

Lima laga terakhir Indonesia:

Indonesia mencetak rata-rata 2,4 gol per pertandingan dalam lima laga terakhir tersebut.

Thailand Juga Punya Celah

Thailand tidak datang dengan catatan sempurna.

Dalam lima pertandingan terakhir, Gajah Perang meraih dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.

Hasil tersebut adalah:

Thailand mencetak rata-rata 1,8 gol per pertandingan dalam lima laga terakhir.

Catatan tersebut menunjukkan final bukan hanya soal sejarah pertemuan. Performa terkini kedua tim juga menjadi faktor penting.

Final Jadi Panggung Pemutus Rekor

Di atas kertas, Thailand memang memiliki keunggulan head to head. Delapan kemenangan dari 14 pertemuan menjadi bukti bahwa Gajah Perang selama ini lebih sering keluar sebagai pemenang.

Namun, final FIFA ASEAN Cup 2026 menghadirkan cerita berbeda.

Indonesia datang dengan kepercayaan diri setelah mencetak sembilan gol pada pertandingan terakhirnya. Thailand pun tetap memiliki pengalaman menghadapi Garuda.

Kini, semua catatan itu akan diuji di SUGBK.

Indonesia vs Thailand akan dimainkan Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB. Hasil pertandingan tersebut akan menentukan siapa yang membawa pulang trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Rekor boleh milik Thailand. Tetapi di final, satu pertandinganlah yang menjadi penentu. (*)

Editor : Ali Sodiqin
FIFA ASEAN Cup Indonesia Thailand Final SUGBK timnas indonesia head to head