Pernah Mundur, Julian Ward Kini Kembali Jadi Bos Transfer Liverpool

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 16:00 WIB
Julian Ward kembali jabat Direktur Olahraga Liverpool. (@LFC/X)
Julian Ward kembali jabat Direktur Olahraga Liverpool. (@LFC/X)

RADAR BANYUWANGI – Julian Ward kembali ke kursi direktur olahraga Liverpool setelah sempat meninggalkan jabatan tersebut pada 2023. Sosok yang sudah lebih dari 14 tahun berada di lingkungan sepak bola The Reds itu kini dipercaya lagi untuk memimpin operasional sepak bola klub, melanjutkan pekerjaan yang sebelumnya dijalankan Richard Hughes. 

Liverpool mengumumkan penunjukan Ward pada Sabtu, 26 September 2026. Ia langsung menjalankan tugas baru setelah sebelumnya menjabat sebagai direktur teknis Fenway Sports Group (FSG).

Kembalinya Ward bukan sekadar pergantian pejabat. Ia merupakan figur yang sudah memahami mekanisme internal Liverpool, mulai dari scouting, rekrutmen, pengembangan pemain, hingga pengelolaan pemain pinjaman.

Pengalaman panjang itulah yang membuat namanya kembali muncul ketika Liverpool membutuhkan sosok untuk memimpin departemen operasional sepak bola.

Pernah Tinggalkan Kursi Direktur Olahraga

Ward sebelumnya pernah menjadi direktur olahraga Liverpool pada musim 2022/2023.

Masa jabatannya hanya berlangsung sekitar satu musim sebelum ia memutuskan mundur pada 2023 karena alasan pribadi. Namun, hubungan Ward dengan Liverpool tidak benar-benar berakhir.

Ia tetap berada di bawah payung FSG dan kemudian menjalankan peran sebagai direktur teknis. Dengan posisi tersebut, Ward masih berada dalam lingkungan strategis sepak bola yang menaungi Liverpool. 

Kini, setelah lebih dari tiga tahun meninggalkan kursi direktur olahraga, Ward kembali ke posisi yang sama.

Presiden FSG Mike Gordon menyambut kembalinya Ward. Menurut Gordon, pengalaman dan pengetahuan Ward mengenai Liverpool akan memperkuat operasional sepak bola sekaligus memberi dukungan kepada pelatih kepala Andoni Iraola.

Bagi Ward, kepercayaan tersebut juga menjadi kesempatan untuk kembali terlibat langsung dalam pengambilan keputusan penting di Liverpool.

Jejak Ward di Balik Rekrutmen Liverpool

Nama Ward sudah lama bersinggungan dengan aktivitas rekrutmen Liverpool.

Ia pertama kali bergabung dengan operasi sepak bola Liverpool pada 2012 setelah sebelumnya bekerja bersama Manchester City dan tim nasional Portugal. Tugas awalnya berkaitan dengan strategi scouting, rekrutmen, dan pengembangan pemain. 

Dalam perjalanan kariernya bersama The Reds, Ward menduduki sejumlah posisi strategis.

Ia pernah menjadi manajer scouting Eropa dan direktur manajemen pemain pinjaman. Setelah itu, kariernya terus bergerak hingga menjadi asisten direktur olahraga dan akhirnya direktur olahraga.

Pengalaman tersebut membuat Ward memahami proses transfer Liverpool bukan hanya dari meja negosiasi, tetapi sejak tahap pencarian dan pemetaan pemain.

Ia juga pernah bekerja bersama Michael Edwards ketika menjabat asisten direktur olahraga.

Pernah Terlibat dalam Transfer Pemain Penting

Pada periode pertamanya di Liverpool, Ward turut terlibat dalam aktivitas transfer dan pengembangan skuad.

Sejumlah pemain yang kemudian menjadi bagian penting Liverpool direkrut dalam periode ketika Ward memegang peran strategis di departemen sepak bola klub.

Darwin Nunez, Alexis Mac Allister, dan Cody Gakpo termasuk nama yang dikaitkan dengan periode kerja Ward dalam urusan rekrutmen Liverpool.

Namun, pekerjaan direktur olahraga Liverpool bukan hanya soal mendatangkan pemain.

Posisi tersebut juga berkaitan dengan membangun struktur sepak bola, mendukung pelatih, mengembangkan pemain, serta memastikan kebijakan transfer berjalan searah dengan kebutuhan tim.

Karena itu, kembalinya Ward juga menjadi bagian dari kesinambungan struktur sepak bola Liverpool.

Richard Hughes Lebih Dulu Mengisi Posisi

Setelah Ward meninggalkan kursi direktur olahraga, Liverpool kemudian mempercayakan posisi tersebut kepada Richard Hughes.

Hughes menjalankan peran penting dalam periode transisi Liverpool setelah era Jurgen Klopp. Salah satu keputusan besar pada masa tersebut adalah proses penunjukan Arne Slot sebagai pelatih kepala.

Hughes kemudian meninggalkan Liverpool untuk bergabung dengan Al Hilal di Liga Pro Saudi.

Kepergian tersebut membuka jalan bagi Liverpool untuk mengembalikan Ward ke posisi yang sudah pernah ia jalankan.

Liverpool sendiri menyebut penunjukan Ward sebagai kelanjutan dari hubungan panjang antara dirinya dengan klub. FSG juga menilai pengalaman Ward di industri sepak bola dan pengetahuannya mengenai Liverpool menjadi modal penting untuk peran tersebut. 

Ward dan Andoni Iraola

Tugas pertama Ward dalam periode keduanya juga tidak bisa dilepaskan dari sosok Andoni Iraola.

Pelatih asal Spanyol itu kini menjadi bagian penting dari proyek sepak bola Liverpool. FSG secara terbuka menyebut Ward diharapkan memberikan dukungan yang dibutuhkan Iraola sebagai pelatih kepala.

Ward pun menegaskan pentingnya membangun lingkungan yang mendukung perkembangan pemain dan staf.

Di AXA Training Centre, akademi, maupun AXA Melwood, Liverpool memiliki struktur yang akan menjadi bagian dari pekerjaan Ward dalam menjalankan operasional sepak bola klub.

Artinya, periode kedua Ward bukan hanya soal aktivitas transfer. Ia juga harus mengawal bagaimana seluruh bagian dalam struktur sepak bola Liverpool bekerja secara berkesinambungan.

Dari Scouting hingga Kembali Jadi Pengambil Keputusan

Perjalanan Ward di Liverpool bermula dari pekerjaan di balik layar.

Ia datang pada 2012 untuk memperkuat jaringan scouting klub, khususnya setelah sebelumnya bekerja bersama Manchester City dan sepak bola Portugal. Lebih dari satu dekade kemudian, ia kembali ke posisi yang membuatnya berada di pusat pengambilan keputusan sepak bola Liverpool. 

Kini, Ward kembali menghadapi tantangan yang berbeda.

Liverpool berada dalam fase perubahan dengan Iraola sebagai pelatih kepala dan struktur operasional sepak bola yang kembali mengalami penataan. Di tengah situasi tersebut, Ward membawa satu modal yang sulit digantikan: pengetahuan langsung mengenai budaya, sistem, dan cara kerja Liverpool.

Kembalinya Ward sekaligus membuka babak kedua bagi sosok yang pernah memilih meninggalkan jabatan direktur olahraga. Setelah tetap berada di lingkungan FSG sebagai direktur teknis, kini Julian Ward kembali ke Anfield untuk menjalankan tugas yang pernah ia tinggalkan tiga tahun lalu. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : liverpool fc
transfer liverpool Julian Ward Direktur olahraga Andoni Iraola Liverpool