RADARBANYUWANGI.ID – Persaingan papan atas Grup B4 UEFA Nations League 2026-2027 memasuki fase penting. Bosnia-Herzegovina akan menjamu Swedia pada Jumat malam dalam pertandingan yang mempertemukan dua tim teratas klasemen.
Swedia datang dengan modal sempurna setelah mengemas dua kemenangan beruntun. Sementara itu, Bosnia-Herzegovina mengantongi empat poin dari dua laga, sehingga pertandingan ini berpotensi mengubah persaingan di puncak grup.
Swedia saat ini berada di posisi teratas setelah mengalahkan Rumania 2-1 dan Polandia 3-1. Dua kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan perubahan positif di bawah Graham Potter.
Pelatih asal Inggris itu sebelumnya membawa Swedia lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur playoff. UEFA mencatat Potter mulai menangani Swedia pada Oktober 2025 dan berhasil mengantarkan tim tersebut melewati playoff melawan Ukraina dan Polandia.
Namun, pekerjaan Potter belum sepenuhnya selesai. Salah satu masalah yang masih terlihat adalah lini belakang. Dalam 12 pertandingan sejak Potter mengambil alih, Swedia belum sekalipun mencatatkan clean sheet.
Sebaliknya, produktivitas mereka cukup menjanjikan. Swedia hanya gagal mencetak gol ketika kalah 0-3 dari Prancis di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Viktor Gyokeres menjadi salah satu pemain yang paling menonjol setelah mencetak gol dalam dua pertandingan Nations League terakhir.
Gyökeres memang sedang membutuhkan momentum. Penyerang Arsenal itu kembali menunjukkan ketajamannya bersama tim nasional setelah mencetak gol dalam kemenangan atas Rumania dan Polandia. Sebelumnya, ia juga menjadi tokoh penting dalam keberhasilan Swedia lolos ke Piala Dunia setelah mencetak gol penentu melawan Polandia pada playoff.
Bosnia-Herzegovina Tak Bisa Diremehkan
Bosnia-Herzegovina justru memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri yang cukup tinggi. Setelah bermain imbang tanpa gol di markas Polandia, Bosnia tampil meyakinkan dengan mengalahkan Rumania 4-2. Hasil tersebut membuat mereka mengoleksi empat poin dan hanya tertinggal dua angka dari Swedia.
Tim asuhan Sergej Barbarez juga memiliki catatan yang cukup stabil. Mereka hanya menelan dua kekalahan dalam 14 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Rentetan tersebut termasuk keberhasilan Bosnia melewati Wales dan Italia melalui adu penalti pada playoff Piala Dunia.
Keuntungan lain berada pada jadwal. Setelah pertandingan melawan Swedia, tiga dari empat pertandingan tersisa Bosnia akan dimainkan di kandang sendiri. Artinya, peluang mereka untuk terus menekan Swedia masih terbuka lebar. Pertemuan kedua negara juga bukan duel yang terlalu sering terjadi. Bosnia-Herzegovina dan Swedia terakhir bertemu pada laga persahabatan 2010. Saat itu Swedia menang 4-2.
Isak Absen, Gyökeres Jadi Tumpuan
Swedia harus menghadapi pertandingan ini tanpa Alexander Isak. Penyerang Liverpool tersebut meninggalkan pemusatan latihan karena mengalami masalah pada paha saat menghadapi Rumania.
Federasi Sepak Bola Swedia memastikan Isak melewatkan tiga pertandingan Nations League berikutnya. Potter menyebut cederanya tidak serius, tetapi padatnya jadwal membuat sang striker tidak bisa dipaksakan tampil.
Absennya Isak membuat perhatian semakin besar tertuju kepada Gyökeres. Penyerang Arsenal itu diproyeksikan kembali menjadi ujung tombak serangan Swedia.
Potter kemungkinan tetap menggunakan pola 4-4-2. Sebastian Nanasi berpeluang kembali menjadi pilihan di sisi sayap setelah memberikan assist ketika menghadapi Polandia. Di kubu Bosnia, Barbarez diperkirakan mempertahankan komposisi yang tampil ketika menghancurkan Rumania.
Haris Tabakovic menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Penyerang Red Bull Salzburg tersebut mencetak gol dalam kemenangan 4-2 atas Rumania dan kini telah mengoleksi lima gol dari 13 penampilan internasional.
Esmir Bajraktarevic juga menjadi ancaman. Winger PSV Eindhoven itu mencatatkan dua assist pada pertandingan sebelumnya.
Perkiraan Susunan Pemain
Bosnia-Herzegovina (4-4-2): Zlomislic; Memic, Katic, Muharemovic, Kolasinac; Basic, Gigovic; Bajraktarevic, Mahmic, Alajbegovic; Tabakovic.
Swedia (4-4-2): Johansson; Svensson, Lindelof, Starfelt, Gudmundsson; Walemark, Bergvall, Ayari, Nanasi; Nygren, Gyokeres.
Duel Serangan Bisa Menentukan
Pertandingan ini berpotensi berjalan terbuka. Bosnia telah mencetak empat gol dalam kemenangan terakhirnya atas Rumania, sedangkan Swedia juga mencetak empat gol dalam dua pertandingan awal Nations League.
Situasi tersebut membuat duel lini depan menjadi salah satu titik penting. Bosnia memiliki Tabakovic dan Bajraktarevic, sementara Swedia akan mengandalkan Gyökeres setelah kehilangan Isak. Di sisi lain, pertahanan Swedia yang belum pernah mencatat clean sheet di era Potter memberikan celah bagi Bosnia untuk menciptakan masalah.
Namun, produktivitas dan momentum Swedia membuat mereka datang dengan kepercayaan diri tinggi. UEFA juga mencatat Gyökeres sebagai salah satu pemain kunci dalam perjalanan Swedia menuju Piala Dunia 2026.
Prediksi skor: Bosnia-Herzegovina 1-3 Swedia.
Pertandingan diperkirakan berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama sedang berada dalam momentum positif.
Bosnia memiliki keuntungan bermain di kandang dan membawa catatan pertahanan yang cukup solid. Akan tetapi, Swedia mempunyai daya gedor lebih konsisten dan Gyökeres sedang berada dalam periode produktif.
Swedia diperkirakan tetap mempertahankan posisi di puncak Grup B4, dengan Gyökeres kembali menjadi salah satu kandidat pencetak gol. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi