Jerman vs Serbia: Klopp Memburu Kemenangan Perdana di Allianz Arena

Niklaas Andries • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 06:47 WIB
KETAT: Jerman akan menjamu Serbia di UEFA Nations League (DFB Team)
KETAT: Jerman akan menjamu Serbia di UEFA Nations League (DFB Team)

RADARBANYUWANGI.ID – Jerman menghadapi Serbia pada lanjutan UEFA Nations League di Allianz Arena, Kamis. Laga ini menjadi kesempatan penting bagi skuad asuhan Jurgen Klopp untuk menghentikan tren buruk sekaligus menjaga peluang bertahan di Liga A.

Jerman belum meraih kemenangan dalam dua pertandingan awal Nations League. Setelah bermain imbang 1-1 melawan Belanda pada debut Klopp, Die Mannschaft justru tumbang 0-1 dari Yunani.

Hasil tersebut membuat posisi Jerman mulai terjepit. Mereka berada di peringkat ketiga Grup 2 Liga A, tertinggal tiga poin dari Belanda dan lima poin dari Yunani.

Situasi itu membuat pertandingan melawan Serbia menjadi sangat penting. Apalagi, Belanda dan Yunani akan saling berhadapan sehingga Jerman memiliki peluang memperkecil jarak jika mampu mengamankan tiga poin.

Jerman Belum Stabil di Era Klopp

Debut Klopp bersama Jerman sebenarnya berjalan cukup menjanjikan. Hasil imbang melawan Belanda di kandang lawan menjadi modal awal yang lumayan. Namun, kekalahan dari Yunani menunjukkan bahwa pekerjaan Klopp masih panjang.

Jerman kini tanpa kemenangan dalam empat pertandingan sejak laga terakhir fase grup Piala Dunia melawan Ekuador. Masalah lain juga terlihat di lini pertahanan. Mereka gagal mencatatkan clean sheet dalam tujuh pertandingan berturut-turut.

Catatan tersebut cukup kontras dengan status Jerman sebagai salah satu kandidat utama untuk memuncaki Grup 2 sebelum kompetisi dimulai. Kini, ancaman playoff degradasi justru mulai membayangi.

Pertemuan dengan Serbia juga tidak bisa dianggap mudah. Dalam tiga pertemuan terakhir, kedua negara sama-sama sekali meraih kemenangan dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Klopp sebelumnya membuat keputusan tidak biasa dengan membagi 44 pemain ke dalam dua kelompok selama jeda internasional. Pertandingan di Munich menjadi panggung bagi kelompok kedua untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Serbia Datang dengan Masalah yang Tak Kalah Rumit

Serbia berada dalam situasi yang bahkan lebih sulit. The Orlovi menempati posisi terbawah Grup 2 setelah kalah dalam dua pertandingan Nations League. Kekalahan 1-2 dari Belanda pada laga terakhir juga memperpanjang periode negatif mereka.

Veljko Paunovic masih berusaha membangun fondasi tim setelah menggantikan Dragan Stojkovic pada Oktober 2025. Hasilnya belum konsisten. Kekalahan dari Belanda merupakan kekalahan keenam Serbia dalam delapan pertandingan terakhir.

Serbia bahkan sedang mengalami empat kekalahan beruntun untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade. Meski posisi Paunovic sejauh ini masih aman, hasil positif jelas dibutuhkan dalam waktu dekat.

Menariknya, dua kekalahan Serbia di Nations League terjadi dengan selisih hanya satu gol. Namun, statistik peluang menunjukkan bahwa mereka cukup beruntung tidak kalah dengan margin lebih besar.

Dalam dua pertandingan tersebut, Serbia memberikan delapan peluang besar kepada lawan. Empat di antaranya tercipta pada babak kedua ketika menghadapi Belanda. Masalah lain adalah start yang lambat.

Serbia kebobolan lebih dahulu dalam delapan dari 10 pertandingan terakhir. Mereka juga tertinggal saat turun minum dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhir. Mengulang kebiasaan tersebut di Munich bisa menjadi masalah besar ketika menghadapi Jerman yang diprediksi tampil agresif sejak menit awal.

Havertz Absen, Klopp Siapkan Perubahan

Jerman tidak dapat menurunkan Kai Havertz yang mundur dari tugas internasional setelah mengalami cedera pada laga pembuka Nations League. Meski demikian, penyerang Arsenal itu memang diperkirakan tidak menjadi pilihan utama. Klopp kemungkinan melakukan sejumlah perubahan komposisi pemain.

Malick Thiaw dan Waldemar Anton berpeluang mengisi jantung pertahanan. David Raum dan Ridle Baku diproyeksikan bermain di posisi bek sayap. Tom Bischof juga masuk persaingan untuk mendapatkan kesempatan bersama tim senior setelah sebelumnya tampil bersama Jerman U-21 melawan Latvia.

Di kubu Serbia, Dusan Tadic kembali mencatat sejarah. Ia telah mengoleksi 113 penampilan bersama tim nasional, sekaligus memperlebar jarak sebagai pemain dengan jumlah caps terbanyak Serbia. Dengan Aleksandar Mitrovic tidak masuk skuad, tanggung jawab mencetak gol lebih banyak berada di pundak Luka Jovic.

Penyerang tersebut sudah membuktikan ancamannya dengan mencetak gol ketika Serbia menghadapi Belanda. Jovic juga pernah membobol gawang Jerman dalam pertemuan terakhir kedua negara.

Prediksi Susunan Pemain

Jerman: Atubolu; Baku, Anton, Thiaw, Raum; Janelt, Pavlovic; Adeyemi, Bischof, Wirtz; Burkardt.

Serbia: V Milinkovic-Savic; Terzic, Pavlovic, Babic, Nadeljkovic; Lukic, Gudelj; S Milinkovic-Savic, Stankovic, Zivkovic; Joveljic.

Prediksi skor: Jerman 3-1 Serbia.

Jerman belum memperlihatkan performa terbaik sejak Klopp mengambil alih tim. Namun, pertandingan di Allianz Arena memberikan momentum yang berbeda. Kebutuhan meraih kemenangan juga semakin besar karena posisi mereka di Grup 2 mulai terancam.

Serbia tentu memiliki peluang untuk merepotkan tuan rumah, terutama melalui Luka Jovic. Akan tetapi, masalah mereka dalam mengawali pertandingan dan rapuhnya pertahanan menjadi titik yang dapat dimanfaatkan Jerman.

Performa Nations League

Jerman: Imbang-kalah.

Serbia: Kalah-kalah.

Performa Semua Kompetisi

Jerman: Menang-menang-kalah-kalah-imbang-kalah.

Serbia: Kalah-menang-kalah-kalah-kalah-kalah. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Luka Jovic Jerman vs Serbia prediksi Jerman vs Serbia jurgen klopp uefa nations league