Yunani vs Belanda: Oranje Bidik Puncak Grup 2 UEFA Nations League

Niklaas Andries • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 14:48 WIB
MISI KE PUNCAK: Belanda akan hadapi Yunani di laga UEFA Nations League (Liverpool)
MISI KE PUNCAK: Belanda akan hadapi Yunani di laga UEFA Nations League (Liverpool)

RADARBANYUWANGI.ID - Yunani dan Belanda bertemu dalam laga League A Grup 2 UEFA Nations League. Yunani datang sebagai pemuncak klasemen dengan enam poin, sementara Belanda membuntuti di posisi kedua dengan empat poin dan berpeluang mengambil alih posisi teratas jika menang.

Yunani memasuki pertandingan ini dengan kepercayaan diri yang sedang tinggi. Setelah promosi dari League B pada Nations League 2024-25, tim asuhan Ivan Jovanovic sempat mengalami periode sulit.

Kegagalan lolos ke Piala Dunia menjadi salah satu pukulan terbesar. Yunani kalah dalam tiga pertandingan kualifikasi secara beruntun. Performa mereka juga belum membaik pada paruh pertama 2026, ketika hanya meraih satu kemenangan dari empat laga uji coba. Namun, cerita itu berubah ketika Nations League dimulai.

Yunani membuat kejutan pada matchday pertama dengan mengalahkan Serbia 2-1. Mereka bahkan menang dramatis berkat gol Anastasios Douvikas pada menit ke-94. Kejutan berikutnya datang saat Yunani menundukkan Jerman 1-0. Dimitris Kourbelis menjadi pencetak gol tunggal yang membawa Yunani meraih enam poin dari dua pertandingan.

Hasil tersebut menempatkan Yunani di puncak Grup 2 League A dengan catatan sempurna. Kini, tantangannya lebih berat. Belanda datang dengan kualitas dan pengalaman yang berbeda.

Belanda Ingin Kudeta Yunani

Belanda membawa modal berupa konsistensi. Oranje tidak terkalahkan dalam 90 menit pada tujuh pertandingan terakhir, dengan empat kemenangan dan tiga hasil imbang.

Secara keseluruhan, Belanda hanya sekali kalah dalam 22 pertandingan terakhir di semua kompetisi jika pertandingan ditentukan berdasarkan waktu normal 90 menit.

Xavi juga memulai era barunya dengan catatan positif.

Pelatih asal Spanyol itu ditunjuk setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia. Dalam dua pertandingan pertamanya, Xavi membawa Belanda bermain imbang 1-1 melawan Jerman sebelum menang 2-1 atas Serbia.

Melawan Jerman, Belanda bahkan menciptakan peluang dengan nilai expected goals (xG) 3,18 berbanding 1,45 milik lawannya. Gol penyama kedudukan pada menit ke-92 menyelamatkan Oranje dari kekalahan.

Dominasi tersebut akhirnya berbuah kemenangan ketika menghadapi Serbia. Dua gol Mexx Meerdink membawa Belanda menang 2-1. Dengan empat poin, Belanda hanya terpaut dua angka dari Yunani. Kemenangan di Stadio Toumbas akan membuat mereka melewati sang tuan rumah dan naik ke posisi pertama.

Rekor Pertemuan Berpihak kepada Belanda

Sejarah pertemuan juga menjadi modal tambahan bagi Belanda. Dari 11 pertemuan kedua negara, Belanda tercatat memenangi sembilan pertandingan. Catatan tersebut membuat Oranje memiliki alasan untuk percaya diri meski Yunani sedang berada dalam tren positif.

Namun, performa terkini Yunani menunjukkan bahwa rekor masa lalu tidak otomatis menentukan hasil pertandingan. Kemenangan atas Serbia dan Jerman membuktikan bahwa mereka mampu menghadapi lawan dengan kualitas tinggi.

Berita Tim Yunani

Jovanovic kemungkinan besar tidak akan melakukan perubahan besar setelah dua kemenangan beruntun.

Pelatih Yunani tersebut diperkirakan kembali mengandalkan kerangka pemain yang sama. Charalampos Kostoulas dan Dimitris Kourbelis juga berpeluang masuk ke starting XI. Kourbelis tentu menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian setelah mencetak gol kemenangan ketika menghadapi Jerman.

Prediksi susunan pemain Yunani: Tzolakis; Vagiannidis, Mavropanos, Retsos, Tsimikas; Karetsas, Kourbelis, Zafeiris, Tzolis; Kostoulas, Pavlidis.

Berita Tim Belanda

Belanda harus menghadapi persoalan di lini depan. Cody Gakpo dan Brian Brobbey dipastikan absen karena cedera. Kondisi tersebut membuka peluang bagi Ruben van Bommel dan Meerdink untuk menemani Crysencio Summerville di lini serang.

Sementara itu, lini belakang diperkirakan tidak mengalami perubahan. Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, dan Micky van de Ven kemungkinan kembali menjadi kuartet pertahanan.

Prediksi susunan pemain Belanda: Verbruggen; Dumfries, Van Hecke, Van Dijk, Van de Ven; Gravenberch, Veerman, Reijnders; Summerville, Meerdink, Van Bommel.

Prediksi skor: Yunani 1-2 Belanda.

Yunani memang sedang menikmati awal sempurna dengan dua kemenangan. Akan tetapi, Belanda memperlihatkan permainan yang konsisten sejak Nations League dimulai.

Ketiadaan Gakpo dan Brobbey dapat mengurangi pilihan Xavi di lini depan. Meski demikian, kedalaman skuad Oranje masih memberi mereka sejumlah opsi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat, terutama karena Yunani bermain di kandang dan memiliki momentum besar. Belanda tetap memiliki pengalaman serta kualitas individu yang bisa menjadi pembeda.

Rekap Performa

Yunani – enam laga terakhir: Kalah 0-1 Paraguay, imbang 0-0 Hungaria, imbang 2-2 Swedia, kalah 0-1 Italia, menang 2-1 Serbia, menang 1-0 Jerman.

Belanda – enam laga terakhir: Imbang-menang-menang-imbang-imbang-menang. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Yunani vs Belanda Xavi Ivan Jovanovic belanda uefa nations league