RADARBANYUWANGI.ID - Maroko membawa modal kepercayaan diri tinggi saat menghadapi Lesotho pada putaran kedua Grup A Kualifikasi Piala Afrika 2027. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Toyota Stadium, Bloemfontein, Afrika Selatan, Selasa.
Maroko datang dengan langkah mantap setelah membuka perjalanan kualifikasi dengan kemenangan 2-0 atas Gabon di Rabat. Sebaliknya, Lesotho masih mencari poin pertamanya setelah tumbang 1-2 dari Niger pada pertandingan pembuka.
Pertemuan ini pun mempertemukan dua tim dengan situasi yang cukup kontras. Maroko sedang membangun momentum positif, sedangkan Lesotho masih berusaha keluar dari periode sulit.
Maroko Sudah Menunjukkan Kelasnya
Dua gol kemenangan Maroko atas Gabon dicetak oleh Noussair Mazraoui dan Soufiane Rahimi. Mazraoui membuka keunggulan pada menit ke-36. Maroko kemudian harus menunggu hingga menit ke-84 untuk menggandakan keunggulan melalui Rahimi.
Hasil tersebut memperpanjang catatan positif Maroko yang dikenal sebagai salah satu kekuatan paling konsisten di sepak bola Afrika. Target mereka jelas: kembali tampil di putaran utama Piala Afrika.
Maroko memiliki dua gelar Piala Afrika sepanjang sejarah. Gelar pertama diraih pada 1976. Pada siklus kualifikasi sebelumnya, mereka bahkan menyapu bersih enam pertandingan dengan enam kemenangan.
Lesotho juga berada di grup yang sama ketika itu. Hasilnya menjadi gambaran betapa besarnya perbedaan kekuatan kedua tim. Maroko menang 1-0 pada pertemuan pertama sebelum menghancurkan Lesotho dengan skor 7-0 pada laga berikutnya.
Kini, kedua tim kembali bertemu dalam situasi yang hampir serupa. Maroko tentu ingin mempertahankan posisi di puncak Grup A bersama Niger, sekaligus menjaga start sempurna mereka.
Lesotho Masih Terjebak dalam Tren Negatif
Lesotho membuka kualifikasi dengan kekalahan 1-2 dari Niger. Mereka sebenarnya mampu memperkecil ketertinggalan melalui penalti Sera Motebang pada menit ke-85. Namun, dua gol Niger yang dicetak Daniel Sosah dan Oumar Sako pada tujuh menit terakhir babak pertama sudah cukup membuat Lesotho kehilangan poin.
Kekalahan tersebut menjadi kekalahan beruntun bagi Lesotho. Dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Lesotho hanya meraih satu kemenangan. Mereka juga mencatat dua hasil imbang dan tiga kekalahan.
Masalah lain ada di lini depan dan pertahanan. Pada kualifikasi Piala Afrika sebelumnya, Lesotho menjadi juru kunci grup. Mereka hanya mencetak dua gol sepanjang fase tersebut, tetapi kebobolan 13 kali.
Lebih dari separuh gol yang bersarang ke gawang Lesotho saat itu datang ketika mereka menghadapi Maroko. Catatan tersebut membuat pertandingan kali ini menjadi ujian berat bagi Lesotho, terutama jika Maroko mampu mempertahankan intensitas permainan seperti pada pertemuan sebelumnya.
Berita Tim: Hakimi Kembali
Lesotho tidak dilaporkan memiliki masalah kebugaran baru setelah pertandingan melawan Niger. Sera Motebang diperkirakan kembali menjadi ujung tombak. Kapten Sekhoane Moerane juga berpeluang tetap dipercaya sebagai penjaga gawang.
Lesotho kemungkinan menggunakan formasi dengan lima pemain bertahan untuk meredam agresivitas Maroko. Di kubu Maroko, ada kabar positif. Kapten Achraf Hakimi dan Ismael Saibari yang absen saat mengalahkan Gabon karena menjalani skorsing CAF kini sudah dapat kembali dimainkan.
Namun, Maroko masih harus kehilangan sejumlah pemain akibat cedera. Ayoub El Kaabi, Chadi Riad, Youssef Belammari, Youssef En-Nesyri, dan Hamza Igamane masih berada dalam daftar pemain yang belum dapat diturunkan.
Perkiraan Susunan Pemain
Lesotho: Moerane; Falene, Makhetha, Makhele, Mokokoane, Koaeane; Mokhachane, Toloane, Fethoane, Sefali; Motebang.
Maroko: Bounou; Mazraoui, Aguerd, Diop, Maamar; Bouaddi, El Aynaoui; Yassine, Ounahi, Ezzalzouli; Zabiri.
Prediksi skor: Lesotho 0-3 Maroko.
Secara statistik dan performa terkini, Maroko berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Lesotho memiliki persoalan dalam produktivitas sekaligus pertahanan. Kondisi itu berpotensi kembali dimanfaatkan Maroko, terutama jika Hakimi dan sejumlah pemain penting lainnya kembali ke dalam skuad.
Maroko juga mempunyai pengalaman menghadapi Lesotho dan pernah mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan melawan mereka pada kualifikasi sebelumnya. Karena itu, pertandingan diperkirakan berjalan berat sebelah. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi