RADAR BANYUWANGI – Timnas Indonesia menghadapi Malaysia dengan peluang kemenangan yang nyaris berimbang menurut prediksi WinComparator. Skuad Garuda memiliki peluang menang 43,97 persen, sedikit di bawah Malaysia yang berada di angka 45,69 persen. Duel matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB atau 20.30 Wita.
Pertandingan Indonesia vs Malaysia kali ini menjadi duel ke-86 kedua negara sejak 1957. Rekor pertemuan menunjukkan persaingan yang ketat.
Dari 85 pertemuan sebelumnya, Indonesia mencatat 33 kemenangan. Malaysia unggul tipis dengan 34 kemenangan, sedangkan 18 pertandingan lainnya berakhir imbang.
Dengan catatan tersebut, pertemuan di SUGBK kembali menjadi pertarungan penting bagi kedua tim.
Tiga Pemain Indonesia Dipantau
Persiapan Indonesia menuju pertandingan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Pelatih John Herdman mengungkapkan ada tiga pemain yang kondisinya masih dipantau.
Mereka adalah Emil Audero, Dean James, dan Ragnar Oratmangoen.
Emil Audero sebelumnya hanya menjadi pemain cadangan ketika Indonesia menghadapi Singapura pada Jumat (25/9). Sementara Dean James dan Ragnar Oratmangoen tampil sebagai starter sebelum ditarik keluar.
"Kami sedang memantau kiper kami, Emil Audero. Kami juga akan memantau kondisi Dean James, serta Ragnar," ujar Herdman seusai pertandingan melawan Singapura, seperti dilansir detikSport.
Kondisi ketiganya akan menjadi salah satu pertimbangan Herdman dalam menentukan komposisi pemain menghadapi Malaysia.
Trio Malaysia Bisa Jadi Ancaman
Selain persoalan kebugaran pemain, Indonesia juga harus memperhatikan kekuatan lini depan Malaysia.
Arif Aiman, Bergson da Silva, dan Faisal Halim menjadi trio yang tampil menonjol ketika Malaysia mengalahkan Bangladesh 3-0 pada pertandingan pertama Grup A.
Arif Aiman beroperasi dari sisi kanan dan menjadi bintang kemenangan Malaysia dengan mencetak dua gol. Sementara Bergson berperan sebagai penyerang tengah dan ikut mencatatkan satu gol.
Faisal Halim menempati sektor kiri. Meski tidak mencetak gol, pemain Selangor tersebut tetap memberikan ancaman. Ia tercatat melepaskan dua tembakan tepat sasaran ke gawang Bangladesh.
Kombinasi kecepatan Arif Aiman dan Faisal Halim dari sisi sayap serta kekuatan fisik Bergson di area depan menjadi tantangan bagi lini pertahanan Indonesia.
Herdman pun perlu menyiapkan skema untuk membatasi ruang gerak ketiganya. Terlebih, Malaysia datang ke SUGBK dengan kepercayaan diri setelah mencetak tiga gol tanpa balas pada pertandingan pembuka.
Posisi Klasemen Sama-Sama Berbekal Tiga Poin
Indonesia juga membawa modal positif setelah mengalahkan Singapura 2-0.
Kemenangan tersebut membuat Garuda mengoleksi tiga poin dan berada di posisi kedua Grup A. Malaysia berada di puncak klasemen setelah menang 3-0 atas Bangladesh.
Artinya, pertandingan di SUGBK berpotensi menjadi penentu penting dalam persaingan kedua tim di Grup A.
Peluang Menang Nyaris Berimbang
Prediksi WinComparator menunjukkan pertandingan Indonesia vs Malaysia sulit dipisahkan.
Indonesia tercatat memiliki peluang kemenangan 43,97 persen, sedangkan Malaysia 45,69 persen. Sementara peluang pertandingan berakhir imbang berada di angka 10,35 persen.
Angka tersebut merupakan prediksi dari situs WinComparator dan bukan proyeksi resmi FIFA.
Dari sisi pelatih, Tan Cheng Hoe juga memiliki catatan menghadapi Indonesia. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, tim yang ditanganinya mencatat dua kemenangan dan satu kekalahan.
Prediksi Susunan Pemain Indonesia
Herdman berpeluang melakukan rotasi saat menghadapi Malaysia, terutama dengan adanya beberapa pemain yang masih dipantau kondisinya.
Timnas Indonesia (4-3-3):
Maarten Paes; Calvin Verdonk, Justin Hubner, Elkan Baggott, Kevin Diks; Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, Thom Haye, Ivar Jenner; Luke Vickery, Mitchell Baker, Ole Romeny.
Laga Indonesia vs Malaysia akan menjadi ujian berikutnya bagi skuad Garuda setelah kemenangan atas Singapura. Di sisi lain, Malaysia datang dengan lini depan yang sedang produktif setelah mencetak tiga gol pada laga pembuka.
Duel dua negara yang sudah berlangsung 85 kali sejak 1957 itu kini kembali digelar di SUGBK, dengan peluang kemenangan kedua tim yang menurut WinComparator nyaris berimbang. (*)
Editor : Ali Sodiqin