RADAR BANYUWANGI – Viktor Gyokeres mulai menghadapi situasi yang tak ideal di Arsenal. Penyerang Swedia itu disebut frustrasi setelah kehilangan tempat utama, bahkan baru mengoleksi 12 menit bermain di Premier League musim ini. Kondisi tersebut membuat perwakilannya mulai membuka komunikasi dengan AC Milan dan Juventus, meski Arsenal belum berniat melepasnya dalam waktu dekat.
Menurut laporan CaughtOffside, perwakilan Gyokeres telah melakukan pembicaraan awal dengan dua klub Serie A tersebut. Selain AC Milan dan Juventus, komunikasi juga disebut terjalin dengan dua klub Arab Saudi, Al Ahli dan Al Ittihad.
Situasi Gyokeres berubah setelah Mikel Arteta lebih sering mengandalkan Kai Havertz sebagai ujung tombak.
Minimnya menit bermain membuat masa depan Gyokeres mulai menjadi bahan pembicaraan. Arsenal memang belum secara aktif memasukkannya ke daftar jual, tetapi situasi tersebut bisa berubah pada bursa transfer Januari.
Syaratnya jelas: Arsenal harus lebih dulu mendapatkan penyerang baru yang dianggap mampu menggantikan peran Gyokeres.
Datang dengan Harga Tinggi
Gyokeres bergabung dengan Arsenal dari Sporting CP pada 2025 dengan nilai transfer sekitar 67 juta euro atau sekitar Rp1,37 triliun, termasuk bonus.
Investasi tersebut sebenarnya menghasilkan kontribusi besar pada musim pertamanya.
Gyokeres mampu mencetak 35 gol di semua kompetisi. Arsenal kemudian menutup musim dengan sejumlah pencapaian penting, termasuk gelar Premier League dan Community Shield serta keberhasilan mencapai final Liga Champions.
Namun, performa tersebut belum membuat posisinya aman pada musim berikutnya.
Kepergian Gabriel Jesus ke Barcelona pada bursa transfer musim panas sempat membuat Gyokeres diperkirakan memiliki peran lebih besar. Kenyataannya, Arteta justru memberikan kepercayaan lebih kepada Havertz.
Kondisi inilah yang membuat situasi di lini depan Arsenal menjadi menarik untuk dipantau.
Juventus Butuh Solusi di Lini Depan
Juventus menjadi salah satu klub yang dikaitkan dengan Gyokeres.
Ketertarikan Bianconeri muncul ketika Luciano Spalletti masih mencari formula terbaik untuk lini depan. Juventus memiliki Randal Kolo Muani dan Nick Woltemade, tetapi keduanya disebut belum memberikan kontribusi maksimal pada awal musim.
Juventus juga mempunyai penyerang muda Jeff Ekhator. Namun, pemain tersebut belum mendapatkan kesempatan bermain yang signifikan.
Karena itu, Gyokeres dapat menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan apabila Juventus memutuskan memperkuat sektor penyerangan pada bursa transfer berikutnya.
Persoalannya adalah skema transfer.
AC Milan dan Juventus disebut lebih condong mempertimbangkan opsi peminjaman. Arsenal belum tentu tertarik dengan skenario tersebut karena klub masih melihat Gyokeres sebagai bagian dari skuad.
AC Milan Punya Faktor Amorim
AC Milan juga memiliki alasan tersendiri untuk memantau Gyokeres.
Hubungan pemain dengan Ruben Amorim menjadi salah satu faktor yang membuat Rossoneri tertarik. Gyokeres dan Amorim pernah bekerja sama di Sporting CP dan menghasilkan catatan impresif.
Selama berada di bawah arahan Amorim, Gyokeres mencetak 66 gol dan 23 assist dalam 68 pertandingan.
AC Milan sendiri saat ini mengandalkan Goncalo Ramos sebagai penyerang utama setelah mendatangkannya pada musim panas. Namun, Ramos baru mencetak satu gol bersama Rossoneri.
Milan juga memiliki Francesco Camarda sebagai opsi muda di lini depan.
Kondisi tersebut membuat Gyokeres tetap menjadi nama yang menarik, meski kemungkinan transfer permanen belum menjadi skenario utama.
Arsenal Belum Membuka Pintu
Di tengah rumor tersebut, Arsenal belum mengambil keputusan untuk menjual Gyokeres.
Klub London itu masih memiliki kepentingan untuk mempertahankan sang penyerang. Apalagi, kehilangan Gyokeres tanpa mendapatkan pengganti yang sepadan akan membuat kedalaman lini depan kembali menjadi persoalan.
Karena itu, bursa transfer Januari bisa menjadi titik penting.
Jika Arsenal berhasil mendapatkan penyerang baru, peluang Gyokeres meninggalkan Emirates dapat meningkat. Sebaliknya, apabila tidak ada pengganti yang datang, Arsenal memiliki alasan kuat untuk mempertahankannya.
Selain AC Milan dan Juventus, Al Ahli serta Al Ittihad juga disebut masuk dalam radar sebagai alternatif apabila Arsenal akhirnya membuka peluang transfer permanen.
Untuk saat ini, belum ada keputusan final.
Masa depan Gyokeres masih bergantung pada dua hal: seberapa besar kepercayaan Arteta kepadanya dan apakah Arsenal menemukan pengganti yang tepat. Jika keduanya berubah, AC Milan, Juventus, hingga klub-klub Arab Saudi sudah berada di antrean untuk memanfaatkan situasi tersebut. (*)
Editor : Ali Sodiqin