Alisson Becker di Ujung Kontrak Liverpool, Juventus Mulai Mengintip

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 17:00 WIB
Allison Becker (Instagram @liverpoolfc)
Allison Becker (Instagram @liverpoolfc)

RADAR BANYUWANGI – Masa depan Alisson Becker bersama Liverpool masih menggantung. Hingga kini belum ada pembicaraan kontrak baru dengan kiper asal Brasil tersebut, sementara Juventus tetap memiliki peluang untuk kembali mengejarnya.

Situasi itu membuat Alisson berpotensi meninggalkan Liverpool secara gratis pada musim panas tahun depan apabila kedua pihak tidak mencapai kesepakatan baru.

Dilansir TEAMtalk, pembicaraan formal antara Liverpool dan Alisson belum dimulai. Negosiasi baru diperkirakan berlangsung pada periode berikutnya.

Alisson saat ini memasuki musim terakhir dalam kontraknya bersama Liverpool setelah klub mengaktifkan opsi perpanjangan selama satu tahun pada 2026.

Keputusan tersebut memberikan Liverpool tambahan waktu untuk menentukan masa depan penjaga gawang berusia 33 tahun itu. Alisson sendiri akan genap berusia 34 tahun bulan depan.

Situasi kontrak bukan satu-satunya pertimbangan Liverpool. Riwayat masalah hamstring yang dialami Alisson serta keberadaan Giorgi Mamardashvili ikut menjadi faktor dalam perencanaan klub untuk posisi penjaga gawang.

Liverpool bahkan disebut sudah memiliki skenario regenerasi di bawah mistar.

Mamardashvili menjadi salah satu kandidat utama untuk masa depan. Selain kiper Georgia tersebut, Liverpool juga memiliki prospek muda Belgia, Lucca Brughmans, yang akan terus dipantau sepanjang musim.

Namun, kondisi tersebut belum mengubah status Alisson sebagai penjaga gawang utama.

Sejauh musim ini berjalan, Alisson masih dipercaya tampil sebagai starter dalam seluruh pertandingan yang dijalaninya. Performanya juga masih membuat Liverpool belum memiliki alasan mendesak untuk menggantinya.

Justru ketidakpastian kontrak itulah yang menarik perhatian Juventus.

Juventus Pernah Serius Mengejar Alisson

Juventus sebelumnya sudah menunjukkan ketertarikan terhadap Alisson pada bursa transfer musim panas. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan.

Kini, kebutuhan Juventus terhadap penjaga gawang justru semakin besar.

Kiper Kamil Grabara harus menepi sekitar enam hingga tujuh bulan setelah menjalani operasi cedera ligamen cruciatum. Kondisi tersebut membuat Juventus membutuhkan opsi tambahan di posisi penjaga gawang.

Klub asal Turin itu kemudian mendatangkan Neto sebagai pemain bebas transfer untuk mengatasi kebutuhan darurat tersebut.

Kehadiran Neto memberikan solusi sementara. Namun, situasi Alisson di Liverpool membuka kemungkinan Juventus kembali mempertimbangkan kiper Brasil tersebut untuk proyek yang lebih panjang.

Jika Liverpool benar-benar menunda negosiasi hingga periode berikutnya, Juventus memiliki ruang untuk terus memantau perkembangannya.

Bagi Liverpool, keputusan tersebut juga menjadi bagian dari kalkulasi regenerasi skuad. Klub harus menentukan apakah pengalaman dan kualitas Alisson masih menjadi prioritas untuk beberapa musim ke depan atau sudah waktunya memberikan tongkat estafet kepada Mamardashvili.

Untuk saat ini, belum ada keputusan final.

Alisson masih menjadi pilihan utama Liverpool, tetapi kontraknya yang memasuki tahun terakhir membuat masa depannya menjadi salah satu situasi yang patut dipantau sepanjang musim.

Jika tidak ada kesepakatan baru, Liverpool berisiko kehilangan salah satu penjaga gawang pentingnya secara gratis pada musim panas mendatang—dan Juventus berada dalam posisi untuk kembali memantau peluang tersebut. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Kontrak Alisson juventus alisson becker Giorgi Mamardashvili Liverpool