RADARBANYUWANGI.ID - Swedia membawa misi kebangkitan ketika menjamu Rumania pada laga pembuka UEFA Nations League 2026-2027, Jumat. Bermain di Strawberry Arena, tuan rumah berusaha menjadikan pertandingan ini sebagai titik balik setelah rangkaian hasil mengecewakan dalam beberapa laga terakhir.
Swedia memang datang dengan modal yang belum meyakinkan. Tim asuhan Graham Potter hanya sekali menang dalam enam pertandingan terakhir dan menelan dua kekalahan dalam tiga laga teranyar.
Namun, ada alasan bagi pendukung Swedia untuk tetap optimistis. Rekor kandang mereka cukup kuat. Dalam 11 pertandingan terakhir di markas sendiri, Swedia hanya dua kali kalah, dengan tujuh kemenangan dan dua hasil imbang.
Situasi berbeda dialami Rumania. Gheorghe Hagi membawa timnya dengan catatan kemenangan 2-1 atas Wales pada Juni sebagai modal positif. Akan tetapi, performa keseluruhan Tricolorii masih naik turun: dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.
Masalah terbesar Rumania justru muncul ketika bermain tandang. Mereka belum pernah menang dalam enam pertandingan tandang terakhir. Empat di antaranya berakhir dengan kekalahan. Catatan tersebut membuat perjalanan ke markas Swedia menjadi ujian berat.
Swedia Ingin Melupakan Kekecewaan
Swedia sebenarnya sempat membuka perjalanan menuju Piala Dunia 2026 dengan penuh percaya diri. Mereka mengawali turnamen dengan kemenangan telak 5-1 atas Tunisia.
Setelah itu, performanya merosot. Kini, Potter dituntut segera menemukan kembali keseimbangan permainan timnya. Nations League bisa menjadi panggung yang tepat. Pada edisi 2024-2025, Swedia tampil impresif di League C dengan memenangkan lima dari enam pertandingan dan tidak terkalahkan.
Mereka juga mencatat tiga clean sheet serta mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen untuk memastikan promosi ke League B. Artinya, ada rekam jejak yang cukup kuat untuk menjadi pijakan. Tantangannya sekarang adalah mengembalikan kepercayaan diri setelah periode yang kurang menggembirakan.
Rumania Punya Produktivitas, tetapi Rapuh di Tandang
Rumania juga bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata. Pada Nations League sebelumnya, Tricolorii menyapu bersih enam pertandingan dengan kemenangan. Produktivitas mereka bahkan mencapai 18 gol atau rata-rata tiga gol per pertandingan.
Swedia memang sedikit lebih tajam dengan mencetak 19 gol pada fase tersebut. Kemenangan 2-1 atas Wales pada awal Juni juga memberi alasan bagi Rumania untuk percaya diri.
Tetapi, persoalan tandang masih belum terpecahkan. Rumania terakhir kali meraih kemenangan tandang pada Maret 2025. Sejak itu, enam lawatan berlalu tanpa kemenangan.
Berita Tim Swedia
Swedia harus tampil tanpa Anthony Elanga. Winger Newcastle United tersebut masih menjalani pemulihan dari cedera lutut.
Potter tetap memiliki banyak pilihan di lini depan. Viktor Gyokeres dan Alexander Isak menjadi ancaman utama yang dapat ditopang Emil Holm serta Gabriel Gudmundsson dari sisi sayap. Di lini belakang, Swedia juga menghadapi sejumlah persoalan kebugaran.
Gustaf Lagerbielke mengalami masalah pada pangkal paha, sedangkan Isak Hien dibekap cedera hamstring. Kiper Jacob Widell Zetterstrom juga mengalami cedera lutut. Dengan kondisi tersebut, Potter berpotensi menggunakan tiga bek Elliot Stroud, Carl Starfelt, dan Victor Lindelof. Viktor Johansson diperkirakan berdiri di bawah mistar.
Berita Tim Rumania
Rumania kemungkinan mengandalkan Daniel Birligea sebagai ujung tombak.
Dennis Man dan Valentin Mihaila dapat menjadi pemasok serangan dari kedua sisi. Di lini tengah, Ianis Hagi berpeluang bekerja bersama Razvan Marin dan Vlad Dragomir. Sementara itu, Radu Dragusin dan Andrei Burca diproyeksikan menjadi fondasi pertahanan.
Perkiraan Susunan Pemain
Swedia: Johansson; Stroud, Starfelt, Lindelof; Holm, Bergvall, Karlstrom, Ayari, Gudmundsson; Gyokeres, Isak.
Rumania: Radu; Ratiu, Dragusin, Burca, Bancu; Marin, Hagi, Dragomir; Man, Birligea, Mihaila.
Prediksi skor: Swedia 3-1 Rumania.
Secara momentum, kedua tim sama-sama belum sepenuhnya stabil. Namun, Swedia memiliki keuntungan bermain di kandang sekaligus dukungan dari dua penyerang yang bisa menjadi pembeda.
Rumania memang memiliki catatan produktivitas yang menarik di Nations League. Tetapi, rekor buruk dalam pertandingan tandang menjadi persoalan yang sulit diabaikan.
Dengan kombinasi faktor kandang, kualitas lini depan, dan sejarah performa mereka di Nations League, Swedia diperkirakan mampu mengawali fase League B dengan kemenangan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi