RADARBANYUWANGI.ID – Skotlandia membuka perjalanan di UEFA Nations League 2026-2027 dengan tantangan berat saat bertandang ke Stadion Stozice, Sabtu sore. Laga melawan Slovenia sekaligus menjadi pertandingan perdana Sebastian Pocognoli sebagai pelatih baru Skotlandia setelah Steve Clarke mengundurkan diri.
Pocognoli tentu mengincar start sempurna. Namun, Slovenia bukan lawan yang bisa dianggap ringan, terlebih mereka bermain di hadapan pendukung sendiri. Meski demikian, catatan pertemuan kedua tim menjadi modal penting bagi Skotlandia.
Skotlandia tidak terkalahkan dalam lima pertemuan terakhir melawan Slovenia. Dari rangkaian tersebut, mereka mencatat dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Pertandingan ini juga mempertemukan dua tim yang sedang mencari konsistensi. Slovenia hanya meraih satu kemenangan dalam 10 pertandingan terakhir. Sementara itu, Skotlandia datang setelah menelan kekalahan dalam dua pertandingan terakhir.
Slovenia Masih Mencari Momentum
Slovenia mempertahankan tempatnya di League B setelah mengalahkan Slovakia dengan agregat 1-0 dalam playoff promosi/degradasi pada Maret 2025. Hasil tersebut sempat menjadi titik balik. Slovenia kemudian meraih dua kemenangan beruntun dalam laga uji coba internasional.
Namun, momentum itu tidak berlanjut ketika mereka memasuki kualifikasi Piala Dunia. Slovenia gagal memenangkan satu pun dari enam pertandingan yang dimainkan. Mereka hanya mengoleksi empat hasil imbang dan dua kekalahan. Hasil tersebut membuat Slovenia finis di posisi ketiga, tertinggal tujuh poin dari Kosovo yang menempati peringkat kedua.
Performa kurang meyakinkan itu berlanjut sepanjang 2026. Dari empat pertandingan persahabatan internasional, Slovenia hanya mampu meraih satu kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan. Nations League kini menjadi kesempatan bagi Slovenia untuk memperbaiki suasana sekaligus membangun kepercayaan diri.
Skotlandia Datang dengan Pelatih Baru
Situasi Skotlandia juga mengalami perubahan besar. Pada Maret 2025, Skotlandia gagal mempertahankan tempat di League A setelah kalah agregat 1-3 dari Yunani dalam playoff. Mereka kemudian kembali kalah 1-3 dari Islandia.
Namun, performa Skotlandia setelah itu membaik secara signifikan. Mereka memenangkan lima dari tujuh pertandingan berikutnya, termasuk empat kemenangan dalam kualifikasi Piala Dunia.
Konsistensi tersebut membawa Skotlandia finis sebagai juara grup kualifikasi dan memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026. Sayangnya, perjalanan mereka di Piala Dunia terhenti di fase grup. Skotlandia memang mampu mengalahkan Haiti 1-0, tetapi kekalahan dari Maroko dan Brasil membuat mereka tersingkir.
Steve Clarke kemudian mengundurkan diri dari jabatannya. Federasi menunjuk Sebastian Pocognoli sebagai pengganti. Laga melawan Slovenia pun menjadi ujian pertama bagi pelatih asal Belgia tersebut.
Sesko Absen, Sporar Jadi Andalan Slovenia
Slovenia harus tampil tanpa Benjamin Sesko. Penyerang tersebut belum sepenuhnya pulih dari masalah tulang kering yang telah berlangsung cukup lama sehingga menarik diri dari skuad.
Absennya Sesko membuat Andraz Sporar diproyeksikan menjadi ujung tombak. Zan Vipotnik dan Tomi Horvat berpeluang mengisi area di belakang striker. Di lini pertahanan, Jaka Bijol dan Vanja Drkusic diperkirakan menjadi pasangan bek tengah.
Prediksi susunan pemain Slovenia: Oblak; Karnicnik, Drkusic, Bijol, Brekalo; Lovric, Cerin, Elsnik; Horvat, Vipotnik; Sporar.
Skotlandia Kehilangan Tiga Pemain Berpengalaman
Skotlandia juga tidak datang dengan kekuatan penuh. Lawrence Shankland, Scott McTominay, dan Che Adams harus absen karena persoalan kebugaran. Kondisi tersebut menjadi tantangan tambahan bagi Pocognoli dalam pertandingan pertamanya sebagai pelatih.
Oli McBurnie yang kembali dipanggil ke tim nasional berpeluang menjadi starter. Ia kemungkinan berduet dengan Robbie Ure di lini depan. John McGinn diproyeksikan bermain di belakang dua penyerang tersebut untuk memberikan dukungan dari lini kedua.
Prediksi susunan pemain Skotlandia: Gunn; Welsh, Binks, McKenna; Hickey, Ferguson, Gilmour, Robertson; McGinn; Ure, McBurnie.
Rekor Pertemuan Jadi Modal Skotlandia
Secara statistik pertemuan, Skotlandia memiliki alasan untuk percaya diri. Mereka belum terkalahkan dalam lima duel terakhir menghadapi Slovenia, dengan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Namun, catatan tersebut tidak otomatis menjamin hasil serupa. Slovenia bermain di kandang dan memiliki kebutuhan yang sama besar untuk memulai Nations League dengan hasil positif.
Di sisi lain, debut Pocognoli membuat Skotlandia memiliki energi baru. Pelatih baru biasanya membawa perubahan pendekatan, terutama dalam pemilihan pemain dan struktur permainan.
Pertarungan di lini tengah berpotensi menjadi salah satu kunci. Slovenia membutuhkan kreativitas Horvat dan Vipotnik untuk menghubungkan lini tengah dengan Sporar, sementara Skotlandia dapat mengandalkan McGinn sebagai penghubung serangan.
Jika Skotlandia mampu mengontrol permainan di tengah sekaligus memanfaatkan pengalaman Robertson dan McGinn, peluang mereka mencuri hasil positif terbuka.
Prediksi skor: Slovenia 1-2 Skotlandia.
Skotlandia diperkirakan memiliki motivasi ekstra untuk memberikan kemenangan pada laga debut Pocognoli. Rekor pertemuan yang positif juga menjadi modal psikologis, meski Slovenia tetap berpotensi menyulitkan karena bermain di kandang.
Data Form Terakhir
Slovenia – enam pertandingan terakhir: Kalah-Imbang-Kalah-Menang-Imbang-Kalah
Skotlandia – enam pertandingan terakhir: Kalah-Menang-Menang-Menang-Kalah-Kalah
Kompetisi: UEFA Nations League 2026-2027
Pertandingan: Slovenia vs Skotlandia
Venue: Stadion Stozice
Matchday: 1, League B Grup 1. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi