RADARBANYUWANGI.ID – Seattle Sounders dan Real Salt Lake sama-sama datang dengan satu kebutuhan mendesak: menghentikan laju buruk sebelum situasi semakin rumit. Keduanya akan bertemu di Lumen Field, Rabu waktu setempat, dalam pertandingan Major League Soccer (MLS) yang menjadi kesempatan penting untuk kembali mendekati zona playoff.
Pertandingan ini sejatinya dijadwalkan berlangsung pada April. Namun, agenda Seattle di CONCACAF Champions Cup membuat duel tersebut harus ditunda dan baru dimainkan pada pekan ini.
Seattle kini berada di posisi ke-13 Wilayah Barat dengan koleksi 29 poin. Mereka terpaut tiga angka dari garis playoff, tetapi masih memiliki beberapa pertandingan lebih banyak dibanding sejumlah pesaing di atasnya. Masalahnya, performa The Rave Green sedang jauh dari meyakinkan.
Seattle belum pernah menang dalam 13 pertandingan MLS terakhir. Di kandang sendiri pun mereka justru kehilangan banyak poin. Enam laga liga beruntun di Lumen Field berakhir tanpa kemenangan, dengan Seattle hanya mengmpulkan dua poin. Situasi tersebut cukup aneh mengingat Seattle biasanya menjadikan Lumen Field sebagai benteng yang sulit ditembus.
Ada satu catatan yang masih memberi harapan. Seattle belum pernah kalah di kandang dalam MLS musim ini ketika mampu mencetak gol lebih dahulu. Dari situasi tersebut, mereka hanya kehilangan dua poin.
Rekor kandang melawan Real Salt Lake juga relatif positif. Seattle berpeluang memperpanjang catatan tak terkalahkan atas RSL di Lumen Field menjadi empat pertandingan MLS. Dalam tiga pertemuan terakhir di kandang, Seattle menang dua kali, termasuk kemenangan 1-0 pada pertemuan musim lalu. Namun, RSL datang dengan masalah yang tidak kalah pelik.
Tim asuhan Pablo Mastroeni juga sedang terjebak dalam periode tanpa kemenangan. Mereka telah melewati 11 pertandingan MLS tanpa kemenangan dan berisiko menelan kekalahan liga keempat secara beruntun setelah akhir pekan lalu dihantam Vancouver Whitecaps 0-3. Masalah terbesar RSL terlihat ketika bermain tandang.
Mereka baru meraih satu kemenangan tandang sepanjang musim ini, sekaligus menjadi salah satu tim dengan jumlah kemenangan tandang paling sedikit di MLS. Dalam enam pertandingan tandang terakhir, RSL hanya mendapatkan satu poin. Ironisnya, secara posisi mereka masih memiliki peluang untuk bergerak naik.
RSL mengoleksi 29 poin, sama dengan Seattle, tetapi memiliki satu kemenangan lebih banyak. Catatan tersebut bisa menjadi pembeda jika persaingan klasemen Wilayah Barat berlangsung ketat hingga akhir musim.
Ada pula satu statistik yang menggambarkan betapa mahalnya kegagalan RSL mempertahankan keunggulan. Sepanjang MLS 2026, mereka telah kehilangan 12 poin dalam pertandingan tandang setelah mencetak gol lebih dahulu. Angka itu sangat besar karena secara matematis selisih 12 poin tersebut berkaitan dengan persaingan posisi tengah hingga papan atas Wilayah Barat.
Meski demikian, RSL punya alasan untuk tidak datang dengan kepala tertunduk. Mereka berhasil meraih poin dalam enam dari tujuh pertemuan terakhir melawan Seattle di semua kompetisi. Hanya saja, kemenangan terakhir RSL di markas Seattle terjadi pada 2022 ketika mereka menang 2-1.
Performa Terakhir Seattle Sounders
Dalam enam pertandingan MLS terakhir, Seattle belum meraih kemenangan:
Seattle Sounders 1-2 Austin FC
FC Cincinnati 1-1 Seattle Sounders
Seattle Sounders 2-2 Chicago Fire
Seattle Sounders 0-0 New York Red Bulls
Los Angeles Galaxy 1-1 Seattle Sounders
Colorado Rapids 3-3 Seattle Sounders
Menariknya, Seattle selalu menunjukkan kemampuan mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun, masalah mereka terletak pada bagaimana mempertahankan keunggulan dan mengamankan hasil akhir.
Performa Terakhir Real Salt Lake
RSL justru datang dengan rangkaian hasil yang lebih berat:
Orlando City 2-1 Real Salt Lake
Colorado Rapids 1-0 Real Salt Lake
Real Salt Lake 2-2 Los Angeles FC
Houston Dynamo 2-1 Real Salt Lake
Real Salt Lake 0-2 New York City FC
Real Salt Lake 0-3 Vancouver Whitecaps
Jika seluruh kompetisi dihitung, RSL juga baru mengalami kekalahan 0-3 dari Club Leon sebelum kembali gagal meraih kemenangan di MLS.
Berita Tim Seattle Sounders
Seattle masih menunggu perkembangan kondisi Yeimar Gomez Andrade yang mengalami cedera betis. Paul Rothrock dan Jesus Ferreira juga bermasalah dengan hamstring. Nikola Petkovic mengalami cedera lutut, sementara Pedro de la Vega mengalami masalah pada paha.
Cristian Roldan, Dejan Joveljic, dan Caden Clark menjadi pencetak gol Seattle ketika bermain imbang 3-3 melawan Colorado Rapids pada akhir pekan. Clark bahkan menjadi penyelamat Seattle setelah mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time.
Berita Tim Real Salt Lake
RSL juga memiliki daftar pemain yang belum sepenuhnya fit. Stijn Spierings mengalami masalah pada pergelangan kaki. Ariath Piol menderita cedera Achilles, sedangkan Diego Luna bermasalah dengan lutut.
Luc de Fougerolles masih menunggu izin kerja. Justen Glad mengalami masalah aduktor, sementara Griffin Dillon mengalami cedera kaki. Lukas Engel, Zach Booth, dan Juan Jose Arias juga diragukan tampil karena masalah hamstring.
Perkiraan Susunan Pemain
Seattle Sounders: Thomas; Kossa-Rienzi, A. Roldan, Hawkins, Tolo; C. Roldan, Rusnak, Dotson; Clark, Joveljic, Morris.
Real Salt Lake: Cabral; Yedlin, Henry, Quinton, Sanabria; Marczuk, Booth, Guske, Guilavogui; Rodrigues, Solans.
Prediksi Skor: Seattle Sounders 1-1 Real Salt Lake.
Pertandingan ini sulit dipisahkan dari tekanan klasemen. Seattle membutuhkan kemenangan untuk memangkas jarak dengan zona playoff, sedangkan RSL juga memiliki kepentingan serupa. Kedua tim sama-sama sedang berada dalam periode tanpa kemenangan. Karena itu, pertandingan berpotensi berjalan lebih berhati-hati daripada terbuka.
Seattle memiliki keuntungan bermain di Lumen Field dan catatan kandang yang cukup baik ketika mampu mencetak gol lebih dahulu. Namun, performa mereka belakangan menunjukkan bahwa keunggulan belum tentu cukup untuk mengamankan tiga poin.
RSL pun memiliki catatan pertemuan yang cukup baik dalam beberapa duel terakhir. Masalahnya, performa tandang mereka musim ini masih menjadi pekerjaan besar. Dengan kondisi tersebut, pertandingan berpeluang berlangsung ketat dan minim risiko. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi