RADARBANYUWANGI – Masa depan Florian Wirtz di Liverpool kembali menjadi sorotan. Gelandang asal Jerman itu disebut terbuka untuk kembali ke Bundesliga dan bergabung dengan Bayern Munchen jika klub raksasa Jerman tersebut mengajukan tawaran pada bursa transfer mendatang.
Wirtz baru bergabung dengan Liverpool pada musim panas 2025 setelah ditebus dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer sekitar £116 juta atau sekitar Rp2,31 triliun.
Namun, investasi besar tersebut belum sepenuhnya terbayar melalui kontribusi sang gelandang. Dalam 55 penampilan di semua kompetisi, Wirtz telah mencatat tujuh gol dan 11 assist. Angka tersebut terlihat cukup produktif, tetapi performanya belum konsisten di Premier League.
Situasi itu membuat Liverpool berada dalam posisi sulit. Jika ingin menjual Wirtz dalam waktu dekat, The Reds berpotensi kesulitan mendapatkan kembali dana sebesar yang mereka keluarkan saat mendatangkannya dari Leverkusen.
Wirtz Disebut Terbuka untuk Bayern Munchen
Laporan Football Insider menyebut Wirtz tetap membuka peluang untuk memperkuat Bayern Munchen apabila kesempatan tersebut muncul. Mantan pencari bakat Mick Brown menilai kepindahan ke Allianz Arena dapat menjadi pilihan menarik bagi Wirtz.
Menurut Brown, persoalan utama Wirtz selama berada di Inggris adalah proses adaptasi terhadap karakter Premier League. Tempo permainan yang tinggi dan tuntutan fisik disebut menjadi tantangan yang belum sepenuhnya mampu dilewati sang pemain.
Menariknya, performa Wirtz justru dinilai lebih menjanjikan ketika Liverpool tampil di kompetisi Eropa.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan: apakah masalah Wirtz memang soal kemampuan, atau lebih kepada kecocokan dengan lingkungan sepak bola Inggris? Bayern Munchen memiliki keuntungan lain. Wirtz sudah sangat mengenal sepak bola Jerman setelah bertahun-tahun bermain untuk Leverkusen.
Ia juga telah membuktikan kemampuannya di Bundesliga sebelum pindah ke Inggris. Karena itu, kembali ke Jerman dapat membuat proses adaptasinya jauh lebih sederhana dibandingkan ketika pertama kali datang ke Premier League.
Mengapa Bayern Bisa Menjadi Tujuan Wirtz?
Bayern saat ini memiliki banyak pilihan pemain untuk mengisi lini depan. Vincent Kompany bahkan mempunyai sekitar tujuh pemain berkualitas untuk mengisi empat posisi di area final third.
Persaingan tersebut membuat transfer Wirtz tidak otomatis menjadi kebutuhan mendesak. Namun, situasinya bisa berubah pada musim panas 2027.
Serge Gnabry, yang kini memasuki usia 31 tahun, menjadi salah satu pemain yang berpotensi mencari tantangan baru. Jika Bayern kehilangan salah satu pemain senior di lini serang, ruang untuk merekrut Wirtz akan terbuka lebih lebar.
Bayern juga berpotensi mendapatkan Wirtz dengan harga yang lebih rendah dibandingkan nilai transfer yang dibayarkan Liverpool kepada Leverkusen pada 2025. Itulah bagian yang membuat situasi ini menarik.
Liverpool tentu berharap Wirtz mampu menunjukkan kualitas terbaiknya dan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub. Sebaliknya, Bayern dapat menunggu perkembangan situasi sambil melihat apakah harga sang pemain mengalami penurunan.
Liverpool Masih Memegang Kendali
Kabar mengenai ketertarikan Bayern tidak berarti Wirtz akan segera meninggalkan Anfield.
Liverpool masih memiliki kontrak dan kendali atas masa depan pemain berusia 23 tahun tersebut. Selain itu, Wirtz juga masih mempunyai kesempatan untuk mengubah persepsi publik melalui penampilannya di Premier League.
Musim berikutnya dapat menjadi periode penting. Jika Wirtz mampu meningkatkan konsistensi, mencetak lebih banyak gol, dan memberikan pengaruh lebih besar dalam permainan Liverpool, pembicaraan mengenai transfer ke Bayern bisa dengan cepat mereda.
Sebaliknya, jika performanya kembali naik-turun, tekanan terhadap Liverpool untuk mengambil keputusan mengenai masa depannya akan semakin besar. Bagi Bayern, pintu tersebut mungkin baru benar-benar terbuka ketika komposisi lini serang mereka berubah.
Bagi Liverpool, persoalannya sederhana tetapi mahal: apakah Wirtz akan menjadi investasi jangka panjang yang berhasil, atau justru aset bernilai besar yang harus dilepas dengan kerugian?
Untuk saat ini, belum ada indikasi bahwa transfer Wirtz ke Bayern Munchen sudah memasuki tahap negosiasi. Informasi yang beredar masih berupa kemungkinan dan ketertarikan terhadap sang pemain.
Yang jelas, nama Wirtz mulai kembali dikaitkan dengan Bundesliga. Dan jika performanya di Liverpool tidak segera menemukan konsistensi, isu kepulangannya ke Jerman berpotensi menjadi salah satu saga transfer yang menarik untuk dipantau. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi