Marseille vs PSG: Le Classique, Tuan Rumah Sedang Terpuruk

Niklaas Andries • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 10:44 WIB
BALAS DENDAM: PSG akan menjajal tuan rumah Marseille (PSG)
BALAS DENDAM: PSG akan menjajal tuan rumah Marseille (PSG)

RADARBANYUWANGI.ID – Stade Velodrome kembali menjadi panggung Le Classique. Marseille menjamu Paris Saint-Germain (PSG) pada Minggu malam dalam duel yang datang ketika kedua tim sama-sama belum menemukan konsistensi terbaiknya di Ligue 1 2026-2027. Namun, tekanan paling besar berada di kubu tuan rumah.

Marseille baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Besiktas di Liga Europa. Hasil itu memperpanjang periode buruk tim asuhan Bruno Genesio. Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, Marseille hanya sekali menang.

Di Ligue 1, situasinya bahkan lebih mengkhawatirkan. Setelah membuka musim dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Strasbourg, Marseille berturut-turut kalah dari AS Monaco, Paris FC, dan Rennes. Akibat rentetan tersebut, Marseille terlempar ke posisi ke-13 klasemen.

PSG juga belum sepenuhnya nyaman. Sang juara bertahan sempat hanya mengumpulkan dua poin dari tiga pertandingan liga sebelum akhirnya menang 1-0 atas Brest. Kemenangan itu menjadi modal penting sebelum menghadapi Marseille. Bedanya, PSG datang dengan kepercayaan diri tambahan setelah menghancurkan Slovan Bratislava 6-1 di Liga Champions.

Marseille Dikejar Masalah Pertahanan

Ada satu persoalan yang sulit disembunyikan Marseille, pertahanan. Dalam empat pertandingan terakhir, mereka sudah kebobolan 10 gol. Kekalahan dari Paris FC bahkan terjadi di kandang sendiri dengan skor 2-3.

Puncaknya terjadi ketika bertandang ke markas Besiktas. Marseille sempat membuka pertandingan dengan harapan positif, tetapi tiga gol pada babak kedua membuat mereka pulang membawa kekalahan 1-4. Ini menjadi kali pertama sejak November 2021 Marseille kebobolan lebih dari tiga gol dalam pertandingan kompetisi Eropa.

Padahal, musim lalu Marseille sempat menjadi salah satu penantang papan atas setelah finis sebagai runner-up Ligue 1 2024-2025. Kini, target sederhana lebih dulu harus mereka kejar: menghentikan rentetan kekalahan. Tugas itu jelas tidak ringan.

PSG adalah lawan yang secara historis membuat Marseille kesulitan. Dari delapan pertemuan terakhir, Les Olympiens kalah tujuh kali. Salah satu kekalahan paling menyakitkan terjadi Februari lalu ketika PSG menang telak 5-0 di Parc des Princes.

Tetapi Velodrome pernah memberikan cerita berbeda. Musim lalu, Marseille mampu mengalahkan PSG 1-0 di stadion yang sama. Karena itu, duel kali ini bukan sekadar soal statistik.

PSG Mulai Menemukan Irama

PSG memasuki musim ini sebagai juara Ligue 1 sekaligus Liga Champions. Luis Enrique bahkan membawa klub Paris tersebut meraih dua gelar utama itu secara bersamaan untuk musim kedua beruntun.

Pencapaian tersebut menjadikan PSG sebagai klub pertama sejak Ajax pada 1973 yang mampu mencatat prestasi serupa dalam dua musim beruntun. Awal musim baru justru tidak semulus yang diperkirakan.

PSG bermain imbang melawan Rennes dan Lille, kemudian kalah 1-2 dari Monaco. Sebelum menang atas Brest, mereka hanya mengoleksi dua poin dari tiga pertandingan Ligue 1. Produktivitas dan pertahanan belum mencapai standar musim sebelumnya.

PSG rata-rata kebobolan 1,5 gol per pertandingan di Ligue 1 musim ini. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata 0,85 gol per pertandingan sepanjang musim lalu. Tetapi dua pertandingan terakhir mulai mengubah suasana.

Kemenangan 6-1 atas Slovan Bratislava membawa PSG ke puncak klasemen Liga Champions. Setelah itu, Brest dikalahkan 1-0. Dua kemenangan tersebut menjadi bekal penting sebelum rangkaian pertandingan berat menanti.

Dalam enam pekan berikutnya, PSG akan berhadapan dengan Manchester City, Barcelona, dan Olympique Lyonnais. Karena itu, kemenangan di Velodrome akan memiliki arti lebih dari sekadar tiga poin.

Gouiri Jadi Ancaman Marseille

Amine Gouiri menjadi pemain yang paling layak diperhatikan dari kubu Marseille. Penyerang asal Aljazair itu sudah mencetak empat gol di Ligue 1 musim ini. Jumlah tersebut menempatkannya sejajar dengan tiga pemain lain di puncak daftar pencetak gol.

Ketika pertahanan Marseille sedang rapuh, kemampuan Gouiri mencetak gol menjadi senjata yang sangat dibutuhkan. Marseille membutuhkan gol. Lebih dari itu, mereka membutuhkan gol pada saat yang tepat.

Hakimi Diragukan Tampil

PSG memiliki persoalan cedera yang cukup penting. Achraf Hakimi menjadi kekhawatiran utama setelah bek kanan asal Maroko tersebut ditarik keluar pada babak pertama ketika menghadapi Brest.

Ia mengalami masalah pada paha kanan dan diragukan tampil di Velodrome. Jika Hakimi absen, Warren Zaire-Emery kemungkinan mengisi pos tersebut.

Zaire-Emery diperkirakan berdiri di depan kiper Matvey Safonov bersama Marquinhos, Willian Pacho, dan Nuno Mendes. Ilya Zabarnyi dan Senny Mayulu juga masih menunggu kepastian setelah keduanya tidak masuk skuad saat PSG bertandang ke Brest.

Di lini depan, Ferran Torres menjadi salah satu pemain yang sedang menarik perhatian. Didatangkan pada musim panas setelah mencetak gol kemenangan pada final Piala Dunia Juli, Torres sudah membukukan enam gol sejak bergabung dengan PSG.

Kondisi Pemain

Marseille dipastikan masih kehilangan Geoffrey Kondogbia. Gelandang berusia 33 tahun tersebut belum pulih dari cedera paha yang membuatnya absen sekitar dua pekan. Tochukwu Nnadi juga belum diperkirakan kembali akhir pekan ini setelah memilih menjalani pemulihan tanpa operasi untuk cedera ACL yang dicurigai.

Derek Cornelius masih harus menunggu pemeriksaan lebih lanjut setelah mengalami benturan dalam pertandingan melawan Besiktas. Namun, Nayef Aguerd diperkirakan tetap menjadi pilihan untuk berduet dengan CJ Egan-Riley di jantung pertahanan. Sementara itu, absennya Hakimi menjadi titik perhatian utama PSG.

Perkiraan Susunan Pemain

Marseille: De Lange; Weah, Egan-Riley, Aguerd, Emerson; Abdelli, Hojbjerg; Harit, Gomes, Paixaõ; Gouiri.

PSG: Safonov; Zaire-Emery, Marquinhos, Pacho, Mendes; Neves, Vitinha, Ruiz; Dembele, Torres, Kvaratskhelia.

Rekor Lima Pertandingan Terakhir

Marseille – Ligue 1:
Marseille 4-0 Strasbourg
Monaco 2-0 Marseille
Marseille 2-3 Paris FC
Rennes 1-0 Marseille

Marseille – semua kompetisi:
Marseille 4-0 Strasbourg
Monaco 2-0 Marseille
Marseille 2-3 Paris FC
Rennes 1-0 Marseille
Besiktas 4-1 Marseille

PSG – Ligue 1:
Rennes 2-2 PSG
Lille 2-2 PSG
PSG 1-2 Monaco
Brest 0-1 PSG

PSG – semua kompetisi:
Rennes 2-2 PSG
Lille 2-2 PSG
PSG 1-2 Monaco
PSG 6-1 Slovan Bratislava
Brest 0-1 PSG

Lima Duel Taktik yang Bisa Menentukan Le Classique

1. Gouiri vs Marquinhos-Pacho

Gouiri akan menjadi ancaman utama Marseille. PSG harus memutus suplai bola kepadanya sebelum penyerang Aljazair itu menerima bola di area berbahaya.

2. Kvaratskhelia vs Weah

Pergerakan Kvaratskhelia dari sisi kiri dapat memaksa lini belakang Marseille bergeser. Weah harus disiplin agar ruang di belakangnya tidak terbuka.

3. Vitinha dan Neves vs lini tengah Marseille

PSG memiliki kemampuan menjaga penguasaan bola melalui sirkulasi cepat di tengah. Marseille perlu menekan tanpa kehilangan jarak antarlini.

4. Zaire-Emery menggantikan Hakimi

Jika Hakimi benar-benar absen, PSG kehilangan salah satu opsi penting dari sisi kanan. Peran Zaire-Emery akan menarik karena ia harus menjaga keseimbangan antara bertahan dan membantu serangan.

5. Bola mati Marseille

Dalam pertandingan dengan lawan sekuat PSG, situasi bola mati bisa menjadi jalan Marseille untuk menciptakan peluang. Terlebih ketika permainan terbuka justru berisiko membuat pertahanan mereka kembali terekspos.

Prediksi skor: Marseille 1-3 PSG.

PSG datang dengan momentum yang lebih baik setelah kemenangan atas Slovan Bratislava dan Brest. Sebaliknya, Marseille sedang berada dalam fase sulit. Mereka kalah dalam empat dari lima pertandingan terakhir di semua kompetisi dan kebobolan banyak gol.

Velodrome memang pernah menjadi tempat PSG tersandung. Tetapi jika melihat performa terbaru kedua tim, PSG memiliki alasan lebih kuat untuk berharap membawa pulang tiga poin.

Le Classique kali ini bukan hanya pertandingan tentang gengsi dua klub terbesar Prancis. Bagi Marseille, ini kesempatan untuk menghentikan keruntuhan awal musim. Bagi PSG, ini peluang meneruskan kebangkitan sebelum memasuki jadwal yang jauh lebih berat. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Ligue 1 2026-2027 Marseille vs PSG Le Classique prediksi Marseille PSG susunan pemain PSG