Juventus vs Atalanta: Bianconeri Incar Kebangkitan Usai Pesta 5 Gol

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 13:49 WIB
MISI BANGKIT:Juventus akan menjamu Atalanta di Serie A (Juventus)
MISI BANGKIT:Juventus akan menjamu Atalanta di Serie A (Juventus)

RADARBANYUWANGI.ID - Juventus mendapat kesempatan memperbaiki suasana hati sebelum jeda internasional. Setelah pesta lima gol di Liga Europa, Bianconeri kembali ke Allianz Stadium untuk menghadapi Atalanta yang justru datang dengan dua kekalahan beruntun di Serie A.

Juventus vs Atalanta: Momentum Berbeda

Turin kembali menjadi tempat Juventus mencari jawaban. Kekalahan 2-3 dari Sassuolo pekan lalu sempat meninggalkan luka. Juventus dua kali mampu mengejar ketertinggalan, tetapi akhirnya justru tumbang setelah serangan balik Sassuolo berbuah gol penentu.

Ironisnya, gol kemenangan itu dicetak Vasilije Adzic, pemain muda yang sedang dipinjamkan Juventus.

Kekalahan tersebut kembali membuat Luciano Spalletti berada dalam sorotan. Namun, Juventus tidak punya banyak waktu untuk meratap. Tiga hari kemudian, respons mereka datang dengan cara yang meyakinkan.

NEC Nijmegen dihajar 5-0 di kompetisi Eropa. Nick Woltemade dan Randal Kolo Muani, dua penyerang yang sebelumnya kesulitan menemukan ketajaman, sama-sama mencatatkan nama di papan skor.

Kini pertanyaannya sederhana: apakah pesta lima gol itu bisa dibawa ke Serie A? Atalanta menjadi ujian berikutnya. Juventus hanya sekali kalah dalam 10 pertandingan terakhir di Allianz Stadium. Tetapi ada satu catatan yang membuat laga ini tidak sesederhana statistik kandang tersebut.

Atalanta sudah delapan kali berturut-turut tidak kalah dalam lawatan ke markas Juventus. Sebelumnya, Juventus bahkan sempat delapan kali beruntun mengalahkan Atalanta di kandang. Perubahan itu menunjukkan bagaimana La Dea perlahan mengubah peruntungan dalam duel ini.

Atalanta Sedang Kehilangan Arah

Atalanta datang ke Turin dengan kondisi berbeda. Dua laga terakhir Serie A berakhir dengan kekalahan. Mereka lebih dulu kalah 1-2 dari AS Roma. Dua gol telat membuat Atalanta pulang tanpa poin dari Stadion Olimpico. Lalu Cagliari kembali membuat mereka terpukul dengan kemenangan 2-1.

Padahal, awal musim Atalanta cukup menjanjikan. Mereka meraih enam poin dari dua pertandingan Serie A pertama, setelah sebelumnya melewati babak playoff Conference League.

Kini kepercayaan diri itu mulai diuji. Dalam 12 pertandingan tandang terakhir, Atalanta hanya meraih tiga kemenangan.

Maurizio Sarri tentu memahami atmosfer Allianz Stadium. Di stadion inilah ia pernah membawa Juventus meraih Scudetto. Namun, kali ini ia datang sebagai lawan. Dan lawan yang dihadapi sedang membawa modal besar dari kemenangan 5-0 di Eropa.

Rekor Juventus di Serie A

Empat pertandingan terakhir Juventus menghasilkan dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Frosinone 0-1 Juventus

Juventus 2-0 Parma

Juventus 1-1 AC Milan

Sassuolo 3-2 Juventus

Sementara di semua kompetisi, Juventus menambah kemenangan telak 5-0 atas NEC Nijmegen.

Rekor Atalanta di Serie A

Atalanta memulai musim dengan dua kemenangan sebelum kehilangan momentum.

Atalanta 2-1 Sassuolo

Atalanta 1-0 Bologna

Roma 2-1 Atalanta

Atalanta 1-2 Cagliari

Dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Atalanta mencatat dua kekalahan setelah sebelumnya melalui periode positif.

Badai Cedera Juventus

Spalletti tidak memiliki keleluasaan besar untuk melakukan rotasi. Juventus kehilangan Kenan Yildiz, Khephren Thuram, Juan Cabal, Jeremie Boga, Jeff Ekhator, serta kapten Manuel Locatelli. Locatelli bahkan diperkirakan harus menepi hingga musim semi mendatang.

Ada kabar lebih baik. Weston McKennie sudah kembali bermain pada Kamis. Lloyd Kelly juga dapat kembali setelah menjalani skorsing UEFA. Andrea Cambiaso berpeluang masuk skuad setelah pulih dari masalah pergelangan kaki.

Di lini depan, Woltemade atau Kolo Muani diperkirakan menjadi ujung tombak Juventus. Atalanta juga memiliki persaingan tersendiri. Nikola Krstovic dan Gianluca Scamacca berebut tempat sebagai penyerang utama.

Giacomo Raspadori patut diperhatikan. Ia memiliki catatan rata-rata satu gol setiap 96 menit saat menghadapi Juventus di Serie A. Gianluca Gaetano sudah kembali setelah menjalani skorsing. Atalanta diperkirakan hanya kehilangan Isak Hien dan Kamaldeen Sulemana karena cedera.

Perkiraan Susunan Pemain

Juventus: Vicario; Kalulu, Bremer, Lucumi, Celik; Luiz, Sarr; Conceicao, Gonzalez, Alajbegovic; Woltemade.

Atalanta: Carnesecchi; Bellanova, Kossounou, Scalvini, Kolasinac; Kessie, Gaetano, Ederson; De Ketelaere, Scamacca, Rowe.

Duel Spalletti vs Sarri

Pertemuan Luciano Spalletti dan Maurizio Sarri menjadi salah satu daya tarik utama. Keduanya merupakan pelatih berpengalaman yang memiliki cara berbeda dalam mengelola pertandingan.

Juventus kemungkinan mencoba memanfaatkan energi setelah kemenangan besar atas NEC. Atalanta, sebaliknya, perlu menemukan kembali stabilitas setelah dua kekalahan berturut-turut. Kunci laga bisa berada pada efektivitas serangan.

Juventus baru saja mencetak lima gol ketika dua penyerangnya menemukan momentum. Atalanta harus mampu meredam sumber kreativitas dari lini kedua Juventus sekaligus menjaga jarak antarlini agar tidak memberi ruang kepada pemain seperti Gonzalez, Conceicao, dan Raspadori.

Jika Juventus mampu mempertahankan intensitas dan tidak terburu-buru mengejar gol, laga berpotensi berjalan ketat.

Prediksi skor: Juventus 1-0 Atalanta

Juventus diperkirakan memiliki momentum sedikit lebih baik setelah kemenangan telak di Eropa. Atalanta masih mencari respons setelah dua kekalahan Serie A.

Pertandingan ini bisa menjadi laga yang lebih sulit daripada yang terlihat di atas kertas. Juventus memiliki keunggulan kandang, sementara Atalanta membawa rekor tandang ke Allianz Stadium yang justru membuat sejarah pertemuan mereka menarik.

Namun, jika Juventus mampu mengulang ketajaman yang ditunjukkan saat melawan NEC, satu gol mungkin sudah cukup untuk mengamankan tiga poin. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Luciano Spalletti juventus serie a atalanta Juventus vs Atalanta