RADARBANYUWANGI.ID – Newcastle United punya pekerjaan rumah besar ketika menjamu Hull City di St James’ Park, Sabtu sore. Kekalahan telak 1-4 dari Leeds United membuat Newcastle harus segera menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya.
Masalahnya, lawan yang datang bukan tim promosi yang mudah gentar.
Hull justru sedang menikmati awal musim yang mengejutkan. Empat pertandingan Premier League telah dilalui tanpa kekalahan. Dua kemenangan dan dua hasil imbang mengantar The Tigers ke posisi keempat klasemen dengan delapan poin.
Situasi itu membuat duel Newcastle kontra Hull menjadi pertandingan dengan cerita yang menarik. Newcastle membutuhkan kemenangan untuk merespons kekalahan di Leeds. Hull datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mampu menahan Chelsea 2-2 di Stamford Bridge.
Pertemuan ini juga menjadi duel kompetitif pertama kedua tim sejak November 2016. Ketika itu, Hull menyingkirkan Newcastle dari putaran kelima EFL Cup melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1.
Newcastle dan Alarm di Lini Belakang
Awal era Matthias Jaissle sebagai pelatih Newcastle mulai memasuki fase sebenarnya. Lima pertandingan tanpa kekalahan pada awal musim sempat memberikan kesan positif. Namun, kekalahan 1-4 dari Leeds menjadi pengingat bahwa proyek baru Newcastle masih membutuhkan banyak perbaikan.
Jaissle bahkan mengakui timnya harus belajar dengan cepat. Salah satu persoalan paling mencolok adalah pertahanan.
Newcastle menjadi tim Premier League yang paling banyak menerima tembakan sejauh musim ini, yakni 76 kali atau rata-rata 19 tembakan setiap pertandingan. Angka tersebut memperlihatkan bahwa persoalan Newcastle bukan sekadar hasil akhir. Mereka terlalu sering membiarkan lawan menemukan kesempatan menembak.
Catatan pertahanan juga belum menggembirakan. Newcastle hanya mencatat dua clean sheet dalam 20 pertandingan Premier League terakhir. Sepanjang 2026, mereka telah kebobolan 39 gol di kompetisi kasta tertinggi Inggris. Hanya Crystal Palace dan Chelsea yang kebobolan lebih banyak dalam periode tersebut.
Kini Newcastle berada di posisi ke-12. Dua laga berikutnya menghadapi tim promosi, Hull dan Coventry, sebenarnya membuka peluang untuk memperbaiki posisi. Namun, justru di sinilah tekanannya. Kegagalan meraih poin maksimal dapat membuat persoalan konsistensi Newcastle semakin terlihat.
Ada pula catatan khusus ketika Hull datang ke St James’ Park. Newcastle belum pernah menang dalam tiga pertemuan kandang terakhir melawan The Tigers di Premier League. Rinciannya satu imbang dan dua kekalahan. Pertemuan terakhir di markas Newcastle pada September 2014 bahkan berakhir 2-2 setelah tuan rumah sempat tertinggal dua gol.
Hull Mulai Bermimpi
Jika Newcastle sedang mencari jawaban, Hull datang membawa momentum. Pendukung The Tigers bahkan sempat menyanyikan lagu bernada percaya diri tentang peluang menjuarai Premier League ketika tim mereka menghadapi Chelsea pekan lalu.
Bukan tanpa alasan.
Hull dua kali unggul melalui Mohamed Belloumi dan sempat berada di ambang kemenangan tandang bersejarah atas Chelsea. Namun, Joao Pedro akhirnya menyelamatkan tuan rumah lewat gol pada babak kedua.
Hasil 2-2 tetap menjadi pencapaian penting bagi pasukan Sergej Jakirovic. Sebelumnya, Hull sudah mengalahkan Manchester United 2-0 dan Coventry City 1-0. Mereka juga mampu menahan Aston Villa, juara Liga Europa, dengan skor 0-0.
Delapan poin dari empat pertandingan membuat Hull menempati posisi keempat. Di antara klub-klub promosi, hanya Nottingham Forest pada musim 1994/95 dan Bolton Wanderers pada 2001-2002 yang mengumpulkan lebih banyak poin dalam empat laga pertama, yakni 10 poin.
Hull kini memburu catatan lain: menjadi tim promosi pertama sejak Portsmouth pada 2003-2004 yang melewati lima pertandingan awal Premier League tanpa kekalahan. Namun, ada sisi lain dari statistik tersebut. Jika kalah di St James’ Park, Hull akan menelan kekalahan ke-16 dalam 21 pertandingan kasta tertinggi.
Newcastle Kehilangan Sejumlah Pemain
Newcastle menghadapi persoalan cedera yang cukup panjang. Anthony Elanga masih absen, sementara Jacob Ramsey mengalami masalah pada paha ketika pemanasan sebelum laga melawan Leeds. Nico Gonzalez juga tidak dapat dimainkan setelah mengalami gegar otak di Elland Road.
Selain itu, Amar Dedic mengalami cedera hamstring. Dan Burn dan Ewen Jaouen bermasalah pada pergelangan kaki, Joelinton mengalami cedera paha, sedangkan William Osula mengalami masalah pada kaki.
Kondisi tersebut dapat membuka kesempatan bagi Bazoumana Toure untuk tampil sejak menit pertama di Premier League setelah mencetak gol hiburan ketika menghadapi Leeds. Jika Toure dipercaya menjadi starter, Jacob Murphy berpotensi kehilangan tempat. Harvey Barnes juga dapat bergeser ke sisi kanan.
Di lini tengah, Sean Steur yang baru berusia 18 tahun berpeluang kembali bekerja sama dengan Lewis Miley, 20 tahun. Joe Willock dan Aladji Bamba menjadi alternatif. Tino Livramento juga bersaing untuk mengisi posisi bek kanan, sedangkan Fabian Schar berpeluang masuk ke jantung pertahanan.
Hull Juga Punya Masalah Cedera
Hull tidak sepenuhnya datang dengan skuad utuh. Ilyas Ansah mengalami masalah punggung. Jack Butland cedera bahu, sementara Charlie Hughes dan Hidemasa Morita bermasalah pada pangkal paha. Elliot Matazo dan Darko Gyabi juga tidak tersedia karena alasan kebugaran sekaligus status tidak memenuhi syarat bermain.
Nobel Mendy menjadi perhatian terbesar setelah mengalami cedera kepala dalam pertandingan melawan Chelsea dan harus dibawa ke rumah sakit. Situasi tersebut berpotensi membuka tempat bagi rekrutan baru Lucas Herrington. Pemain berusia 19 tahun itu bisa dipercaya mengisi pertahanan bersama John Egan dan Semi Ajayi.
Jakirovic diperkirakan tidak melakukan banyak perubahan pada komposisi lainnya. Namun, Brooke Norton-Cuffy, Lucas Gourna-Douath, Tim Iroegbunam, Sorba Thomas, dan Mohamed-Ali Cho tetap memiliki peluang merebut tempat di tim utama.
Perkiraan Susunan Pemain
Newcastle United: Hornicek; Livramento, Thiaw, Botman, Hall; Steur, L. Miley; Barnes, Fernandez-Pardo, Toure; Wissa.
Hull City: Tzolakis; Ajayi, Egan, Herrington; Coyle, Slater, Crooks, Giles; Belloumi, Stroud; McBurnie.
Lima Duel yang Bisa Menentukan Pertandingan
1. Lini belakang Newcastle vs serangan Hull
Inilah titik paling krusial. Newcastle terlalu sering memberikan ruang tembak kepada lawan. Hull datang dengan lini depan yang sedang percaya diri.
2. Mohamed Belloumi vs pertahanan Newcastle
Belloumi mencetak dua gol ke gawang Chelsea. Pergerakannya dari lini depan akan menjadi salah satu ancaman yang harus diperhatikan Newcastle.
3. Sean Steur dan Lewis Miley vs lini tengah Hull
Jika Jaissle menurunkan dua pemain muda tersebut, Newcastle akan mengandalkan energi dan mobilitas. Namun, mereka harus mampu mengimbangi permainan fisik Hull.
4. Harvey Barnes di sisi sayap
Perubahan posisi Barnes dapat menjadi salah satu cara Newcastle menambah daya dobrak. Kecepatan dan kemampuan Barnes menyerang ruang akan penting ketika Hull bertahan lebih dalam.
5. Bola mati dan duel fisik
Leeds menunjukkan bahwa Newcastle kesulitan menghadapi pertandingan dengan intensitas tinggi. Hull kemungkinan akan menguji aspek tersebut melalui duel fisik dan situasi bola mati.
Prediksi skor: Newcastle United 2-2 Hull City.
Newcastle memang memiliki alasan kuat untuk mengejar kemenangan. Bermain di St James’ Park setelah kekalahan 1-4 tentu menuntut respons.
Tetapi Hull sedang berada dalam periode ketika kepercayaan diri tumbuh dari pertandingan ke pertandingan.
Pertahanan Newcastle yang rapuh membuat laga ini berpotensi berjalan terbuka. Hull juga telah menunjukkan kemampuan mencetak gol sekaligus bertahan menghadapi klub-klub dengan kualitas lebih tinggi. Karena itu, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.
Hasil tersebut akan memperpanjang catatan tak terkalahkan Hull pada awal musim, sementara Newcastle masih harus menunggu momentum untuk benar-benar bangkit. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi