Roma vs Inter Milan: Gasperini Hadapi Ujian Berat dari Sang Juara Bertahan

Niklaas Andries • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 15:49 WIB
BIG MATCH: Roma akan menjamu Inter Milan dalam lanjutan Serie A (AS Roma)
BIG MATCH: Roma akan menjamu Inter Milan dalam lanjutan Serie A (AS Roma)

RADARBANYUWANGI.ID – Roma sedang berlari kencang. Empat pertandingan, empat kemenangan. Bahkan mesin gol mereka, Donyell Malen, sudah mengoleksi enam gol. Tetapi ujian berikutnya jauh lebih berat, Inter Milan, sang juara bertahan Serie A.

Pertemuan Roma kontra Inter Milan menjadi salah satu pertandingan paling menarik pekan ini. Roma datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Torino 2-0 di Turin.

Di bawah Gian Piero Gasperini, yang memasuki musim keduanya sebagai pelatih, Roma mulai menunjukkan wajah yang berbeda. Permainan mereka terlihat semakin matang, sementara hasil pertandingan terus berpihak kepada Giallorossi.

Malen menjadi salah satu pusat perhatian. Penyerang asal Belanda itu kembali mencatatkan namanya di papan skor ketika Roma menundukkan Torino. Gol tersebut membuat koleksinya menjadi enam gol sepanjang musim ini.

Nicolo Pisilli kemudian memastikan Roma pulang membawa tiga poin lewat gol pada menit-menit akhir.

Kini tantangannya berubah. Inter datang dengan status juara bertahan dan membawa modal kemenangan dramatis atas Udinese.

Inter Belum Sepenuhnya Meyakinkan

Inter Milan juga memiliki empat kemenangan dari empat pertandingan. Namun, perjalanan mereka tidak selalu mulus.

Pekan lalu, Nerazzurri harus bangkit dari ketertinggalan dua gol sebelum akhirnya mengalahkan Udinese 5-3 dalam pertandingan yang penuh gol di San Siro.

Pekan sebelumnya pun ceritanya hampir sama. Inter kembali tertinggal dua gol ketika menghadapi Napoli sebelum membalikkan keadaan.

Dua kemenangan comeback tersebut memperlihatkan satu hal: Inter memiliki kemampuan untuk merespons tekanan. Namun, performa mereka belum sepenuhnya mencapai standar yang biasanya melekat pada tim juara bertahan.

Pada Agustus, Inter juga meraih kemenangan atas Monza dan Cagliari, tetapi penampilannya dinilai belum konsisten seperti yang diharapkan dari tim besutan juara bertahan tersebut.

Karena itu, duel di Roma menjadi ujian penting. Bukan hanya untuk mempertahankan rekor kemenangan, tetapi juga untuk melihat seberapa kuat Inter menghadapi Roma yang sedang berada dalam momentum positif.

Roma Masih Menunggu Kondisi Ndicka

Roma kemungkinan masih harus mempertimbangkan kondisi Evan Ndicka. Mantan bek Bayer Leverkusen itu absen saat Roma bertandang ke markas Torino karena sakit. Dengan waktu pemulihan yang masih tersedia, peluangnya untuk kembali tetap terbuka.

Namun, status Ndicka masih diragukan. Sementara itu, Roma diperkirakan menggunakan formasi 3-4-2-1.

Prediksi XI Roma: Svilar; Mancini, Balerdi, Mario Hermoso; Lulli, Cristante, Pisilli, Nahuel Molina; Matias Soule, Dybala; Malen.

Absen: Bah (cedera). Diragukan: Ndicka (sakit).

Kehadiran Malen tentu menjadi salah satu ancaman terbesar Roma. Enam gol sudah cukup menjadi peringatan bagi lini belakang Inter.

Inter Kehilangan Calhanoglu

Masalah Inter justru muncul dari sektor tengah dan pertahanan. Hakan Calhanoglu dipastikan absen dalam perjalanan ke ibu kota. Kehilangan gelandang asal Turki itu bisa memengaruhi keseimbangan permainan Inter, terutama dalam membangun serangan sekaligus mengontrol tempo.

Selain itu, bek tengah asal Inggris, John Stones, juga masih diragukan tampil. Inter diprediksi tetap menggunakan sistem 3-5-2.

Prediksi XI Inter: Josep Martinez; Akanji, Pavard, Bastoni; Diouf, Barella, Zielinski, Mkhitaryan, Dimarco; Esposito, Lautaro Martinez.

Duel ini pada akhirnya bukan sekadar pertemuan dua tim dengan rekor sempurna. Roma datang membawa momentum dan ketajaman Malen. Inter datang dengan pengalaman sebagai juara bertahan dan kemampuan membalikkan keadaan ketika berada dalam posisi sulit. Empat kemenangan beruntun akan dipertaruhkan.

Roma ingin mempertahankan kesempurnaan. Inter ingin membuktikan bahwa dua comeback beruntun bukan sekadar kebetulan. Di situlah pertandingan ini menjadi menarik. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Roma vs Inter Milan Donyell Malen serie a inter milan roma