RADARBANYUWANGI.ID – Espanyol dan Elche sama-sama datang dengan membawa kekalahan. Tetapi cara mereka kalah membuat pertandingan ini menarik.
Espanyol tumbang 1-2 di markas Rayo Vallecano pada Selasa. Elche lebih dramatis. Mereka sempat tertinggal dua gol dari Real Madrid, kemudian menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-83 sebelum akhirnya kebobolan gol Carlos Espi pada masa tambahan waktu. Kini keduanya bertemu pada Jumat malam dalam lanjutan La Liga.
Espanyol memiliki posisi yang jauh lebih nyaman. Dari enam pertandingan, tim asal Catalunya itu mengoleksi tujuh poin hasil dua kemenangan, satu imbang, dan tiga kekalahan. Mereka berada di peringkat kedelapan klasemen.
Sebaliknya, Elche masih menjadi penghuni dasar klasemen. Enam pertandingan menghasilkan dua hasil imbang dan empat kekalahan. Baru dua poin yang dikumpulkan. Namun angka klasemen tidak seluruhnya menceritakan keadaan Elche.
Tim asuhan Martin Anselmi memang memiliki masalah besar di lini belakang. Mereka sudah kebobolan 16 gol, terbanyak di La Liga sejauh musim ini berjalan. Tetapi ada sisi lain yang cukup menarik: Elche telah mencetak delapan gol. Jumlah tersebut bahkan lebih banyak daripada milik Real Betis yang saat ini berada di posisi ketiga.
Espanyol mencari respons
Espanyol sebenarnya menunjukkan perbaikan sepanjang September. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Sevilla, kemudian menang 2-0 atas Osasuna. Empat poin dari dua pertandingan sempat membuat langkah mereka terlihat menjanjikan. Kekalahan dari Rayo kemudian menghentikan momentum itu.
Manolo Gonzalez tentu berharap respons berbeda ketika menghadapi Elche. Apalagi Espanyol memiliki catatan pertemuan yang cukup baik. Mereka tidak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Elche. Pada musim 2025-2026, Espanyol juga menang tipis 1-0 dalam pertandingan yang sama.
Tetapi pertandingan terakhir kedua tim pada Maret 2026 berakhir 2-2. Elche sendiri terakhir kali mengalahkan Espanyol pada Januari 2022. Dari 49 pertemuan di semua kompetisi, Elche baru meraih 15 kemenangan.
Elche datang dengan modal dari Bernabeu
Posisi Elche memang buruk. Tetapi penampilan terakhir mereka memberikan alasan untuk tetap percaya diri.
Menghadapi Real Madrid, Elche tidak menyerah meski tertinggal dua gol. Mereka mampu mengejar hingga 2-2 pada menit ke-83. Hanya saja, cerita indah itu runtuh pada masa tambahan waktu ketika Carlos Espi mencetak gol kemenangan untuk Real Madrid.
Sebelumnya, Elche juga mampu membawa pulang satu poin dari markas Athletic Bilbao. Pertandingan pada 12 September itu berakhir 1-1. Artinya, ada tanda bahwa Elche mampu memberikan perlawanan ketika bermain di kandang lawan.
Persoalannya tetap sama: pertahanan. Jika lini belakang kembali mudah ditembus, kerja keras para pemain depan bisa kembali sia-sia.
Rekor enam laga terakhir Espanyol
Espanyol mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam enam pertandingan terakhir La Liga.
Espanyol 3-0 Levante
Espanyol 1-2 Real Madrid
Real Sociedad 2-1 Espanyol
Espanyol 1-1 Sevilla
Osasuna 0-2 Espanyol
Rayo Vallecano 2-1 Espanyol
Rekor enam laga terakhir Elche
Elche belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir.
Deportivo La Coruna 1-1 Elche
Elche 0-5 Barcelona
Racing Santander 3-2 Elche
Elche 2-3 Real Sociedad
Athletic Bilbao 1-1 Elche
Elche 2-3 Real Madrid
Berita tim Espanyol
Espanyol dipastikan kehilangan Omar El Hilali. Bek berusia 23 tahun itu menerima kartu merah pada penghujung pertandingan melawan Rayo Vallecano. Daftar pemain yang absen juga cukup panjang. Javi Puado, Kike Garcia, Jofre Carreras, dan Andoni Gorosabel masih harus menepi karena cedera.
Gonzalez kemungkinan melakukan perubahan setelah kekalahan terakhir. Bryan Zaragoza dan Exposito menjadi dua nama yang berpeluang masuk sejak awal. Sementara itu, Jose Angel Lopez diperkirakan mengisi posisi yang ditinggalkan El Hilali.
Berita tim Elche
Jadwal yang padat membuat Anselmi diperkirakan melakukan rotasi. Thomas Lemar, Ruben Sanchez, dan Fer Nino disebut memiliki peluang untuk mendapatkan tempat di starting XI setelah sebelumnya berada di bangku cadangan.
Elche tetap tidak dapat menurunkan Yago Santiago yang masih bermasalah dengan cedera lutut. Adam Boayar juga kemungkinan absen akibat persoalan otot.
Perkiraan susunan pemain
Espanyol: Dmitrovic; J Lopez, Riedel, Cabrera, Hinojo; Gonzalez, Exposito; Hernandez, Zaragoza, Hartman; R Fernandez.
Elche: Dituro; R Sanchez, Redondo, Chust, Revivo; Lemar, Neto, Aguado, Villar, Nino; Osorio.
Lima duel yang bisa menentukan
1. Pertahanan Espanyol vs serangan Elche
Elche mungkin berada di dasar klasemen, tetapi mereka sudah mencetak delapan gol. Espanyol tidak boleh menganggap lawannya hanya akan bertahan.
2. Lini belakang Elche menghadapi tekanan tuan rumah
Inilah titik yang paling mengkhawatirkan bagi Elche. Enam belas gol telah bersarang di gawang mereka. Menghadapi Espanyol, kesalahan kecil bisa kembali menjadi masalah besar.
3. Bryan Zaragoza di antara garis pertahanan
Jika Zaragoza benar-benar dimainkan, pergerakannya dapat menjadi salah satu cara Espanyol membongkar pertahanan Elche yang kerap terbuka.
4. Pergantian pemain Elche
Anselmi harus menyeimbangkan kebutuhan melakukan rotasi dengan usaha menjaga daya saing tim. Thomas Lemar dan Fer Nino menjadi opsi yang dapat mengubah dinamika permainan.
5. Bola mati dan menit-menit akhir
Dua tim ini sama-sama memiliki pertandingan terakhir yang ditentukan pada fase akhir. Elche bahkan kebobolan gol kemenangan Real Madrid pada masa tambahan waktu. Konsentrasi hingga peluit terakhir menjadi penting.
Prediksi skor: Espanyol 1-1 Elche.
Di atas kertas, Espanyol memiliki modal lebih baik. Posisi klasemen, rekor pertemuan, dan performa kandang membuat mereka terlihat lebih siap. Tetapi Elche baru saja menunjukkan bahwa mereka tidak mudah menyerah.
Pertandingan ini berpotensi berjalan lebih ketat daripada yang tercermin dari klasemen. Elche memiliki kemampuan mencetak gol, sedangkan Espanyol sedang mencari konsistensi setelah kekalahan dari Rayo Vallecano.
Hasil imbang akan menjadi tambahan poin yang berarti bagi Elche sekaligus membuat Espanyol gagal sepenuhnya memanfaatkan status sebagai tuan rumah. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi