RADARBANYUWANGI.ID – Sassuolo datang ke markas Monza dengan modal yang sulit dianggap remeh. Pekan lalu, mereka baru saja menumbangkan Juventus dalam laga dramatis 3-2. Kini, tantangannya justru klub yang belum meraih kemenangan di Serie A.
Pertandingan Monza kontra Sassuolo akan berlangsung Jumat malam. Di atas kertas, laga ini mempertemukan dua tim dengan suasana yang berbeda. Sassuolo sedang menikmati kepercayaan diri. Monza justru sedang mencari jalan keluar.
Sassuolo mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan. Sebaliknya, Monza baru mengumpulkan satu poin setelah empat laga. Kekalahan 2-3 dari Lecce pekan lalu membuat posisi mereka semakin tertekan.
Namun sepak bola Serie A punya kebiasaan sendiri. Tim yang sedang terpuruk bisa tiba-tiba menjadi sulit dikalahkan.
Sassuolo Baru Saja Menjatuhkan Juventus
Kemenangan atas Juventus menjadi suntikan energi besar bagi Sassuolo. Sebastiano Esposito mencetak gol pada penampilan sebagai starter pertamanya. Juventus kemudian menyamakan kedudukan. Sassuolo kembali unggul setelah Kieron Bowie masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol.
Juventus sempat kembali menyamakan skor pada masa injury time. Tetapi pertandingan belum selesai.
Vasilije Adzic, pemain milik Juventus yang sedang memperkuat Sassuolo, justru menjadi penentu. Ia mencetak gol pada detik-detik terakhir dan membuat klub induknya pulang tanpa poin. Bagi Sassuolo, kemenangan itu seperti membayar utang. Seminggu sebelumnya mereka kehilangan kemenangan setelah Bologna menyamakan skor pada menit-menit akhir.
Start bersama pelatih baru Alberto Aquilani pun terlihat menjanjikan. Sassuolo juga sudah memastikan tempat di babak 16 besar Coppa Italia dan akan kembali bertemu Juventus. Ada satu catatan yang mengganggu.
Sassuolo belum pernah menang dalam delapan pertandingan tandang terakhir di semua kompetisi. Rekor tersebut terakhir kali terputus pada Februari. Jadi, perjalanan ke Monza bukan sekadar kesempatan memperpanjang momentum. Ini juga ujian apakah Sassuolo benar-benar sudah berubah.
Monza Sedang Mengejar Napas
Monza punya sejarah pertemuan yang menarik. Sassuolo belum pernah mengalahkan mereka di Serie A. Dalam empat pertemuan sebelumnya, Monza mengumpulkan 10 poin. Tetapi kondisi sekarang berbeda.
Monza belum memenangkan satu pun pertandingan Serie A musim ini. Mereka kalah tiga kali dan hanya sekali bermain imbang. Kekalahan terakhir datang dari Lecce. Awal pertandingan menjadi mimpi buruk. Monza sudah tertinggal dua gol hanya dalam 12 menit.
Mereka memang mampu memperkecil ketertinggalan, tetapi harus terus mengejar sampai peluit akhir dan akhirnya kalah 2-3. Masalah terbesar Monza bukan hanya permainan terbuka. Bola mati juga menjadi pekerjaan rumah.
Mereka sudah kebobolan enam gol dari situasi set piece di liga. Lemah menghadapi sepak pojok membuat pertahanan Monza kembali menjadi sorotan. Jika persoalan itu tidak segera diperbaiki, Sassuolo memiliki pemain yang bisa menghukumnya.
Berardi Bisa Menjadi Pembeda
Nama Domenico Berardi kembali menjadi salah satu pusat perhatian. Pemain senior Sassuolo itu punya catatan menarik ketika menghadapi tim promosi. Dalam 21 pertandingan liga terakhir melawan klub yang baru naik kasta, Berardi terlibat langsung dalam 19 gol. Angka itu menjelaskan mengapa pengalaman Berardi masih penting bagi Sassuolo.
Di depannya, Aquilani harus menentukan pilihan antara Esposito dan Bowie. Esposito baru saja mencetak gol pada debut penuhnya sebagai starter. Bowie juga telah menunjukkan bahwa dirinya bisa mengubah pertandingan setelah masuk dari bangku cadangan.
Sassuolo memiliki pilihan.
Dan pilihan itu muncul di saat kepercayaan diri tim sedang tinggi. Sassuolo Juga Tidak Turun dengan Skuad Utuh Momentum positif Sassuolo datang bersamaan dengan daftar cedera yang panjang.
Fali Cande, Edoardo Pieragnolo, dan Ismael Kone masih absen dalam jangka panjang. Daniel Boloca dan Cristian Volpato juga belum dapat dimainkan. Sebastian Walukiewicz masih diragukan tampil.
Masalah lainnya datang dari lini belakang. Jay Idzes dipastikan menepi sekitar enam pekan setelah mengalami cedera paha. Kondisi tersebut memaksa Aquilani kembali mengandalkan kedalaman skuad.
Monza Kehilangan Beberapa Pemain Penting
Tuan rumah juga tidak lengkap. Kapten Matteo Pessina harus absen, begitu pula Jan Ziolkowski dan wing-back Idrissa Toure. Patrick Ciurria, Cyril Ngonge, serta Ricardo Mangas masih berstatus diragukan.
Ada kabar lebih baik di lini depan. Gustavo Varela sudah kembali bermain dan menjadi satu-satunya pemain Monza yang telah mencetak lebih dari satu gol di Serie A musim ini. Patrick Cutrone dan Dany Mota menjadi opsi lain untuk mendampingi Varela.
Perkiraan Susunan Pemain Monza vs Sassuolo
Monza: Tornqvist; Kouadio, Lucchesi, Carboni; Birindelli, Akinsanmiro, Folorunsho, Bakoune; Colpani, Robinson; Varela.
Sassuolo: Muric; Cinquegrano, Caleta-Car, Leysen, Doig; Lipani, Matic, Thorstvedt; Berardi, Esposito, Lauriente.
Duel yang Bisa Menentukan Pertandingan
Pertandingan ini kemungkinan ditentukan oleh cara Monza menghadapi tekanan Sassuolo. Monza harus memperbaiki pertahanan bola mati. Sassuolo justru punya kemampuan memanfaatkan situasi seperti itu dan memiliki pemain depan yang sedang percaya diri.
Di sisi lain, Sassuolo harus membuktikan bahwa kemenangan atas Juventus bukan sekadar ledakan sesaat. Pertandingan tandang selalu membawa cerita berbeda. Terlebih Sassuolo belum menang dalam delapan laga tandang terakhir.
Prediksi skor: Monza 1-2 Sassuolo.
Monza punya satu keuntungan: bermain di kandang dan memiliki catatan pertemuan yang lebih baik dalam sejarah Serie A. Namun kondisi kedua tim saat ini menunjukkan arah yang berbeda.
Sassuolo datang dengan tujuh poin dari empat pertandingan, baru mengalahkan Juventus, dan memiliki kepercayaan diri yang sedang tumbuh. Monza justru belum menang dan sudah tiga kali kalah.
Karena itu, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat. Monza masih punya peluang membuat Sassuolo kerepotan, tetapi momentum dan organisasi permainan tim tamu membuat mereka lebih berpeluang membawa pulang tiga poin. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi