RADARBANYUWANGI.ID – Anoeta Stadium akan menjadi panggung pertemuan dua tim yang datang ke Liga Europa dengan cerita berbeda. Real Sociedad membawa pengalaman panjang di kompetisi Eropa, sedangkan Bournemouth justru baru akan merasakan atmosfer pertandingan Eropa untuk pertama kalinya.
Keduanya bertemu pada laga perdana fase liga Liga Europa, Kamis malam. Real Sociedad datang setelah dihantam Atletico Madrid 0-3 di La Liga. Bournemouth sedikit lebih beruntung karena menutup laga terakhirnya di Premier League dengan hasil imbang 2-2 melawan Brentford.
Pertandingan ini menarik bukan semata karena mempertemukan klub Spanyol dan Inggris. Ada dua kebutuhan yang bertabrakan. Real Sociedad membutuhkan panggung Eropa untuk mengangkat kembali kepercayaan diri, sementara Bournemouth ingin membuktikan bahwa debut di Eropa bukan sekadar bonus dari keberhasilan musim lalu.
Real Sociedad Ingin Bangkit di Eropa
Musim 2025-2026 bukan musim yang mudah bagi Real Sociedad. Mereka hanya finis di posisi ke-10 La Liga. Namun, tiket Liga Europa tetap berada di tangan karena keberhasilan memenangkan Copa del Rey.
Awal musim ini pun belum sepenuhnya meyakinkan. Dari enam pertandingan La Liga, Real Sociedad mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan. Mereka kini berada di peringkat ke-12 dengan tujuh poin. Kekalahan 0-3 dari Atletico Madrid di kandang menjadi alarm terakhir sebelum perhatian beralih ke Eropa.
Di sinilah pengalaman bisa menjadi modal penting. Real Sociedad bukan pendatang baru di panggung kontinental. Mereka sudah 120 kali tampil dalam berbagai kompetisi Eropa sepanjang sejarah.
Pada Liga Europa 2024-2025, langkah mereka terhenti di babak 16 besar setelah disingkirkan Manchester United. Semusim sebelumnya, Real Sociedad bahkan mampu mencapai 16 besar Liga Champions 2023-2024.
Kini, Pellegrino Matarazzo harus mencari cara agar pengalaman itu berubah menjadi keuntungan di lapangan. Apalagi lawan yang datang bukan tim yang bisa dianggap ringan.
Bournemouth Membawa Energi Tim Debutan
Bournemouth memiliki cerita yang berbeda. Inilah kali pertama The Cherries tampil di kompetisi Eropa. Tiket tersebut mereka dapatkan setelah mengakhiri Premier League musim lalu di posisi keenam.
Marco Rose tentu berharap debut itu tidak berubah menjadi sekadar pengalaman. Namun, performa Bournemouth pada awal musim juga belum stabil. Dalam lima pertandingan di dua kompetisi, mereka baru meraih satu kemenangan. Itu pun terjadi di Piala Liga Inggris ketika menghancurkan Lincoln City 4-0.
Di Premier League, Bournemouth belum menang. Mereka mencatat tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Koleksi tiga poin membuat mereka berada di peringkat ke-15. Hasil imbang 2-2 melawan Brentford menjadi bekal terakhir sebelum terbang ke Spanyol.
Justru karena status sebagai debutan, Bournemouth bisa tampil tanpa beban. Mereka tidak membawa sejarah kegagalan di Eropa. Yang mereka bawa adalah rasa penasaran. Dan rasa penasaran itu bisa menjadi energi.
Bentuk Performa Kedua Tim
Real Sociedad dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi mencatat tiga kekalahan, satu hasil imbang, dan dua kemenangan. Rinciannya:
Real Betis 1-0 Real Sociedad
Real Madrid 4-1 Real Sociedad
Real Sociedad 2-1 Espanyol
Real Sociedad 0-0 Celta Vigo
Elche 2-3 Real Sociedad
Real Sociedad 0-3 Atletico Madrid
Bournemouth sedikit lebih konsisten dalam hasil, meski belum menemukan kemenangan di Premier League. Lima pertandingan terakhir mereka menghasilkan satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan satu kekalahan:
Manchester City 2-1 Bournemouth
Bournemouth 1-1 Everton
Newcastle United 2-2 Bournemouth
Bournemouth 4-0 Lincoln City
Bournemouth 0-0 Brentford
Catatan tersebut memperlihatkan satu hal, Bournemouth cukup sulit dikalahkan, tetapi masih kesulitan mengubah pertandingan menjadi kemenangan.
Perhatian Tertuju kepada Oyarzabal
Real Sociedad tidak bisa menurunkan seluruh kekuatannya. Alvaro Odriozola masih absen karena cedera jangka panjang. Igor Zubeldia juga belum tersedia akibat masalah kebugaran.
Jon Aramburu turut absen. Bek tersebut menjalani hukuman setelah mendapat kartu merah ketika Real Sociedad menghadapi Manchester United di kompetisi musim 2024-2025. Namun, ada satu nama yang langsung mencuri perhatian: Mikel Oyarzabal.
Penyerang sekaligus kapten Real Sociedad itu datang dengan status pemain yang membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Pengalamannya di level internasional akan menjadi salah satu senjata penting tuan rumah. Hector Fort juga diperkirakan mendapat kesempatan tampil sejak awal. Bek kanan tersebut baru bergabung dari Barcelona pada akhir Agustus.
Bournemouth Tanpa Empat Pemain
Bournemouth juga datang dengan sejumlah persoalan cedera. Julian Araujo, Amine Adli, Veljko Milosavljevic, dan Eli Junior Kroupi dipastikan tidak tersedia untuk pertandingan Liga Europa ini.
Meski demikian, susunan pemain The Cherries diperkirakan tidak mengalami banyak perubahan. Rayan, Justin Kluivert, dan Marcus Tavernier kemungkinan menjadi tiga pemain yang bergerak di belakang Evanilson sebagai ujung tombak.
Di lini tengah, Alex Scott menjadi pemain yang patut diamati. Penampilannya di Liga Europa dapat menjadi etalase penting karena sejumlah klub besar diperkirakan akan memantau situasinya menjelang bursa transfer musim panas mendatang.
Lima Duel Taktik yang Bisa Menentukan Pertandingan
1. Oyarzabal dan Sucic vs lini belakang Bournemouth
Real Sociedad memiliki pemain yang mampu menciptakan ancaman dari area depan. Oyarzabal dapat bergerak melebar maupun masuk ke ruang sentral. Jika Bournemouth terlalu dalam bertahan, ruang di sekitar kotak penalti bisa menjadi wilayah berbahaya bagi Real Sociedad.
2. Kluivert-Tavernier vs bek sayap Real Sociedad
Bournemouth berpotensi mengandalkan kecepatan pemain dari sisi lapangan. Kluivert dan Tavernier dapat menjadi outlet ketika tim Inggris itu keluar dari tekanan. Pertarungan di sektor sayap bisa menentukan apakah Bournemouth mampu mengubah transisi menjadi peluang nyata.
3. Alex Scott vs lini tengah Sociedad
Scott memiliki kesempatan memainkan peran penting dalam menjaga aliran bola Bournemouth. Jika Real Sociedad berhasil memutus suplai ke gelandang Bournemouth, tim tamu bisa kehilangan kendali. Sebaliknya, jika Scott mendapatkan waktu untuk mengatur permainan, Bournemouth bisa membuat tuan rumah frustrasi.
4. Evanilson vs duet bek tengah Sociedad
Evanilson akan menjadi titik akhir serangan Bournemouth. Tantangannya adalah menghadapi pertahanan Real Sociedad yang kemungkinan mencoba menguasai bola sejak awal.
Pergerakan Evanilson tanpa bola akan sama pentingnya dengan kemampuannya menyelesaikan peluang.
5. Pengalaman Eropa vs energi debutan
Ini bukan duel taktik di papan tulis. Tetapi bisa menjadi duel mental paling menentukan. Real Sociedad sudah terbiasa bermain di Eropa. Bournemouth belum pernah merasakannya.
Pengalaman biasanya membantu ketika pertandingan memasuki menit-menit sulit. Namun, tim debutan justru sering bermain lebih bebas karena tidak dibebani masa lalu.
Perkiraan Susunan Pemain
Real Sociedad: Marrero; Fort, Sarr, Pacheco, Gomez; Ochieng, Herrera, Soler, Guedes; Oyarzabal, Sucic.
Bournemouth: Petrovic; Smith, Hill, Silva, Truffert; Adams, Scott; Rayan, Kluivert, Tavernier; Evanilson.
Prediksi skor: Real Sociedad 2-2 Bournemouth.
Real Sociedad memang memiliki pengalaman Eropa yang jauh lebih panjang. Mereka juga bermain di hadapan pendukung sendiri.
Namun, performa terbaru menunjukkan bahwa pertahanan mereka masih dapat ditembus. Kekalahan 0-3 dari Atletico menjadi bukti paling baru. Bournemouth pun memiliki persoalan serupa dalam hal konsistensi. Bedanya, The Cherries memperlihatkan kemampuan bertahan dari kekalahan dengan tiga hasil imbang di Premier League.
Karena itu, pertandingan di Anoeta berpotensi berjalan terbuka. Real Sociedad memiliki kualitas untuk mencetak gol. Bournemouth juga mempunyai pemain yang mampu memanfaatkan ruang ketika tuan rumah terlalu agresif.
Satu poin untuk masing-masing tim terasa sebagai hasil yang masuk akal dari duel pembuka yang berpotensi berlangsung menghibur. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi