Sunderland vs AZ Alkmaar: Kembalinya The Black Cats ke Eropa Diuji Klub Belanda

Niklaas Andries • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 10:46 WIB
KOMPETISI EROPA: Sunderland akan menjamu AZ Alkmaar dalam Liga Europa (Sunderland)
KOMPETISI EROPA: Sunderland akan menjamu AZ Alkmaar dalam Liga Europa (Sunderland)

RADARBANYUWANGI.ID – Lima puluh tiga tahun bukan waktu yang sebentar untuk menunggu sebuah malam Eropa. Sunderland akhirnya kembali merasakan atmosfer kompetisi antarklub UEFA. Stadium of Light akan menjadi saksi ketika The Black Cats menjamu AZ Alkmaar pada matchday pertama fase liga Liga Europa, Rabu malam.

Bagi Sunderland, pertandingan ini bukan sekadar pembuka kompetisi. Ini adalah penanda bahwa perjalanan klub yang lima musim lalu masih bermain di kasta ketiga Inggris kini telah berubah drastis. Musim lalu, Sunderland membuat kejutan dengan finis di posisi ketujuh Premier League. Tiket Eropa pun menjadi hadiah atas pencapaian tersebut.

Namun, kembali ke Eropa tidak otomatis berarti perjalanan akan mudah. Sunderland datang dengan modal yang belum stabil. Dalam lima pertandingan domestik terakhir di semua kompetisi, mereka meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Kekalahan terakhir bahkan terjadi di kandang sendiri. Arsenal datang ke Stadium of Light pada Sabtu lalu dan pulang membawa kemenangan 2-0. Pelatih Regis Le Bris mengaku frustrasi. Sunderland merasa mampu memberikan perlawanan seimbang kepada juara Premier League tersebut, tetapi akhirnya tetap kehilangan poin.

Masalah lain juga muncul di kandang. Sunderland sudah lima kali kalah dalam sembilan pertandingan Premier League terakhir di Stadium of Light. Dalam periode itu mereka hanya meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Kini tantangan berikutnya adalah AZ Alkmaar. Dan lawan ini datang dengan kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi.

AZ Datang dengan Mesin yang Sedang Panas

AZ Alkmaar memang hanya finis ketujuh di Eredivisie musim lalu. Tetapi mereka tetap mendapatkan tiket Liga Europa setelah menjuarai KNVB Beker. Di final, AZ bahkan menang telak 5-1 atas NEC. Mereka kemudian membuat kejutan lain dengan mengalahkan PSV Eindhoven 4-0 pada Johan Cruyff Shield.

Start di liga juga memperlihatkan bahwa kemenangan tersebut bukan kebetulan. Dalam enam pertandingan awal Eredivisie musim ini, AZ menang lima kali dan hanya sekali bermain imbang.

Den Haag dikalahkan 2-0. FC Utrecht dihajar 4-1. Fortuna Sittard ditaklukkan 2-0. Go Ahead Eagles dibungkam 5-2 dan Heerenveen dikalahkan 3-2. Baru Willem II yang berhasil menghentikan laju sempurna itu. AZ ditahan 1-1 di kandang sendiri setelah kebobolan gol pada menit ke-81.

Hasil tersebut membuat AZ berada di posisi kedua klasemen dan mengoleksi poin yang sama dengan PSV. Artinya, Sunderland menghadapi tim yang sedang menemukan ritmenya.

Benturan Dua Gaya

Pertandingan ini menarik karena kedua tim membawa persoalan yang berbeda. Sunderland punya keuntungan atmosfer kandang. Stadium of Light dipastikan penuh dan berisik. Momentum kembalinya mereka ke kompetisi Eropa setelah lebih dari lima dekade dapat menjadi energi tambahan.

Tetapi AZ memiliki sesuatu yang tidak kalah penting: konsistensi. Sunderland harus mampu menghindari pertandingan berubah menjadi duel terbuka. Jika ruang antarlini terlalu mudah diberikan, AZ memiliki cukup kualitas untuk menghukum tuan rumah.

Kehadiran Granit Xhaka menjadi penting. Pengalaman gelandang Swiss itu dibutuhkan Sunderland untuk mengontrol tempo sekaligus menghadapi tekanan AZ di area tengah. Di depan, Brian Brobbey menjadi tumpuan untuk memberikan ancaman fisik kepada pertahanan AZ.

Sebaliknya, AZ memiliki Ro-Zangelo Daal yang sedang produktif. Ia telah mencetak lima gol dalam tujuh pertandingan musim ini dan diperkirakan kembali menempati sisi kiri lini depan. Pertarungan di sayap bisa menjadi salah satu kunci. Jika Sunderland terlalu agresif menaikkan full-back, Daal dan rekan-rekannya akan mendapatkan ruang untuk melakukan serangan balik.

Rekor AZ di Inggris Tidak Menggembirakan

Ada satu catatan yang bisa membuat Sunderland lebih percaya diri. AZ punya sejarah buruk ketika menghadapi klub Inggris di kompetisi Eropa.

Dari 22 pertandingan sebelumnya, mereka hanya menang tiga kali. Sisanya berakhir dengan lima hasil imbang dan 14 kekalahan. Musim lalu, AZ kalah 1-3 ketika bertandang ke Crystal Palace di fase liga Conference League. Namun, catatan tersebut tidak boleh membuat Sunderland terlena.

Setahun sebelumnya, AZ pernah mengalahkan Tottenham Hotspur 1-0 di kandang sendiri pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Pengalaman Eropa mereka juga jauh lebih panjang. Ini akan menjadi penampilan kesembilan AZ di Liga Europa.

Musim lalu mereka bahkan melangkah sampai perempat final Conference League sebelum disingkirkan Shakhtar Donetsk dengan agregat 2-5. Jadi, jika Sunderland memiliki energi debutan, AZ memiliki pengalaman.

Kabar Tim Sunderland

Sunderland masih kehilangan Habib Diarra akibat cedera paha dan Romaine Mundle karena masalah lutut. Chemsdine Talbi, Jocelin Ta Bi, Melker Ellborg, Alan Browne, dan Aji Alese juga tidak masuk skuad Liga Europa.

Reinildo Mandava memang mendapat kartu merah ketika menghadapi Arsenal. Tetapi hukuman tersebut hanya berlaku untuk kompetisi domestik. Bek kiri itu tetap dapat dimainkan melawan AZ. Le Bris diperkirakan tetap menurunkan tim kuat.

Robin Roefs berada di bawah mistar, dengan Nordi Mukiele, Daniel Ballard, Kevin Danso, dan Reinildo di lini belakang. Xhaka kemungkinan berduet dengan N'Golo Sadiki di tengah. Sementara itu, Enzo Le Fee dapat menjadi penghubung lini tengah dan depan, dengan Malick Fofana berpeluang mendapatkan kesempatan sebagai starter. Brobbey diperkirakan menjadi ujung tombak.

Perkiraan susunan pemain Sunderland: Roefs; Mukiele, Ballard, Danso, Reinildo; Xhaka, Sadiki; Angulo, Le Fee, Fofana; Brobbey.

Kabar Tim AZ Alkmaar

AZ juga memiliki beberapa persoalan. Gelandang penting Kees Smit diperkirakan absen karena cedera pangkal paha. Denso Kasius juga mengalami masalah serupa.

Stije Resink masih berkutat dengan cedera lutut, sementara penjaga gawang Hobie Verhulst tidak dapat tampil karena tidak memenuhi syarat. Di lini depan, Ro-Zangelo Daal menjadi pemain yang patut mendapat perhatian khusus.

Lima gol dalam tujuh pertandingan menunjukkan bahwa pemain tersebut sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi. Ia kemungkinan ditempatkan di kiri, dengan Mexx Meerdink sebagai penyerang tengah dan Calvin Stengs di sisi kanan.

Di lini tengah, kapten Jordy Clasie akan menjadi pengatur permainan. Mantan pemain Southampton itu kemungkinan berduet dengan Peer Koopmeiners dan Dave Kwakman. Lewis Schouten dan Wouter Goes diperkirakan kembali menjadi duet bek tengah.

Perkiraan susunan pemain AZ Alkmaar: De Busser; Dijkstra, Goes, Schouten, Chavez; Clasie, Koopmeiners; Stengs, Kwakman, Daal; Meerdink.

Lima Duel Taktik yang Bisa Menentukan Pertandingan

1. Xhaka melawan tekanan lini tengah AZ

Sunderland membutuhkan Xhaka bukan hanya untuk bertahan, tetapi juga mengatur kapan permainan harus diperlambat atau dipercepat. Jika AZ mampu memutus distribusinya, Sunderland bisa kesulitan membangun serangan.

2. Daal menghadapi sisi kiri pertahanan Sunderland

Daal adalah ancaman terbesar AZ dalam beberapa pekan terakhir. Sunderland harus berhati-hati ketika full-back mereka maju. Ruang di belakang pertahanan dapat menjadi sasaran utama serangan AZ.

3. Brobbey melawan duet bek tengah AZ

Brobbey bisa menjadi solusi ketika Sunderland kesulitan membongkar pertahanan melalui kombinasi umpan pendek. Bola langsung ke depan dapat menjadi senjata untuk memanfaatkan kekuatan fisiknya.

4. Le Fee mencari ruang di antara lini

Pergerakan Le Fee berpotensi menjadi pembeda. Jika ia berhasil menerima bola di ruang antara gelandang dan bek AZ, Sunderland dapat menciptakan situasi dua lawan satu di sekitar kotak penalti.

5. Atmosfer Stadium of Light melawan ketenangan AZ

Ini bukan sekadar persoalan taktik. Sunderland menjalani pertandingan Eropa pertamanya di kandang dalam 53 tahun. Tekanan emosional bisa menjadi energi positif, tetapi juga bisa membuat pemain terburu-buru. AZ akan berusaha membuat pertandingan tetap tenang dan terkontrol.

Prediksi skor: Sunderland 1-1 AZ Alkmaar.

Sunderland punya satu keuntungan besar: kandang dan emosi debut Eropa. Tetapi AZ datang dengan statistik yang lebih meyakinkan. Lima kemenangan dari enam pertandingan Eredivisie menunjukkan tim Belanda tersebut sedang berada dalam bentuk terbaik.

Sunderland sendiri belum menemukan konsistensi. Karena itu, pertandingan diperkirakan berlangsung ketat. Sunderland akan mendapat dorongan besar dari suporter, tetapi AZ memiliki organisasi permainan dan produktivitas yang cukup untuk membuat tuan rumah tidak leluasa.

Satu poin mungkin bukan hasil yang spektakuler bagi Sunderland. Tetapi untuk malam pertama mereka kembali ke Eropa setelah 53 tahun, berbagi angka dengan tim yang sedang berada di papan atas Eredivisie bisa menjadi awal yang cukup menjanjikan. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Sunderland vs AZ Alkmaar prediksi Sunderland vs AZ sunderland az alkmaar liga europa