Barcelona vs Racing Santander: Blaugrana Terlalu Kuat, Tapi Ada Satu Ancaman

Niklaas Andries • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 12:48 WIB
SUPERIOR: Barcelona akan menjamu Racing Satander di ajang La Liga (Barcelona)
SUPERIOR: Barcelona akan menjamu Racing Satander di ajang La Liga (Barcelona)

RADARBANYUWANGI.ID – Barcelona sedang seperti kereta yang belum menemukan alasan untuk mengerem. Lima pertandingan La Liga, lima kemenangan. 21 gol sudah masuk ke gawang lawan.

Kini Racing de Santander datang ke Camp Nou. Di atas kertas, pertandingan ini memang terlihat timpang. Barcelona memimpin klasemen dengan 15 poin. Racing berada di posisi ke-10 dengan tujuh poin. Tetapi sepak bola tidak selalu sesederhana angka di klasemen.

Racing datang dengan modal promosi sebagai juara Segunda Division musim lalu. Mereka juga sudah menunjukkan bahwa lini depannya tidak bisa dianggap remeh. Dalam lima pertandingan awal, Racing mencetak sembilan gol.

Masalahnya: mereka juga kebobolan sembilan kali. Dan menghadapi Barcelona, kebiasaan membuka ruang seperti itu bisa menjadi persoalan besar.

Barcelona dan Mesin Gol yang Belum Berhenti

Barcelona asuhan Hansi Flick memasuki pertandingan ini dengan kepercayaan diri tinggi. Di La Liga, mereka menyapu bersih lima pertandingan. Elche dihantam 5-0, Athletic Bilbao dikalahkan 2-0, Rayo Vallecano ditundukkan 5-2, Valencia dibungkam 5-0, sebelum Levante disingkirkan 2-0.

Di Liga Champions, Feyenoord bahkan dibuat tak berkutik dengan kekalahan 1-5. Artinya, dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, Barcelona mencetak 24 gol.

Angka itu memberi gambaran sederhana: pertahanan Racing akan menghadapi pekerjaan yang sangat berat. Yang lebih mengkhawatirkan bagi tim tamu adalah produktivitas dua pemain sayap Barcelona. Raphinha dan Lamine Yamal sama-sama sudah mengoleksi enam gol di La Liga.

Raphinha juga semakin nyaman bermain lebih ke tengah. Perubahan posisi itu membuat Barcelona memiliki tambahan pemain yang bisa masuk ke ruang antarlini, bukan sekadar menunggu di pinggir lapangan. Di sisi lain, Yamal tetap menjadi ancaman dari kanan.

Ketika keduanya bergerak bergantian, pertahanan lawan dipaksa membuat pilihan yang tidak menyenangkan: mengikuti Raphinha ke tengah atau memberikan ruang kepada Yamal di sisi lapangan.

Pilihan yang salah sedikit saja bisa berujung gol. Racing Punya Senjata, tetapi Pertahanannya Mengkhawatirkan Jangan buru-buru menganggap Racing datang hanya untuk bertahan. Tim asuhan Jose Alberto Lopez justru memperlihatkan keberanian menyerang pada awal musim.

Mereka mencetak sembilan gol dalam lima pertandingan. Dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan membuat Racing mengumpulkan tujuh poin.

Kemenangan terakhir atas Alaves dengan skor 2-1 menjadi tambahan energi sebelum perjalanan ke Barcelona. Ada satu nama yang patut diperhatikan: Yassir Zabiri.

Penyerang berusia 21 tahun itu sudah mencetak lima gol dalam lima penampilan. Produktivitas tersebut menjadikannya salah satu alasan mengapa Racing masih layak berharap bisa membuat Barcelona bekerja keras. Namun, ada sisi lain.

Racing juga sudah kebobolan sembilan kali. Dari kelompok 11 besar klasemen, angka itu menjadi salah satu yang paling tinggi.

Lebih buruk lagi, dua pertandingan tandang mereka di liga berakhir dengan kekalahan. Sekarang lawannya bukan tim papan tengah. Lawannya Barcelona di Camp Nou.

Lima Duel Taktik yang Bisa Menentukan Pertandingan

1. Raphinha vs bek Racing

Raphinha tidak lagi sekadar pemain yang menunggu bola di sayap. Ketika masuk ke tengah, ia dapat mengganggu struktur pertahanan Racing.

Jika gelandang Racing terlambat menutup, Raphinha bisa menerima bola di area berbahaya. Jika bek tengah keluar mengikutinya, ruang di belakang bisa terbuka. Ini menjadi dilema pertama bagi Racing.

2. Lamine Yamal dan pertarungan di sisi kanan

Yamal adalah tipe pemain yang tidak perlu terlalu banyak sentuhan untuk mengubah pertandingan. Ia bisa menerima bola, menghadap bek, lalu menyerang ruang.

Racing harus menghindari situasi satu lawan satu terlalu sering. Sebab, semakin banyak Yamal mendapat ruang untuk berhadapan langsung dengan bek, semakin besar peluang Barcelona menciptakan peluang.

3. Pedri-Rodri dan perebutan kendali tengah

Barcelona diperkirakan menurunkan Pedri dan Rodri di lini tengah bersama Fermin. Di sinilah Barcelona bisa mendapatkan kendali pertandingan.

Jika Racing terlalu dalam, Barcelona akan menguasai bola dan mengurung mereka. Jika Racing keluar terlalu agresif, ruang antarlini justru bisa terbuka. Barcelona tinggal memilih kapan mempercepat permainan.

4. Zabiri menghadapi pertahanan Barcelona

Racing membutuhkan gol jika ingin membuat pertandingan hidup. Zabiri menjadi kartu penting. Lima gol dari lima pertandingan menunjukkan bahwa penyerang muda itu sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.

Masalahnya, mendapatkan peluang melawan Barcelona tentu jauh lebih sulit dibandingkan menghadapi lawan-lawan sebelumnya.

Karena itu, transisi cepat akan menjadi senjata Racing. Mereka tidak boleh berharap menciptakan banyak peluang melalui serangan posisi.

5. Camp Nou dan tekanan sejak menit pertama

Ini bukan sekadar pertandingan antara tim peringkat pertama dan ke-10. Racing juga harus menghadapi atmosfer Camp Nou. Barcelona kemungkinan besar akan mencoba mencetak gol secepat mungkin. Jika gol pertama datang pada fase awal, pertandingan bisa berubah menjadi sangat panjang bagi Racing.

Sebaliknya, jika Racing mampu bertahan 30-40 menit tanpa kebobolan, tekanan justru dapat berpindah kepada tuan rumah. Itulah satu-satunya celah psikologis yang bisa dimanfaatkan tim tamu.

Rekor Pertemuan Sangat Berat untuk Racing

Sejarah juga tidak berpihak kepada Racing. Kedua klub sudah bertemu 101 kali di berbagai kompetisi. Barcelona memenangkan 63 pertandingan, sedangkan Racing hanya mengantongi 17 kemenangan. Racing terakhir kali mengalahkan Barcelona pada Januari 2004.

Setelah itu, Barcelona memenangkan delapan pertemuan terakhir kedua tim. Rekor tersebut memang tidak menentukan pertandingan berikutnya. Tetapi statistik itu menunjukkan betapa sulitnya Racing mematahkan dominasi Blaugrana.

Berita Tim Barcelona dan Racing

Barcelona masih belum bisa diperkuat Frenkie de Jong dan Roony Bardghji yang sama-sama mengalami cedera lutut.

Gerard Martin juga menjadi perhatian setelah mengalami luka di wajah ketika menghadapi Levante. Ia diperkirakan tetap tersedia, tetapi Flick bisa memilih mengistirahatkannya. Andreas Christensen berpeluang masuk ke starting XI.

Di lini depan, Anthony Gordon diperkirakan kembali mendampingi Raphinha dan Yamal. Xavi Espart juga diproyeksikan tetap mengisi posisi bek kiri. Sementara itu, Racing kehilangan Simon Eriksson karena cedera bahu, Andres Martin akibat cedera lutut, serta Andre Almeida yang menjalani hukuman larangan bermain.

Lopez berpotensi mempertahankan susunan pemain yang mengalahkan Alaves. Sergio Canales kemungkinan tetap menjadi bagian dari lini serang Racing bersama Yassir Zabiri.

Perkiraan Susunan Pemain Barcelona

Barcelona: J Garcia; E Garcia, Cubarsi, Christensen, Espart; Pedri, Rodri, Fermin; Gordon, Raphinha, Yamal.

Perkiraan Susunan Pemain Racing de Santander: Racing: Agirrezabala; Mantilla, Ramon, Belocian, Salinas; Martin, Prati; Garcia, Canales, Vicente; Zabiri.

Prediksi skor: Barcelona 3-1 Racing de Santander.

Racing punya cukup kualitas untuk mencuri satu gol. Mereka sudah mencetak sembilan gol dalam lima pertandingan. Zabiri juga sedang panas dengan lima gol dari lima penampilan. Tetapi Barcelona memiliki terlalu banyak senjata.

Kedalaman kualitas di lini depan, penguasaan bola di tengah, serta kemampuan Raphinha dan Yamal menciptakan situasi satu lawan satu membuat tuan rumah tetap menjadi favorit kuat.

Pertanyaannya bukan apakah Barcelona akan menciptakan peluang. Pertanyaannya lebih kepada: berapa lama Racing mampu bertahan sebelum pertahanan mereka retak? Barcelona diperkirakan melanjutkan start sempurnanya sekaligus menjaga posisi di puncak klasemen La Liga. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
La Liga 2026-2027 prediksi Barcelona Barcelona vs Racing Santander Racing Santander lamine yamal