RADARBANYUWANGI.ID - PSV Eindhoven punya kesempatan bagus untuk mengambil alih puncak klasemen Eredivisie. Syaratnya sederhana, menang atas Sparta Rotterdam di Philips Stadion pada pekan keenam, Minggu.
Peluang itu muncul setelah AZ Alkmaar hanya mampu bermain imbang melawan Willem II pada Jumat malam. Tambahan tiga poin akan membawa PSV menyamai perolehan angka AZ sekaligus membuka jalan menuju posisi teratas berkat keunggulan selisih gol. Namun, pertandingan ini bukan sekadar soal perebutan puncak klasemen.
PSV datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menaklukkan Ajax 3-1 di Johan Cruyff Arena. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang PSV setelah lima pertandingan berturut-turut gagal mengalahkan rival beratnya tersebut. Momentum itu penting bagi tim asuhan Peter Bosz.
PSV memang baru saja ditahan Shakhtar Donetsk 1-1 di kompetisi Eropa pada tengah pekan. Hasil tersebut menghentikan rentetan kemenangan mereka di semua kompetisi. Tetapi di Eredivisie, performanya sedang menanjak. Dalam lima pertandingan terakhir liga, PSV membukukan empat kemenangan beruntun setelah membuka musim dengan hasil imbang 2-2 melawan Fortuna Sittard.
Lebih menarik lagi, produktivitas mereka terus meningkat. PSV menang 5-1 atas Groningen, menghancurkan FC Utrecht 6-1, kemudian menundukkan Ajax 3-1. Tiga kemenangan itu menunjukkan satu ciri utama permainan Bosz: ketika ruang terbuka, PSV bisa mengubah pertandingan menjadi pesta gol.
PSV dan persoalan klasik: menyerang tanpa rem
Ada satu sisi yang membuat pertandingan ini menarik. PSV sangat kuat ketika menyerang, tetapi pendekatan agresif Bosz juga meninggalkan ruang yang bisa dieksploitasi lawan. Itu terlihat dari fakta bahwa PSV masih kebobolan dalam empat kemenangan terakhir mereka di Eredivisie.
Dengan kata lain, PSV bukan tim yang selalu mencari kemenangan 1-0. Mereka lebih sering bermain dengan logika: mencetak lebih banyak gol daripada lawan.
Itulah yang membuat Sparta Rotterdam tetap memiliki peluang untuk memberikan gangguan. Tim tamu memang tidak sedang berada dalam periode terbaik, tetapi lini serangnya cukup produktif.
Sparta mencetak sedikitnya dua gol dalam tiga dari empat pertandingan terakhir. Mereka bahkan mampu mencetak tiga gol ketika mengalahkan Telstar 3-1 dan bermain imbang 3-3 melawan FC Utrecht. Masalahnya, menghadapi PSV di Eindhoven adalah ujian yang jauh berbeda.
Rekor pertemuan sangat berat sebelah
Sejarah pertandingan ini bahkan membuat tugas Sparta semakin sulit. PSV telah memenangkan delapan pertemuan terakhir melawan Sparta Rotterdam. Hasil imbang tanpa gol pada Januari 2023 menjadi kali terakhir Sparta mampu menghindari kekalahan.
Setelah itu, delapan pertemuan berakhir dengan kemenangan PSV. Tujuh di antaranya terjadi di Eredivisie. Lebih jauh lagi, Sparta terakhir kali mengalahkan PSV di liga pada November 2001. Di Eindhoven, kemenangan terakhir Sparta atas PSV terjadi pada Desember 1995.
Artinya, jika Sparta ingin membuat kejutan, mereka bukan hanya harus mengalahkan lawan yang sedang berada dalam performa bagus. Mereka juga harus mematahkan sejarah yang sudah berlangsung puluhan tahun.
Sparta belum menemukan konsistensi
Rogier Meijer tentu membutuhkan jawaban cepat. Dari lima pertandingan liga musim ini, Sparta baru meraih satu kemenangan. Itu terjadi pada pekan kedua ketika mereka menang 3-1 di markas Telstar.
Setelah itu, Sparta bermain imbang 3-3 melawan Utrecht, kalah 1-2 dari Excelsior, lalu bermain 2-2 melawan PEC Zwolle. Mereka juga kalah 0-1 dari Feyenoord. Masalahnya bukan semata-mata produktivitas.
Sparta mampu menciptakan gol, tetapi belum mampu menjaga pertahanan tetap stabil. Menghadapi PSV yang punya kualitas serangan jauh di atas sebagian besar lawan domestiknya, celah kecil bisa berubah menjadi masalah besar.
Van Bommel sedang panas
Salah satu pemain yang patut mendapat perhatian adalah Ruben van Bommel. Winger PSV tersebut terlibat langsung dalam gol dalam empat pertandingan Eredivisie secara beruntun. Ia mencetak dua gol dan menyumbangkan dua assist dalam periode tersebut.
Van Bommel juga tidak mendapat hukuman tambahan setelah tekel kerasnya terhadap Aaron Bouwman pada pertandingan melawan Ajax. Sementara itu, Ricardo Pepi menjadi pencetak gol terbanyak PSV sejauh ini dengan tiga gol. Van Bommel dan Sergino Dest masing-masing telah mencatat dua assist.
Kombinasi tersebut memperlihatkan bahwa ancaman PSV tidak hanya datang dari satu titik. Mereka bisa menyerang melalui sayap, masuk dari lini kedua, atau memanfaatkan pergerakan penyerang di kotak penalti.
Sparta punya senjata untuk membalas
Sparta tentu tidak datang tanpa harapan. Milan Zonneveld menjadi pemain yang sedang mendapatkan momentum. Ia mencetak gol dalam tiga penampilan terakhir dan ikut memberikan assist ketika Sparta bermain imbang 2-2 melawan PEC Zwolle.
Shunsuke Mito juga telah menyumbangkan dua assist musim ini. Di sisi sayap, Mitchel van Bergen bisa menjadi ancaman melalui kecepatan dan kemampuan membawa bola. Inilah celah yang mungkin dicari Sparta.
Jika PSV terlalu tinggi dalam melakukan pressing dan kedua bek sayap ikut naik, ruang di belakang mereka dapat menjadi sasaran serangan balik Sparta. Persoalannya adalah apakah Sparta mampu bertahan cukup lama sebelum memperoleh kesempatan tersebut.
Berita tim PSV vs Sparta Rotterdam
PSV masih menghadapi sejumlah persoalan kebugaran. Alassane Plea, Sam Lammers, Sami Ouaissa, Mikkel Bro Hansen, Kiliann Sildillia, dan Jerdy Schouten diperkirakan absen.
Sementara itu, Robin van Cruijsen menjadi satu-satunya pemain Sparta yang masih harus menjalani pemeriksaan sebelum pertandingan. Kondisi skuad yang relatif lebih lengkap bisa menjadi sedikit keuntungan bagi Sparta. Tetapi kedalaman skuad dan kualitas individu PSV tetap membuat tuan rumah lebih diunggulkan.
Perkiraan susunan pemain
PSV Eindhoven (4-2-3-1): Kovar; Dest, Flamingo, Obispo, Junior; Sano, Wanner; Perisic, Til, Van Bommel; Pepi.
Sparta Rotterdam (4-2-3-1): Bednarek; Martes, Young, Martins Indi, Kuipers; Baas, Hatenboer; Terho, Mito, Van Bergen; Zonneveld.
Analisis taktik: duel di ruang antara lini
Pertandingan ini kemungkinan ditentukan oleh satu pertanyaan sederhana: mampukah Sparta bertahan ketika PSV mulai menguasai ruang di depan kotak penalti?
Bosz cenderung membangun serangan dengan banyak pemain berada di area depan. Ketika bola berhasil dipindahkan dengan cepat dari satu sisi ke sisi lain, lawan dipaksa mundur dan kehilangan jarak antarlini. Di sinilah posisi pemain seperti Van Bommel dan Perisic menjadi penting.
Keduanya bisa menarik bek sayap Sparta melebar. Ketika struktur pertahanan tamu melebar, ruang di tengah akan terbuka bagi Til atau pemain lini kedua untuk masuk. Sparta seharusnya tidak hanya menunggu di kotak penalti. Mereka membutuhkan pressing yang terukur dan serangan balik cepat setelah merebut bola.
Jika terlalu pasif, PSV akan terus mengurung mereka. Jika terlalu agresif, ruang di belakang lini pertahanan justru akan menjadi makanan empuk bagi penyerang PSV.
Prediksi PSV Eindhoven vs Sparta Rotterdam
Sparta memiliki cukup kualitas untuk mencetak gol di Eindhoven. Catatan produktivitas mereka dalam beberapa pertandingan terakhir menunjukkan bahwa PSV tidak bisa menganggap laga ini sebagai formalitas. Namun, perbedaan kualitas tetap terlalu besar.
PSV memiliki lebih banyak variasi serangan, lebih dalam secara kualitas pemain, serta sedang mengejar posisi puncak klasemen. Bermain di kandang juga memberi keuntungan psikologis tambahan.
Sparta mungkin bisa membuat pertandingan berjalan terbuka. Tetapi dalam pertandingan terbuka, PSV justru biasanya semakin berbahaya.
Prediksi skor: PSV Eindhoven 4-2 Sparta Rotterdam.
Kemenangan tersebut bukan hanya berpotensi memperpanjang dominasi PSV atas Sparta menjadi sembilan pertandingan berturut-turut. Tiga poin juga bisa membawa PSV ke puncak Eredivisie.
Dan bagi Bosz, itulah target yang lebih besar: bukan sekadar menang, tetapi memastikan PSV kembali menjadi tim yang harus dikejar. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi