Napoli vs Bologna: Misi Bangkit Tuan Rumah di Tengah Krisis Hasil

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 15:40 WIB
LUKA EROPA: Napoli akan menjamu Bologna dalam lanjutan Serie A (Napoli)
LUKA EROPA: Napoli akan menjamu Bologna dalam lanjutan Serie A (Napoli)

RADARBANYUWANGI.ID – Napoli tidak punya banyak ruang untuk kembali tergelincir ketika menjamu Bologna di Stadio Diego Armando Maradona, Minggu malam. Setelah menelan kekalahan beruntun dari Inter Milan dan Arsenal, juara Serie A 2024-2025 itu kini menghadapi tekanan untuk segera menemukan kembali identitas permainannya.

Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi Max Allegri. Napoli memang mengawali era pelatih barunya dengan kemenangan 2-0 atas Genoa, tetapi momentum tersebut tidak bertahan lama.

Kekalahan 1-2 dari Como di kandang sendiri menjadi awal masalah. Napoli kemudian kembali gagal mempertahankan keunggulan ketika menghadapi Inter Milan di San Siro.

Dua gol cepat Matteo Politano dan Rasmus Hojlund sempat membuat Napoli berada dalam posisi ideal. Namun, Inter bangkit dan akhirnya membalikkan keadaan. Gol kemenangan Lautaro Martinez pada masa tambahan waktu membuat Napoli pulang tanpa poin.

Belum sempat sepenuhnya memulihkan kondisi, Napoli harus menghadapi Arsenal empat hari kemudian di Liga Champions. Klub Inggris tersebut akhirnya membawa pulang kemenangan 1-0 dari Naples.

Jadwal padat jelas menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan. Namun, persoalan Napoli bukan sekadar kelelahan. Permainan mereka mulai menunjukkan celah yang dapat dieksploitasi lawan, terutama ketika kehilangan kendali setelah unggul.

Jika kembali kalah dari Bologna, Napoli akan mengalami tiga kekalahan beruntun di Serie A. Itu merupakan situasi yang belum mereka alami sejak Januari 2020.

Bologna Bukan Lawan yang Mudah

Secara historis, Napoli memiliki modal kuat ketika bermain di kandang. Mereka memenangi sembilan dari 12 pertemuan terakhir melawan Bologna di markas sendiri. Namun, statistik tersebut tidak sepenuhnya menggambarkan ancaman Bologna.

Bologna justru mampu memenangkan dua dari tiga kunjungan terakhir ke Maradona. Bahkan musim lalu mereka dua kali mengalahkan Napoli di Serie A, termasuk kemenangan dramatis 3-2 di Naples pada Mei. Artinya, Napoli tidak bisa mengandalkan status sebagai tuan rumah semata.

Bologna sendiri datang dengan kondisi yang juga belum ideal. Pergantian pelatih dari Vincenzo Italiano ke Domenico Tedesco belum menghasilkan perubahan signifikan.

Tedesco memulai kiprahnya dengan kekalahan 0-1 dari Lazio. Bologna kemudian kembali kalah 0-1 ketika bertandang ke markas Atalanta.

Titik terang muncul saat menghadapi Sassuolo. Sempat tertinggal, Bologna menyelamatkan satu poin melalui gol penyeimbang Artem Dovbyk pada fase akhir pertandingan.

Hasil 2-2 tersebut memang belum cukup mengangkat Bologna dari periode sulit. Mereka masih menjadi salah satu dari enam klub yang belum meraih kemenangan di Serie A dan baru mencetak dua gol dalam tiga pertandingan.

Karena itu, laga melawan Napoli bisa menjadi kesempatan penting bagi Tedesco untuk mendapatkan kemenangan pertama sekaligus mengubah arah awal musim Bologna.

Duel Taktik: Napoli Harus Mengontrol Transisi

Masalah utama Napoli bukan hanya produktivitas, tetapi kemampuan menjaga struktur permainan setelah kehilangan bola.

Di bawah Allegri, Napoli masih mencari keseimbangan antara agresivitas menyerang dan keamanan pertahanan. Ketika terlalu banyak pemain naik, ruang di belakang lini tengah dapat terbuka. Bologna berpotensi memanfaatkan situasi tersebut melalui serangan balik cepat.

Karena itu, keberadaan Stanislav Lobotka dan Frank Anguissa akan sangat penting. Keduanya harus mampu memutus transisi Bologna sebelum bola mencapai lini depan. Di sisi lain, Napoli memiliki keunggulan dalam kualitas pemain menyerang.

Kevin De Bruyne, Matteo Politano, David Neres, dan Rasmus Hojlund memberi Napoli lebih banyak variasi untuk membongkar pertahanan lawan. Hojlund bahkan memiliki momentum positif setelah mencetak gol dalam empat dari lima penampilan terakhirnya di liga, termasuk rangkaian pertandingan sejak akhir musim lalu.

Jika Napoli mampu memasok bola secara konsisten kepada Hojlund, Bologna akan menghadapi masalah besar.

Bologna Mengandalkan Piccoli dan Dovbyk

Bologna juga mempunyai opsi baru di lini depan. Roberto Piccoli dan Artem Dovbyk sama-sama mencetak gol pertama mereka untuk Bologna ketika menghadapi Sassuolo.

Keduanya kini bersaing mendapatkan tempat utama. Kehadiran dua penyerang tersebut memberi Tedesco alternatif untuk mengubah pendekatan permainan, terutama ketika Bologna ingin bermain lebih langsung.

Namun, kehilangan Riccardo Orsolini menjadi pukulan tersendiri. Winger tim nasional Italia tersebut merupakan salah satu pemain paling konsisten Bologna. Ia tercatat selalu mencetak gol di Serie A dalam delapan musim terakhir. Absennya Orsolini membuat Bologna kehilangan sumber kreativitas sekaligus ancaman dari sisi sayap.

Berita Tim Napoli

Napoli mendapat masalah tambahan setelah pertandingan tengah pekan. Kiper Alex Meret mengalami cedera paha dan diperkirakan absen hingga setelah jeda internasional. Posisi penjaga gawang kemungkinan akan ditempati Vanja Milinkovic-Savic. Alisson Santos juga mengalami cedera hamstring dan masuk daftar pemain yang harus menepi.

Sementara itu, Scott McTominay, Giovane, Alessandro Buongiorno, dan Luca Marianucci masih absen. Namun, Napoli mendapat kabar positif dengan kemungkinan kembalinya Frank Anguissa setelah mengalami masalah pada otot aduktor.

Prediksi susunan pemain Napoli: Milinkovic-Savic; Di Lorenzo, Rrahmani, Marin, Spinazzola; Anguissa, Lobotka, De Bruyne; Politano, Hojlund, Neres.

Berita Tim Bologna

Bologna memiliki daftar cedera yang relatif lebih pendek. Namun, absennya Orsolini tetap menjadi kehilangan besar. Pemain sayap Italia itu diperkirakan harus menepi sepanjang sebagian besar bulan ini. Oussama El Azzouzi juga masih berada dalam daftar pemain yang tidak tersedia.

Prediksi susunan pemain Bologna: Skorupski; Holm, Heggem, Theate, Miranda; Ferguson, Moro; Bernardeschi, Odgaard, Cambiaghi; Piccoli.

Prediksi skor: Napoli 2-1 Bologna.

Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat. Napoli memiliki masalah dalam menjaga konsistensi permainan, sedangkan Bologna belum menunjukkan pertahanan yang cukup solid. Perbedaannya terletak pada kualitas lini depan.

Napoli memiliki lebih banyak pemain yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam situasi sulit. Jika De Bruyne mampu menemukan ruang di antara lini tengah dan pertahanan Bologna, Hojlund berpeluang mendapatkan suplai bola yang lebih baik.

Sebaliknya, Bologna harus berusaha membuat Napoli frustrasi sejak awal. Semakin lama pertandingan berlangsung tanpa gol, tekanan kepada tuan rumah justru akan meningkat.

Napoli juga perlu berhati-hati terhadap serangan balik. Kesalahan kecil dalam distribusi bola bisa membuat Bologna mendapatkan ruang yang mereka butuhkan. Dengan mempertimbangkan kualitas pemain, keuntungan kandang, serta kebutuhan mendesak untuk menghentikan tren kekalahan, Napoli tetap lebih layak diunggulkan.

Data performa Napoli di Serie A

Genoa 0-2 Napoli

Napoli 1-2 Como

Inter Milan 3-2 Napoli

Performa Napoli di semua kompetisi

Genoa 0-2 Napoli

Napoli 1-2 Como

Inter Milan 3-2 Napoli

Napoli 0-1 Arsenal

Performa Bologna di Serie A

Bologna 0-1 Lazio

Atalanta 1-0 Bologna

Bologna 2-2 Sassuolo

Napoli memasuki laga ini dengan tekanan lebih besar, tetapi juga membawa kualitas individu yang lebih mumpuni. Bologna bisa membuat pertandingan sulit, tetapi tuan rumah diprediksi mampu mengamankan tiga poin dengan kemenangan tipis. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Napoli vs Bologna prediksi Napoli Bologna berita Napoli Domenico Tedesco liga italia