Rangers vs Celtic: Derby Old Firm Memanas, Siapa Lebih Berpeluang ke Semifinal?

Niklaas Andries • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 14:42 WIB
DERBY OLD FIRM: Rangers akan menjamu Celtic dalam Piala Liga Skotlandia (Rangers)
DERBY OLD FIRM: Rangers akan menjamu Celtic dalam Piala Liga Skotlandia (Rangers)

RADARBANYUWANGI.ID – Derby Old Firm kembali menjadi pusat perhatian sepak bola Skotlandia. Rangers akan menjamu Celtic di Stadion Ibrox pada Minggu dalam perempat final Piala Liga Skotlandia. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket semifinal, tetapi juga ujian penting bagi dua tim yang sama-sama sedang menikmati momentum positif.

Rangers datang dengan kepercayaan diri yang mulai tumbuh setelah sempat menjalani awal musim yang sulit. Sementara itu, Celtic juga sedang dalam tren impresif setelah bangkit dari kegagalan menyakitkan di kualifikasi Liga Champions.

Rangers melaju ke perempat final setelah menghancurkan St Mirren 5-1 pada putaran sebelumnya. Celtic bahkan tampil lebih meyakinkan ketika menyingkirkan Dundee United dengan kemenangan 4-0.

Rangers Mulai Menemukan Identitas

Perubahan performa Rangers menjadi salah satu cerita menarik menjelang duel di Ibrox. Di bawah pelatih baru Derek McInnes, Rangers sempat gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan pertamanya pada musim 2026-2027.

Mereka kemudian bangkit dengan dua kemenangan, meski perjalanan di kompetisi Eropa berakhir mengecewakan setelah disingkirkan Jablonec melalui adu penalti.

Setelah itu, Rangers berhasil merangkai empat kemenangan beruntun. Namun, ada catatan yang perlu diperhatikan. Empat kemenangan tersebut semuanya diraih dengan selisih hanya satu gol. Artinya, hasil pertandingan memang membaik, tetapi performa Rangers belum sepenuhnya meyakinkan.

Kemenangan 1-0 atas Aberdeen, 2-1 melawan Falkirk, 1-0 kontra Motherwell, dan 1-0 atas St Mirren memperlihatkan satu pola: Rangers cukup efektif menjaga hasil, tetapi belum konsisten menciptakan dominasi.

Situasi itu akan diuji habis-habisan ketika mereka menghadapi Celtic. Rangers juga membawa misi lain. Mereka belum mampu mengalahkan Celtic dalam tiga pertemuan terakhir dan tentu ingin menjadikan kandang sendiri sebagai titik balik.

Celtic Lebih Stabil, tetapi Ibrox Bukan Tempat Mudah

Celtic memasuki pertandingan dengan modal yang tidak kalah kuat. Setelah kalah mengejutkan 1-5 dari LASK Linz dan tersingkir dari kualifikasi Liga Champions dengan agregat 4-5, Celtic justru merespons dengan empat kemenangan beruntun.

Kekalahan dari LASK sejauh ini menjadi satu-satunya kekalahan Celtic pada musim ini. Dalam delapan pertandingan lainnya di semua kompetisi, mereka selalu menang.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Martin O'Neill berhasil menjaga respons mental tim setelah kegagalan di Eropa. Namun, statistik tandang ke Ibrox memberikan peringatan.

Celtic tidak pernah menang dalam enam kunjungan terakhir ke markas Rangers. Mereka memang pernah menyingkirkan Rangers melalui adu penalti pada perempat final Piala Skotlandia musim lalu, tetapi kemenangan tersebut terjadi setelah pertandingan berakhir imbang dalam waktu normal.

Derby terakhir itu juga diwarnai kericuhan suporter kedua tim. Sebagai konsekuensinya, SPFL melarang kehadiran suporter tim tamu dalam pertandingan ini maupun kompetisi lainnya sepanjang musim.

Celtic harus menghadapi Ibrox tanpa dukungan langsung pendukung mereka. Dalam laga dengan atmosfer sekeras Old Firm, faktor tersebut berpotensi memengaruhi tekanan psikologis. Lima Duel Taktik yang Bisa Menentukan

1. Miovski vs Lini Belakang Celtic

Bojan Miovski berpeluang menjadi starter setelah mencetak gol kemenangan Rangers atas St Mirren. Pergerakannya akan penting karena Rangers membutuhkan penyerang yang mampu memanfaatkan peluang sempit. Celtic diperkirakan tidak akan memberi banyak ruang di sekitar kotak penalti.

Jika Miovski mampu menarik bek keluar dari posisinya, pemain sayap Rangers seperti Badredine Bouanani dan Djeidi Gassama bisa mendapatkan ruang untuk melakukan penetrasi.

2. McGregor Mengontrol Tengah Lapangan

Celtic memiliki pengalaman dan ketenangan di lini tengah melalui Callum McGregor. Kemampuannya mengatur tempo bisa menjadi kunci ketika Rangers mencoba bermain agresif di kandang.

Rangers kemungkinan harus mengganggu distribusi bola Celtic sejak awal. Jika McGregor bebas menerima bola dan mengatur arah serangan, Celtic berpotensi menguasai pertandingan secara perlahan.

3. Sayap Rangers vs Bek Celtic

Rangers diprediksi mengandalkan Bouanani dan Gassama dari sisi sayap. Keduanya dapat menjadi senjata penting untuk membongkar pertahanan Celtic, terutama ketika Rangers melakukan transisi cepat.

Masalahnya, serangan sayap harus diimbangi dengan keputusan yang tepat di area akhir. Rangers tidak boleh hanya unggul dalam jumlah penetrasi tanpa menghasilkan peluang berkualitas.

4. Tekanan Psikologis Derby

Old Firm tidak pernah hanya soal taktik. Tekanan atmosfer, sejarah rivalitas, dan tuntutan suporter membuat kesalahan kecil bisa berubah menjadi momentum besar bagi lawan.

Rangers memiliki keuntungan bermain di Ibrox, tetapi keuntungan tersebut juga bisa berubah menjadi tekanan apabila mereka gagal mencetak gol lebih dahulu.

Celtic harus mampu melewati fase awal pertandingan tanpa kehilangan kontrol emosi.

5. Efektivitas di Kotak Penalti

Inilah duel yang kemungkinan paling menentukan. Rangers memang sedang dalam tren kemenangan, tetapi sebagian besar kemenangan mereka sangat tipis.

Celtic memiliki produktivitas yang lebih meyakinkan dalam beberapa pertandingan terakhir. Karena itu, pertandingan bisa berlangsung ketat. Tim yang paling efektif memanfaatkan peluang pertama kemungkinan memiliki keuntungan besar.

Kondisi Pemain

Rangers masih harus bermain tanpa Tuur Rommens, Youssef Chermiti, Jose Cifuentes, dan Lawrence Shankland yang mengalami masalah cedera. Miovski berpeluang dipercaya sejak awal bersama Ryan Don Naderi. Bouanani dan Gassama diperkirakan tetap mengisi sektor sayap.

Di kubu Celtic, Callum Osmand, Alistair Johnston, dan Jota masih belum tersedia karena cedera. Kasper Hogh telah kembali bermain pada pertengahan pekan setelah absen dalam tiga pertandingan. Penyerang tersebut diperkirakan kembali dipercaya sebagai starter.

Perkiraan Susunan Pemain

Rangers: Pandur; Sterling, Fernandez, Makhanya, Penrice; Raskin, Neil; Bouanani, Naderi, Gassama; Miovski.

Celtic: Johnstone; Donovan, Murray, Trusty, Scales; McGregor, Baur; Hassan, Nygren, Duran; Hogh.

Prediksi Rangers vs Celtic

Rangers memang datang dengan momentum yang jauh lebih baik dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Empat kemenangan beruntun memperlihatkan bahwa McInnes mulai menemukan formula yang lebih efektif. Namun, margin kemenangan yang tipis juga menunjukkan bahwa Rangers masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam mengontrol pertandingan dan menciptakan keunggulan yang lebih aman.

Celtic memiliki catatan domestik yang lebih konsisten. Mereka belum terkalahkan di kompetisi domestik musim ini dan juga tidak kalah dalam tiga pertemuan terakhir melawan Rangers. Faktor Ibrox membuat pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat, tetapi Celtic dinilai memiliki sedikit keunggulan dalam hal stabilitas permainan dan efektivitas.

Prediksi skor: Rangers 1-2 Celtic.

Jika Celtic mampu bertahan dari tekanan awal dan mengontrol lini tengah, peluang mereka melanjutkan perjalanan ke semifinal cukup besar.

Rangers membutuhkan performa yang lebih komplet daripada sekadar mengandalkan kemenangan tipis seperti yang mereka raih dalam beberapa pekan terakhir. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Piala Liga Skotlandia Rangers vs Celtic Old Firm prediksi Rangers Celtic Celtic.