RADARBANYUWANGI.ID – Barcelona datang ke markas Levante dengan satu target yang sangat jelas: melanjutkan start sempurna musim 2026-2027. Jika mampu menang, pasukan Hansi Flick akan mengukir enam kemenangan beruntun di seluruh kompetisi.
Pertandingan Levante vs Barcelona dijadwalkan berlangsung Minggu sore. Duel ini menarik karena mempertemukan tuan rumah yang sedang membangun kepercayaan diri dengan Barcelona yang sejauh ini tampil nyaris tanpa cela.
Barcelona memimpin klasemen La Liga dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan. Mereka menyapu bersih seluruh laga liga, sekaligus mencatat lima kemenangan dari lima pertandingan di semua kompetisi. Produktivitas menjadi salah satu alasan utama mengapa Barcelona begitu sulit dihentikan. Dalam lima pertandingan awal musim, juara Spanyol tersebut telah mencetak 22 gol.
Empat kemenangan di La Liga juga menunjukkan betapa agresifnya lini depan Barcelona. Elche dihantam 5-0, Athletic Bilbao dikalahkan 2-0, Rayo Vallecano ditundukkan 5-2, sedangkan Valencia menjadi korban terbaru dengan skor telak 0-5. Performa itu kemudian berlanjut di Liga Champions. Barcelona menghancurkan Feyenoord 5-1 pada pertandingan tengah pekan.
Levante Tidak Datang untuk Menyerah
Di atas kertas, Levante memang berada di posisi yang jauh di bawah Barcelona. Namun, tim asuhan Luis Castro memiliki modal yang cukup untuk membuat pertandingan tidak berjalan mudah.
Levante mengoleksi lima poin dari empat pertandingan dan berada di peringkat ke-11. Setelah kalah 0-3 dari Espanyol pada laga pembuka, mereka bermain imbang 0-0 dengan Osasuna. Kemenangan pertama kemudian datang dengan cara meyakinkan. Levante menggasak Real Betis 5-2 sebelum bermain imbang tanpa gol melawan Malaga.
Artinya, Levante sudah memperlihatkan dua wajah berbeda. Mereka dapat bermain agresif ketika menemukan ruang, tetapi juga mampu bertahan rapat ketika pertandingan menuntut kesabaran. Masalahnya, Barcelona adalah lawan dengan kualitas yang jauh lebih tinggi.
Levante hanya memenangkan enam dari 47 pertemuan sebelumnya melawan Barcelona di seluruh kompetisi. Empat pertemuan terakhir bahkan selalu dimenangkan Barcelona. Namun, catatan tersebut tidak berarti Levante sepenuhnya tidak memiliki peluang.
Dua dari empat pertemuan liga terakhir berakhir dengan kemenangan tipis Barcelona 3-2. Bahkan, ketika bermain di kandang Levante pada Mei 2021, Barcelona sempat dipaksa bermain imbang 3-3.
Menariknya, seluruh enam kemenangan Levante atas Barcelona terjadi ketika mereka bermain sebagai tuan rumah. Fakta historis ini menjadi alasan mengapa pertandingan di markas Levante tetap layak diperhitungkan.
Rotasi Barcelona Bisa Menjadi Faktor
Tantangan terbesar Barcelona bukan sekadar bagaimana membongkar pertahanan Levante, tetapi bagaimana menjaga intensitas setelah menjalani pertandingan Liga Champions. Flick memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan rotasi dilakukan tanpa mengubah identitas permainan secara drastis.
Eric Garcia diperkirakan dapat kembali bermain menggunakan pelindung wajah setelah mengalami cedera pada pertandingan melawan Valencia. Gerard Martin, Xavi Espart, Fermin Lopez, dan Anthony Gordon juga berpeluang masuk starting XI.
Di lini depan, Lamine Yamal dan Raphinha diprediksi tetap mendapat kepercayaan. Frenkie de Jong dan Roony Bardghji dipastikan absen karena cedera lutut.
Rotasi tersebut justru bisa menjadi keuntungan. Barcelona membutuhkan pemain dengan energi tinggi untuk menjaga tekanan sejak awal, terutama menghadapi Levante yang berpotensi menunggu dalam blok pertahanan sebelum melakukan serangan balik.
Duel Kunci Ada di Sayap
Salah satu pertarungan yang berpotensi menentukan pertandingan adalah bagaimana Levante menghadapi kecepatan Barcelona di area sayap.
Yamal dan Raphinha bukan sekadar pemain yang menunggu bola di sisi lapangan. Keduanya dapat masuk ke area tengah, menarik bek keluar dari posisinya, lalu membuka jalur bagi pemain lain untuk melakukan penetrasi.
Jika Levante terlalu fokus menutup Yamal, Barcelona dapat memanfaatkan ruang di sisi berlawanan. Sebaliknya, jika garis pertahanan melebar, ruang di antara bek dan gelandang bisa menjadi sasaran Pedri serta Fermin Lopez.
Di sinilah disiplin struktur Levante akan diuji. Tuan rumah kemungkinan harus mempertahankan jarak antarlini agar Barcelona tidak mendapatkan ruang untuk memainkan kombinasi pendek di depan kotak penalti.
Produktivitas Barcelona Jadi Pembeda
Barcelona sudah mencetak 22 gol dalam lima pertandingan awal musim. Angka tersebut menunjukkan bahwa ancaman mereka tidak bergantung pada satu pemain saja. Ketika sebuah tim mampu mencetak lima gol dalam tiga pertandingan berbeda pada awal musim, lawan akan kesulitan menentukan prioritas penjagaan.
Levante mungkin dapat bertahan selama 30 atau 45 menit. Namun, mempertahankan konsentrasi sepanjang pertandingan melawan Barcelona adalah persoalan berbeda. Terlebih, Barcelona memiliki kemampuan meningkatkan tempo setelah berhasil mencetak gol pertama.
Karena itu, pertandingan kemungkinan besar akan bergantung pada gol pembuka. Jika Levante mampu mencetak gol lebih dulu, Barcelona mungkin dipaksa bermain dalam situasi yang lebih sulit. Tetapi jika Barcelona yang membuka skor, pertandingan berpotensi berubah menjadi tekanan satu arah.
Perkiraan Susunan Pemain
Levante: Ryan; Perez, Dela, Mandi, Sanchez; Rey; Brugue, Bardeli, Olasgasti, Fernandez; Romero.
Barcelona: J Garcia; E Garcia, Cubarsi, Martin, Espart; Fermin, Rodri, Pedri; Yamal, Raphinha, Gordon.
Prediksi: Levante 1-3 Barcelona.
Barcelona tetap menjadi favorit kuat meski bermain di kandang Levante. Tuan rumah memiliki cukup kualitas untuk mencetak gol dan membuat Barcelona bekerja keras. Namun, perbedaan kualitas, kedalaman skuad, produktivitas lini depan, serta momentum yang sedang dimiliki tim Flick membuat Barcelona lebih layak diunggulkan. (*)
Kemenangan tersebut akan membawa Barcelona pada enam kemenangan beruntun sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen La Liga sebelum jeda internasional pertama musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi