RADARBANYUWANGI.ID – Al-Nassr membawa misi besar saat bertandang ke markas Al Khaleej pada lanjutan Saudi Pro League. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan hanya membutuhkan kemenangan untuk menjaga persaingan di papan atas sekaligus membuka peluang merebut posisi puncak klasemen.
Pertandingan Al Khaleej vs Al-Nassr dijadwalkan berlangsung di Prince Mohamed bin Fahd Stadium, Dammam, Minggu malam. Tuan rumah datang dengan modal yang jauh dari ideal, sedangkan Al-Nassr berstatus favorit setelah meraih lima kemenangan dari enam pertandingan liga.
Al Khaleej belum mampu meraih kemenangan sepanjang musim ini. Dari enam pertandingan, mereka baru mengumpulkan empat poin hasil empat kali imbang dan dua kekalahan. Persoalan terbesar tim asuhan Jose Gomes bukan hanya hasil pertandingan, melainkan produktivitas di depan gawang. Al Khaleej baru mencetak dua gol dari enam laga.
Angka tersebut menggambarkan betapa tumpulnya lini depan mereka. Dalam empat pertandingan, Al Khaleej bahkan gagal mencetak gol. Situasi semakin sulit karena lawan yang dihadapi kali ini adalah Al-Nassr, salah satu tim dengan kekuatan ofensif paling berbahaya di kompetisi.
Al Khaleej Masih Kesulitan Mencari Gol
Perjalanan Al Khaleej musim ini sebenarnya dimulai dengan empat poin dari tiga pertandingan pertama. Mereka bermain imbang 0-0 melawan Al-Taawoun dan Al-Shabab, kemudian bermain 1-1 saat menghadapi Abha. Namun, setelah itu performa mereka merosot.
Al Khaleej dihantam Al-Hilal dengan skor telak 1-5, kemudian kalah 0-3 dari NEOM SC. Pada pertandingan terakhir, mereka kembali gagal mencetak gol ketika ditahan Al-Riyadh 0-0.
Empat hasil imbang dalam enam pertandingan memang menunjukkan Al Khaleej cukup sulit dikalahkan. Akan tetapi, minimnya ancaman di depan gawang membuat satu poin sulit berkembang menjadi tiga poin.
Inilah pekerjaan terbesar Gomes. Menghadapi Al-Nassr, Al Khaleej tidak cukup hanya bertahan rapat. Mereka harus menemukan cara menciptakan peluang dan memaksimalkan sedikit kesempatan yang didapat. Masalahnya, Al-Nassr memiliki kualitas individu yang dapat menghukum kesalahan sekecil apa pun.
Al-Nassr Ingin Kembali ke Puncak
Di kubu seberang, Al-Nassr memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi setelah bangkit dari kekalahan melawan Al-Ittihad.
Sebelumnya, tim asuhan Ange Postecoglou tersebut menyapu empat pertandingan pertama dengan kemenangan. Mereka mengalahkan Al Fateh 3-0, Al Riyadh 4-0, Al Ettifaq 3-2, dan Al-Taawoun 2-1. Kekalahan 1-2 dari Al-Ittihad sempat menghentikan laju mereka. Namun, Al-Nassr langsung merespons dengan kemenangan 2-1 atas Abha.
Cristiano Ronaldo menjadi salah satu aktor penting kemenangan tersebut. Sundulannya membuka keunggulan Al-Nassr sekaligus membawa koleksi golnya di liga musim ini menjadi tiga. Abdullah Al-Hamdan kemudian menggandakan keunggulan sebelum Nabil Fekir memperkecil ketertinggalan Abha pada menit ke-75.
Kemenangan itu membuat Al-Nassr mengoleksi 15 poin dari enam pertandingan. Mereka berada di kelompok teratas bersama Al-Hilal dan Al-Qadsiah. Artinya, laga melawan Al Khaleej bukan sekadar pertandingan biasa. Tambahan tiga poin berpotensi membawa Al-Nassr naik ke puncak klasemen, tergantung hasil para pesaing.
Rekor Pertemuan Jadi Keuntungan Al-Nassr
Al-Nassr juga memiliki modal kuat dari rekor pertemuan kedua tim. Mereka telah memenangkan tujuh pertandingan beruntun melawan Al Khaleej. Bahkan, dari 10 pertemuan terakhir, Al-Nassr mampu memenangi sembilan di antaranya. Dominasi tersebut menjadi indikator penting menjelang pertandingan.
Al Khaleej memang akan bermain di kandang sendiri, tetapi keunggulan lokasi belum cukup untuk menutupi perbedaan kualitas kedua tim. Tuan rumah juga memiliki persoalan serius dalam mencetak gol, sementara Al-Nassr mempunyai Ronaldo, Joao Felix, Sadio Mane, dan sejumlah pemain ofensif lain yang mampu menciptakan perbedaan.
Masalah Al-Nassr Ada di Lini Belakang
Meski lebih diunggulkan, Al-Nassr bukan tanpa kelemahan. Tim Postecoglou telah kebobolan dalam empat pertandingan terakhir secara beruntun. Catatan tersebut menjadi celah yang mungkin coba dieksploitasi Al Khaleej. Namun, persoalannya kembali pada kemampuan tuan rumah menciptakan peluang.
Jika Al Khaleej terlalu dalam bertahan, Al-Nassr berpotensi mendominasi penguasaan bola dan memaksa pertahanan tuan rumah bekerja sepanjang pertandingan. Sebaliknya, ketika Al Khaleej mencoba bermain lebih terbuka, ruang di belakang lini pertahanan mereka dapat dimanfaatkan para penyerang Al-Nassr.
Dari sisi taktik, Al-Nassr kemungkinan akan lebih nyaman mengontrol permainan dan mencari celah melalui kombinasi pemain depan. Ronaldo tetap menjadi titik utama di kotak penalti, sementara Joao Felix diperkirakan kembali masuk susunan utama setelah menyelesaikan skorsing satu pertandingan.
Berita Tim Al Khaleej vs Al-Nassr
Al Khaleej tidak memiliki persoalan cedera baru menjelang pertandingan. Jose Gomes diperkirakan dapat menurunkan skuad terbaiknya.
Anthony Moris kemungkinan dipercaya sebagai penjaga gawang. Di depannya terdapat Mohammed Al-Khabrani dan Kiki Kouyate sebagai pasangan bek tengah. Thamer Al-Khaibri diproyeksikan menjadi ujung tombak, dengan Angelo Fulgini dan Miguel Crespo membantu dari area tengah serta lini serang.
Sementara itu, Al-Nassr masih kehilangan Sultan Al-Ghannam yang menjalani pemulihan akibat cedera ligamen lutut. Kingsley Coman juga belum tersedia karena mengalami masalah hamstring. Belum ada kepastian kapan pemain sayap tersebut dapat kembali bermain.
Kabar positif datang dari Joao Felix. Pemain asal Portugal itu sudah terbebas dari skorsing dan berpeluang kembali mendampingi Ronaldo di lini depan. Ronaldo sendiri menjadi ancaman utama bagi pertahanan Al Khaleej. Kapten Portugal tersebut telah mencetak tiga gol di liga musim ini dan berpeluang menambah koleksinya.
Perkiraan Susunan Pemain
Al Khaleej: Moris; Al-Hamsal, Al-Khabrani, Kouyate, Rebocho; Al-Sadi, Mascarell, Crespo, Kanabah; Fulgini, Al-Khaibri.
Al-Nassr: Bento; Al-Nasser, Martinez, Simakan, Boushal; Mane, Costa, Al-Khaibri, Angelo; Felix, Ronaldo.
Prediksi skor: Al Khaleej 0-2 Al-Nassr.
Perbedaan performa kedua tim membuat Al-Nassr pantas menjadi unggulan. Al Khaleej memang memiliki keuntungan bermain di kandang, tetapi produktivitas mereka yang hanya menghasilkan dua gol dalam enam pertandingan menjadi alarm besar. Terlebih, lawan kali ini memiliki kualitas penyerang yang jauh lebih komplet.
Al-Nassr juga datang dengan target yang jelas: memenangkan pertandingan untuk menjaga tekanan terhadap Al-Hilal dan Al-Qadsiah dalam perebutan puncak klasemen.
Satu hal yang masih perlu diperbaiki adalah pertahanan. Jika mampu menjaga konsentrasi dan menghindari kebobolan lebih dahulu, peluang Al-Nassr membawa pulang tiga poin sangat besar.
Kemenangan tanpa kebobolan menjadi skenario yang paling masuk akal. Ronaldo berpeluang kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membantu Al-Nassr menjaga langkah menuju puncak Saudi Pro League. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi