RADARBANYUWANGI.ID – Ajax datang ke markas Fortuna Sittard dengan misi memulihkan kepercayaan diri sekaligus memangkas jarak dari persaingan papan atas Eredivisie. Kekalahan 1-3 dari PSV Eindhoven pada pekan sebelumnya membuat raksasa Amsterdam itu tak punya banyak ruang untuk kembali terpeleset.
Pertandingan Fortuna Sittard kontra Ajax dijadwalkan berlangsung pada Sabtu dalam matchday keenam Eredivisie di Fortuna Sittard Stadion. Di atas kertas, Ajax lebih diunggulkan. Namun, situasi terkini membuat laga ini berpotensi jauh lebih sulit daripada yang terlihat.
Ajax saat ini berada di posisi kedelapan. Mereka tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen AZ Alkmaar, meski baru memainkan empat pertandingan. PSV berada enam poin di depan Ajax.
Selisih tersebut memang belum menggambarkan kondisi akhir musim karena Ajax masih memiliki satu pertandingan tunda. Namun, awal musim yang kurang meyakinkan membuat setiap pertandingan menjadi penting. Jika kembali kehilangan poin, tekanan terhadap tim asuhan Michel akan semakin besar.
Kekalahan dari PSV menjadi pukulan pertama yang benar-benar terasa. Sebelum De Topper tersebut, Ajax tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan di semua kompetisi dan memiliki catatan lima laga tanpa kalah ketika menghadapi rival sengitnya itu.
Ajax sempat memberi respons melalui gol Tolu Arokodare. Striker tersebut kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol untuk pertandingan kompetitif keempat secara beruntun.
Sayangnya, Ajax gagal mempertahankan intensitas permainan dan akhirnya harus menerima kekalahan 1-3. Catatan tersebut menjadi alarm bagi lini belakang Ajax.
Fortuna Sittard Punya Senjata untuk Mengancam
Fortuna Sittard memang bukan lawan yang punya sejarah bagus ketika menghadapi Ajax. Sejak kemenangan 2-0 pada pergantian milenium, Fortuna hanya mampu meraih sedikit hasil positif.
Dalam 19 pertemuan setelah kemenangan tersebut, Fortuna kalah 16 kali. Bahkan, mereka sempat menelan sembilan kekalahan beruntun dari Ajax pada periode 2018 hingga 2023.
Dua hasil imbang pada musim 2023-2024 sempat menghentikan dominasi Ajax. Namun, empat pertemuan terakhir kembali menjadi mimpi buruk bagi Fortuna. Mereka kalah empat kali dengan agregat mencolok 2-14. Meski demikian, sejarah tidak bisa menjadi satu-satunya patokan untuk pertandingan kali ini.
Fortuna justru menunjukkan produktivitas yang menarik pada awal musim. Mereka mampu menahan PSV 2-2 pada pertandingan pembuka dan kemudian mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan berbeda.
Satu-satunya laga ketika Fortuna gagal mencetak gol terjadi saat menghadapi AZ Alkmaar. Itu pun terjadi dalam situasi sulit karena Ole Romeny sudah mendapat kartu merah ketika pertandingan baru berjalan lima menit.
Artinya, Fortuna memiliki alasan untuk percaya diri. Mohamed Ihattaren menjadi salah satu pemain yang sedang berada dalam momentum bagus. Ia mencetak dua gol sekaligus menyumbang satu assist ketika Fortuna mengalahkan ADO Den Haag 3-2.
Lequincio Zeefuik juga menjadi ancaman serius. Golnya pada pertandingan tersebut membuat koleksinya menjadi tiga gol musim ini dengan total empat kontribusi gol. Dengan produktivitas seperti itu, Fortuna berpotensi menguji kelemahan pertahanan Ajax yang belum sepenuhnya stabil.
Arokodare Jadi Andalan Ajax
Di kubu tamu, perhatian utama tentu tertuju kepada Tolu Arokodare. Penyerang Ajax tersebut kembali mencetak gol saat menghadapi PSV. Gol itu membuatnya mencatatkan lima gol dalam pertandingan kompetitif dan enam gol secara keseluruhan.
Konsistensi Arokodare menjadi salah satu modal terbesar Ajax. Ketika lini tengah mampu memasok bola secara efektif, keberadaan striker tersebut dapat menjadi pembeda.
Ajax juga masih memiliki pemain dengan kualitas individu tinggi seperti Oscar Gloukh, Steven Berghuis, dan Julian Brandt. Ketiganya mungkin belum menghasilkan kontribusi gol dan assist sebanyak yang diharapkan, tetapi kemampuan menciptakan peluang tetap menjadi ancaman.
Persoalannya adalah apakah Ajax mampu menjaga keseimbangan antara agresivitas menyerang dan keamanan di belakang.
Kekalahan dari PSV menunjukkan bahwa ketika intensitas pertandingan meningkat, Ajax masih dapat kehilangan kontrol. Fortuna kemungkinan akan mencoba memanfaatkan celah tersebut dengan permainan langsung dan serangan cepat.
Berita Tim Fortuna Sittard
Fortuna masih kehilangan Kristoffer Peterson, Ivan Marquez, Sven Simons, dan Siebe Wylin karena cedera. Kabar positif datang dari Ole Romeny. Penyerang tersebut telah menyelesaikan hukuman larangan bermain dua pertandingan sehingga kembali tersedia.
Ihattaren dan Zeefuik kemungkinan kembali menjadi pusat perhatian di lini depan setelah tampil menentukan pada kemenangan atas ADO Den Haag. Prediksi susunan pemain Fortuna Sittard: Branderhorst; Pinto, Brittijn, Guth, Hubner, Dahlhaus; Ihattaren, Michut, Zand; Descotte, Zeefuik.
Berita Tim Ajax
Ajax kehilangan Aaron Bouwman setelah bek muda tersebut mengalami cedera dalam pertandingan melawan PSV. Bouwman harus menjalani perawatan setelah mengalami memar pada paru-paru dan tulang dada.
Daley Blind, Rayane Bounida, dan Simon Adingra juga diperkirakan belum tersedia. Thilo Kehrer berpeluang mengisi posisi bek tengah setelah sebelumnya masuk menggantikan Bouwman ketika pertandingan melawan PSV berlangsung panas.
Prediksi susunan pemain Ajax: Ter Stegen; Gaaei, Kehrer, Baas, Henrique; Klaassen, Mokio, Brandt; Berghuis, Arokodare, Gloukh.
Prediksi skor: Fortuna Sittard 2-2 Ajax.
Ajax tetap layak ditempatkan sebagai favorit. Rekor pertemuan menunjukkan dominasi yang sangat jelas, sementara kualitas individu mereka juga berada di atas Fortuna. Namun, ada dua alasan mengapa Ajax tidak bisa menganggap pertandingan ini mudah.
Pertama, pertahanan mereka belum cukup konsisten. Kedua, Fortuna datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengawali musim dengan kemampuan mencetak gol secara reguler.
Jika Ihattaren dan Zeefuik kembali menemukan kombinasi terbaiknya, Fortuna memiliki kemampuan untuk membuat pertahanan Ajax kerepotan.
Di sisi lain, Ajax punya Arokodare yang sedang panas. Dengan demikian, pertandingan berpotensi berjalan terbuka dan menghasilkan gol dari kedua kubu.
Hasil imbang memang bukan skenario ideal bagi Ajax yang sedang mengejar ketertinggalan di klasemen. Namun, melihat performa kedua tim dan masalah pertahanan Ajax, satu poin di Sittard bukan hasil yang mengejutkan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi