Sunderland vs Arsenal: Xhaka Hadapi Mantan Klub, The Gunners Diunggulkan

Niklaas Andries • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 17:45 WIB
MANTAN: Granit Xhaka bersama Sunderland akan hadapi Arsenal di ajang Premier League (Sunderland)
MANTAN: Granit Xhaka bersama Sunderland akan hadapi Arsenal di ajang Premier League (Sunderland)

RADARBANYUWANGI.ID – Sunderland akan menghadapi ujian berat ketika menjamu Arsenal pada pekan lanjutan Premier League 2026-2027 di Stadium of Light, Sabtu pukul 20.00 waktu setempat. Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena mempertemukan mantan pemain Arsenal, Granit Xhaka, dengan klub yang pernah dibelanya.

Sunderland datang dengan modal positif. The Black Cats belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi setelah menang atas Fulham, bermain imbang melawan Brentford, lalu menyingkirkan Hull City 1-0 di Piala Liga Inggris.

Namun, Arsenal berada di level berbeda. Sang juara bertahan Premier League mengawali musim dengan sempurna dan belum kehilangan poin di kompetisi domestik. Terbaru, skuad Mikel Arteta menang tipis 1-0 atas Napoli di Liga Champions.

Arsenal tampil solid, Sunderland sulit ditembus

Pertandingan ini berpotensi menjadi duel antara serangan Arsenal dan pertahanan Sunderland yang sama-sama sedang berada dalam kondisi menjanjikan. Arsenal telah memenangi tiga laga Premier League pertamanya. Mereka mengalahkan Coventry City 3-0, Aston Villa 1-0, kemudian Chelsea 2-1.

Kemenangan atas Chelsea menjadi gambaran menarik mengenai perkembangan Arsenal. Sempat dikejutkan gol cepat Morgan Rogers, The Gunners mampu membalikkan keadaan melalui kontribusi Kai Havertz dan Martin Odegaard.

Catatan tersebut membuat Arsenal berpeluang memenangi empat pertandingan pertama liga untuk keenam kalinya sepanjang sejarah. Kali terakhir mereka melakukannya adalah pada musim 2022-2023. Yang lebih menarik adalah kekuatan pertahanan Arsenal.

Mereka baru kebobolan satu gol dalam setiap pertandingan kompetitif musim ini, termasuk Community Shield. Di Premier League, Arsenal juga memiliki catatan expected goals against (xGA) terendah, yakni hanya 0,93. Artinya, lawan-lawan Arsenal bukan hanya kesulitan mencetak gol, tetapi juga relatif sulit menciptakan peluang berkualitas.

Sampai saat ini, Arsenal baru menghadapi enam tembakan tepat sasaran di Premier League. Akan tetapi, Sunderland justru memiliki statistik yang sedikit lebih baik: gawang mereka baru menerima lima tembakan tepat sasaran. Situasi tersebut membuat pertandingan di Stadium of Light tidak otomatis menjadi pesta gol bagi Arsenal.

Sunderland punya alasan untuk percaya diri

Sunderland bukan tim yang datang sekadar untuk bertahan. Tim asuhan Regis Le Bris mulai menunjukkan kemampuan mengelola pertandingan secara efektif. Setelah kalah 1-2 dari Ipswich Town, Sunderland bangkit dengan mengalahkan Fulham 1-0 dan bermain imbang 1-1 melawan Brentford.

Mereka kemudian mengalahkan Hull City 1-0 di Piala Liga Inggris melalui gol Chemsdine Talbi pada babak kedua.

Menariknya, Sunderland mendapatkan hasil penting melalui gol-gol setelah turun minum. Saat menghadapi Brentford, Enzo Le Fee menjadi penyelamat lewat penalti pada penghujung pertandingan. Sunderland kini menjadi satu-satunya tim Premier League dengan selisih gol nol.

Bagi Le Bris, konsistensi tersebut menjadi modal penting sebelum memasuki periode yang lebih padat. Sunderland juga mulai mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Eropa. AZ Alkmaar dijadwalkan datang ke Stadium of Light pada 16 September dalam laga perdana mereka di Liga Europa.

Dengan atmosfer kandang yang diperkirakan sangat kuat, Sunderland memiliki peluang membuat Arsenal bekerja keras.

Rekor pertemuan masih berpihak kepada Arsenal

Secara historis, Arsenal tetap menjadi lawan yang sulit bagi Sunderland. Sunderland memang pernah mencuri hasil dramatis 2-2 dari Arsenal musim lalu. Namun, The Gunners membalas dengan kemenangan 3-0 pada Februari. Hasil tersebut memperpanjang rekor tidak terkalahkan Arsenal atas Sunderland di Premier League menjadi 17 pertandingan.

Kemenangan terakhir Sunderland atas Arsenal di kompetisi tersebut terjadi pada 2009 ketika Darren Bent menjadi pencetak gol kemenangan. Rekor itu memberi Arsenal keuntungan psikologis, meski situasi kedua klub saat ini sudah jauh berbeda dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya.

Berita tim Sunderland

Regis Le Bris tidak mendapatkan tambahan masalah cedera serius setelah pertandingan melawan Brentford dan Hull City. Habib Diarra masih absen setelah mengalami cedera paha ketika menghadapi Fulham. Pemain tersebut diperkirakan membutuhkan waktu enam hingga delapan pekan untuk pulih.

Romaine Mundle juga dipastikan menepi hingga akhir 2026 setelah menjalani operasi lutut. Namun, Sunderland memiliki sejumlah pilihan lain di sektor sayap. Nilson Angulo dan Malick Fofana berada di depan Mundle dalam persaingan mendapatkan tempat.

Fofana bahkan berpeluang menjalani debut penuh di Premier League setelah bermain 79 menit dalam pertandingan Piala Liga melawan Hull. Di lini depan, Brian Brobbey kemungkinan kembali menjadi pilihan utama. Wilson Isidor sebelumnya tampil sebagai starter ketika menghadapi Hull.

Berita tim Arsenal

Arsenal juga masih kehilangan sejumlah pemain. Cristhian Mosquera mengalami masalah otot, sedangkan Jurrien Timber masih diragukan karena cedera pangkal paha. William Saliba juga belum dapat kembali karena masalah punggung yang membuatnya absen dalam jangka panjang.

Namun, Arteta memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan rotasi. Kai Havertz, Christos Tzolis, Myles Lewis-Skelly, dan Riccardo Calafiori diperkirakan kembali ke susunan utama setelah sebelumnya tidak menjadi pilihan awal.

Tzolis menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian. Ia telah menyumbangkan empat assist dalam lima pertandingan pertamanya bersama Arsenal, meski belum mencetak gol. Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat Arsenal tetap memiliki banyak opsi meski harus membagi fokus antara Premier League dan Liga Champions.

Perkiraan susunan pemain

Sunderland: Roefs; Mukiele, Ballard, Danso, Reinildo; Xhaka, Sadiki; Angulo, Le Fee, Fofana; Brobbey.

Arsenal: Raya; White, Konsa, Gabriel, Calafiori; Lewis-Skelly, Rice; Saka, Odegaard, Tzolis; Havertz.

Prediksi Sunderland vs Arsenal

Sunderland memiliki pertahanan yang cukup rapat dan mampu menjaga pertandingan tetap ketat. Bermain di Stadium of Light juga bisa membuat Arsenal menghadapi tekanan berbeda dibandingkan pertandingan kandang. Namun, kedalaman skuad Arsenal menjadi pembeda utama.

Arteta dapat melakukan rotasi tanpa harus menurunkan kualitas permainan secara drastis. Di sisi lain, Arsenal juga sedang menunjukkan peningkatan dalam hal serangan, sementara pertahanan mereka tetap menjadi salah satu yang paling sulit ditembus di Premier League. Karena itu, Arsenal lebih layak diunggulkan untuk mempertahankan start sempurna mereka.

Prediksi skor: Sunderland 1-3 Arsenal.

Data penting Sunderland vs Arsenal

Sunderland tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Arsenal memenangi tiga pertandingan Premier League pertama musim 2026-2027.

Arsenal baru kebobolan satu gol dalam setiap pertandingan kompetitif musim ini.

Arsenal memiliki xGA terendah di Premier League, yakni 0,93.

Sunderland baru menghadapi lima tembakan tepat sasaran di Premier League.

Arsenal baru menghadapi enam tembakan tepat sasaran.

Arsenal tidak terkalahkan dalam 17 pertemuan terakhir melawan Sunderland di Premier League.

Kemenangan terakhir Sunderland atas Arsenal di Premier League terjadi pada 2009. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
premier league 2026-2027 Susunan pemain Arsenal Sunderland vs Arsenal prediksi Sunderland Arsenal arsenal