RADARBANYUWANGI.ID – Aston Villa dan Nottingham Forest sama-sama datang dengan satu misi: mengakhiri penantian kemenangan di awal musim Premier League 2026-2027. Kedua tim akan bertemu di Villa Park pada Sabtu sore dalam pertandingan yang berpotensi menjadi momentum kebangkitan.
Laga ini juga menghadirkan nuansa berbeda karena mempertemukan kembali dua klub yang musim lalu bersinggungan di semifinal Liga Europa. Ketika itu, Aston Villa keluar sebagai pemenang dengan agregat 4-1 setelah mencetak seluruh gol kemenangan dalam penampilan dominan pada leg kedua di kandang sendiri.
Kini, situasinya berbeda. Villa belum mencetak satu gol pun dalam tiga pertandingan Premier League. Sementara itu, Nottingham Forest juga belum merasakan kemenangan dari tiga laga liga pertamanya.
Aston Villa Mulai Menemukan Kepercayaan Diri
Awal musim Aston Villa berjalan jauh dari harapan. Tim asuhan Unai Emery menelan kekalahan telak 0-4 dari Brighton, kemudian kalah tipis 0-1 dari Arsenal sebelum hanya bermain imbang 0-0 melawan Hull City. Masalah terbesar Villa bukan sekadar hasil. Produktivitas mereka juga menjadi alarm serius.
Dalam tiga pertandingan Premier League, Villa hanya menghasilkan 2,6 expected goals (xG), angka yang menempatkan mereka di peringkat ke-19. Mereka juga baru mencatat 45 sentuhan di kotak penalti lawan dan berada di posisi ke-18 untuk statistik tersebut.
Lebih mengkhawatirkan lagi, nilai xG per tembakan hanya 0,1. Artinya, peluang yang berhasil diciptakan belum memiliki kualitas cukup tinggi untuk secara konsisten mengancam gawang lawan.
Namun, Villa mendapat suntikan moral penting pada pertengahan pekan. Mereka mengalahkan Club Brugge 3-2 dalam pertandingan Liga Champions. Kemenangan tersebut menjadi respons yang dibutuhkan Emery setelah start buruk di kompetisi domestik.
Emery bahkan menyebut kemenangan itu sebagai satu langkah penting ke depan. Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa Villa tidak hanya membutuhkan tiga poin, tetapi juga momentum untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain.
Villa juga memiliki modal kuat dari pertemuan kandang melawan Forest. Mereka memenangkan enam pertandingan Premier League terakhir di Villa Park menghadapi Nottingham Forest. Catatan itu membuat tuan rumah memiliki keuntungan psikologis sebelum pertandingan dimulai.
Nottingham Forest Masih Mencari Formula Glasner
Di kubu Nottingham Forest, situasinya juga belum ideal. Forest untuk pertama kalinya gagal memenangkan satu pun dari tiga pertandingan pembuka mereka di Premier League.
Oliver Glasner pun masih menunggu kemenangan pertamanya sebagai pelatih Forest setelah empat pertandingan di seluruh kompetisi, dengan catatan dua imbang dan dua kekalahan.
Forest mengawali musim dengan dua kekalahan kandang dari Leeds United, masing-masing di Premier League dan Piala Liga Inggris. Mereka kemudian menunjukkan perlawanan lebih baik ketika menahan Liverpool 2-2 di Anfield.
Akan tetapi, hasil tersebut belum diikuti konsistensi. Pekan lalu, Forest hanya bermain 0-0 melawan Tottenham Hotspur di City Ground. Glasner bahkan merasa timnya kehilangan dua poin setelah gol Neco Williams pada babak kedua dianulir.
Persoalan Forest juga terlihat dari kecenderungan mereka bermain imbang. Sejak awal 2026, Forest sudah mencatat 10 hasil imbang di Premier League. Hanya Bournemouth, Brentford, dan Leeds yang memiliki jumlah hasil seri lebih banyak pada periode tersebut.
Bagi Glasner, ini menjadi persoalan yang harus segera diatasi. Forest memang cukup sulit dikalahkan, tetapi terlalu sering kehilangan peluang untuk mengubah satu poin menjadi tiga poin. Masalah produktivitas juga menjadi perhatian. Forest gagal mencetak gol dalam tiga dari empat pertandingan mereka musim ini.
Head-to-Head Memihak Aston Villa
Rekor pertemuan juga memberikan alasan bagi Villa untuk lebih percaya diri. Dalam 18 pertemuan terakhir kedua tim di Premier League, Aston Villa menang sembilan kali, imbang enam kali, dan hanya kalah tiga kali. Forest bahkan lebih sering kalah dari Arsenal, Everton, Manchester United, dan Newcastle dalam sejarah pertemuan mereka di Premier League.
Menariknya, Glasner memiliki catatan pribadi yang cukup baik saat menghadapi Emery. Ketika masih menangani Crystal Palace, Glasner tidak pernah kalah dari Aston Villa asuhan Emery, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Namun, tantangannya kini berbeda. Glasner harus membawa Forest melewati tekanan Villa Park sekaligus menemukan cara untuk membuat lini serangnya lebih tajam.
Berita Tim Aston Villa
Aston Villa dipastikan kehilangan Leon Goretzka, Johan Manzambi, Amadou Onana, dan Brian Madjo karena cedera. Tiga pemain pertama mengalami masalah pada lutut, sedangkan Madjo mengalami cedera pergelangan kaki. Joao Gomes juga masih menjalani skorsing. Pertandingan ini menjadi laga ketiga sekaligus terakhir dalam hukuman tiga pertandingan yang diterimanya.
Matty Cash diragukan tampil setelah absen dalam kemenangan atas Club Brugge karena mengalami kelelahan otot. Kondisi tersebut membuka peluang bagi rekrutan anyar Aaron Wan-Bissaka untuk kembali mengisi posisi bek kanan.
Taylor Harwood-Bellis juga tersedia setelah tidak masuk skuad Villa di Liga Champions. Ia berpeluang bersaing dengan Victor Lindelof untuk mendapatkan tempat di jantung pertahanan. Ibrahim Mbaye, yang didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan nilai transfer £47 juta, juga berpeluang menjalani debut penuh.
Namun, Emery kemungkinan masih mempertahankan George Hemmings dan John McGinn di area sayap. Nicolas Jackson diperkirakan kembali menjadi ujung tombak setelah mencetak gol pada pertandingan sebelumnya.
Berita Tim Nottingham Forest
Nottingham Forest masih kehilangan Nicolo Savona karena cedera lutut. Sementara itu, kondisi Ibrahim Sangare akan dipantau hingga menjelang pertandingan setelah gelandang tersebut absen saat menghadapi Tottenham akibat masalah pada betis.
James McAtee menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian. Ia telah menciptakan delapan peluang dari permainan terbuka di Premier League musim ini, hanya kalah dari Morgan Rogers milik Chelsea yang mencatat sembilan. McAtee diperkirakan kembali mendapat kepercayaan di lini tengah bersama Xaver Schlager jika Sangare belum cukup fit.
Glasner juga berpotensi memberikan debut penuh kepada Daniel Munoz sebagai wing-back kanan, dengan Ola Aina menjadi salah satu pemain yang posisinya terancam. Di lini depan, Callum Hudson-Odoi, Igor Jesus, dan Chris Wood bisa menjadi opsi untuk mengubah wajah serangan Forest yang masih tumpul.
Perkiraan Susunan Pemain
Aston Villa: Suzuki; Wan-Bissaka, Lindelof, Torres, Maatsen; Kamara, Barkley; McGinn, Buendia, Hemmings; Jackson.
Nottingham Forest: Sels; Milenkovic, Cunha, Murillo; Munoz, Schlager, McAtee, Williams; Gibbs-White, Jesus; Delap.
Prediksi skor: Aston Villa 2-1 Nottingham Forest.
Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat karena kedua kesebelasan sama-sama membutuhkan kemenangan pertama.
Forest memiliki kemampuan untuk membuat pertandingan sulit bagi lawan melalui permainan disiplin. Namun, problem mereka di depan gawang menjadi faktor yang sulit diabaikan.
Sebaliknya, Villa baru saja mendapatkan suntikan kepercayaan diri setelah menaklukkan Club Brugge. Bermain di Villa Park, ditambah rekor kandang yang sangat baik saat menghadapi Forest, membuat tuan rumah memiliki sedikit keunggulan.
Villa juga membutuhkan kemenangan bukan hanya untuk memperbaiki posisi klasemen, tetapi untuk menghentikan tren negatif produktivitas yang mulai mengkhawatirkan. Jika mereka mampu mempertahankan ketajaman seperti saat menghadapi Club Brugge, peluang mendapatkan tiga poin cukup terbuka. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi