PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk: Duel Sengit di Liga Champions, Tuan Rumah Diunggulkan

Niklaas Andries • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 07:45 WIB
UNGGULAN: PSV Eindhoven akan menjamu Shakhtar Donetsk di Liga Champions (PSV Eindhoven)
UNGGULAN: PSV Eindhoven akan menjamu Shakhtar Donetsk di Liga Champions (PSV Eindhoven)

RADARBANYUWANGI.ID - PSV Eindhoven akan mengawali kiprahnya di fase liga Liga Champions 2026-2027 dengan menjamu Shakhtar Donetsk di Philips Stadion, Kamis malam. Pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka, tetapi juga menjadi kesempatan bagi PSV membuktikan bahwa dominasi mereka di Belanda bisa diterjemahkan ke panggung Eropa.

Pertemuan kedua tim kembali menghadirkan memori dramatis. PSV terakhir kali menghadapi Shakhtar pada November 2024. Ketika itu, klub asal Belanda tersebut melakukan comeback luar biasa untuk menang 3-2 setelah mencetak tiga gol sejak menit ke-87.

Kini, situasinya berbeda. PSV datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah memulai musim domestik dengan catatan positif. Namun, pengalaman Shakhtar di kompetisi Eropa membuat laga ini diprediksi berlangsung ketat.

PSV Mengejar Perbaikan di Eropa

PSV telah menjelma menjadi kekuatan utama sepak bola Belanda. Mereka menjuarai Eredivisie dalam tiga musim terakhir dan mengunci gelar ke-27 sepanjang sejarah pada musim 2025-2026.

Dominasi tersebut bahkan sangat mencolok. PSV mengakhiri musim lalu dengan keunggulan 19 poin atas Feyenoord. Namun, kesuksesan domestik belum sepenuhnya berbanding lurus dengan performa di Eropa.

Pelatih Peter Bosz kini menghadapi tantangan untuk membawa PSV melangkah lebih jauh di Liga Champions. Musim lalu, PSV hanya meraih dua kemenangan dari delapan pertandingan fase liga, ditambah dua hasil imbang dan empat kekalahan. Mereka akhirnya finis di posisi ke-28 dan gagal menembus fase gugur.

Musim ini menjadi momen penting bagi PSV karena mereka tampil untuk ke-20 kalinya di Liga Champions, sebuah rekor baru bagi klub Belanda.

Ironisnya, PSV justru memiliki catatan buruk pada pertandingan pertama Liga Champions. Mereka kalah dalam lima laga pembuka terakhir. Kemenangan terakhir pada matchday pertama terjadi pada musim 2015-2016 ketika mereka secara mengejutkan mengalahkan Manchester United 2-1 di kandang sendiri.

Masalah lain berada pada performa kandang mereka di kompetisi Eropa. PSV kalah dalam empat dari lima pertandingan kandang terakhir di Liga Champions. Dalam periode tersebut, mereka juga kebobolan 17 gol.

Meski demikian, ada satu statistik yang memberikan alasan untuk optimistis. PSV memenangi tiga pertandingan terakhir melawan klub Ukraina di Liga Champions.

Modal Positif PSV Jelang Menjamu Shakhtar

PSV datang ke laga ini dengan momentum bagus. Dari lima pertandingan awal Eredivisie musim 2026-2027, mereka belum terkalahkan dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang.

Setelah menghancurkan Utrecht 6-1, PSV kembali meraih kemenangan penting dengan menundukkan Ajax 3-1 di laga tandang pada akhir pekan lalu. Hasil tersebut membawa PSV naik ke posisi kedua klasemen sementara.

Salah satu pemain yang kembali menjadi sorotan adalah Ricardo Pepi. Penyerang asal Amerika Serikat itu mencetak gol kemenangan pada menit ke-95 ketika PSV mengalahkan Shakhtar 3-2 pada 2024.

Pepi juga mengawali musim ini dengan cukup tajam. Dia telah mencetak tiga gol dari lima pertandingan dan diperkirakan kembali menjadi ujung tombak PSV.

Shakhtar Datang Tanpa Beban

Shakhtar Donetsk tidak datang ke Eindhoven hanya untuk bertahan. Klub Ukraina tersebut juga memiliki modal domestik yang cukup meyakinkan. Musim lalu, Shakhtar menjuarai Liga Primer Ukraina untuk kali ke-16. Koleksi tersebut hanya terpaut satu gelar dari rekor Dynamo Kyiv yang telah mengoleksi 17 titel.

Musim ini pun dimulai dengan positif. Shakhtar memenangi empat dari lima pertandingan liga, sementara satu laga lainnya berakhir dengan kekalahan. Pada pertandingan terakhir, mereka memperlihatkan mentalitas comeback dengan mengalahkan Karpaty Lviv 2-1 di markas lawan.

Di Liga Champions, Shakhtar akan menjalani musim ke-20 mereka. Klub berjuluk The Pitmen itu bahkan menjadi tim Ukraina dengan jumlah penampilan terbanyak di kompetisi tersebut. Namun, perjalanan mereka musim lalu tidak sampai ke Liga Champions. Shakhtar gagal lolos ke kompetisi elite Eropa dan kemudian tersingkir pada kualifikasi Liga Europa.

Mereka kemudian melanjutkan perjalanan di Conference League hingga semifinal sebelum kalah agregat 2-5 dari Crystal Palace, yang akhirnya menjadi juara. Pelatih Arda Turan tentu berharap pengalaman tersebut bisa menjadi modal menghadapi PSV.

Shakhtar memang belum mencapai fase gugur Liga Champions sejak musim 2017-2018 ketika mereka menembus babak 16 besar. Akan tetapi, statistik terbaru mereka di kompetisi Eropa cukup menjanjikan.

Dalam delapan pertandingan terakhir di fase grup atau fase liga kompetisi Eropa, Shakhtar hanya dua kali kalah, dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang. Mereka juga hanya kalah dua kali dalam tujuh pertemuan terakhir melawan klub Belanda, dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Shakhtar Harus Waspadai Serangan PSV

Pertandingan ini berpotensi menjadi duel antara dua pendekatan berbeda. PSV diperkirakan lebih agresif karena bermain di kandang dan memiliki kualitas penguasaan bola yang cukup untuk menekan sejak awal.

Di sisi lain, Shakhtar bisa mengandalkan transisi cepat untuk mengeksploitasi ruang di belakang lini pertahanan tuan rumah. Situasi tersebut membuat gol pertama menjadi sangat penting.

Jika PSV mampu mencetak gol lebih dahulu, mereka berpeluang mengontrol ritme pertandingan. Namun, apabila Shakhtar berhasil bertahan dari tekanan awal, laga dapat berubah menjadi pertarungan terbuka yang menguntungkan tim Ukraina dalam skema serangan balik.

Berita Tim PSV Eindhoven

PSV dipastikan tidak dapat menurunkan sejumlah pemain karena cedera. Alassane Plea mengalami masalah kebugaran, sedangkan Jerdy Schouten masih menjalani pemulihan cedera ACL.

Sam Ouaissa juga mengalami cedera hamstring. Kiliann Sildillia dan Dennis Man turut absen karena masalah kebugaran yang belum dijelaskan secara spesifik. Selain itu, Mauro Junior harus menjalani skorsing dan tidak dapat tampil pada pertandingan pembuka fase liga.

Sam Lammers memiliki peluang kembali ke skuad setelah menunjukkan perkembangan dalam pemulihan cedera. Ruben van Bommel juga berpeluang mempertahankan tempatnya di sisi kiri setelah dinyatakan fit dan tampil sejak awal ketika PSV menghadapi Ajax.

Di lini depan, perhatian tertuju kepada Pepi. Tiga gol dari lima pertandingan membuat pemain internasional Amerika Serikat tersebut menjadi kandidat kuat untuk kembali memimpin lini serang PSV.

Berita Tim Shakhtar Donetsk

Shakhtar juga menghadapi sejumlah masalah pemain. Kiril Fesyun harus menepi setelah mengalami komplikasi jantung akibat infeksi yang ditularkan melalui gigitan kutu. Pedrinho, Marlon, dan Eguinaldo juga masih berada dalam perawatan.

Sementara itu, dua pemain sayap berusia 18 tahun, Bruninho dan Ryan Roberto, berpeluang menjalani debut Liga Champions setelah bergabung dari Brasil pada musim panas. Meski demikian, kemungkinan keduanya langsung dipercaya sebagai starter cukup kecil.

Kaua Elias menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan. Dia telah mencetak tiga gol dalam lima pertandingan musim ini dan diperkirakan bersaing dengan Luca Meirelles untuk posisi penyerang tengah. Alisson, Newerton, dan Gleiker Mendoza menjadi opsi yang dapat digunakan Arda Turan di sektor sayap.

Perkiraan Susunan Pemain

PSV Eindhoven: Kovar; Dest, Geertruida, Obispo, Kostic; Sano, Fernandez; Perisic, Til, Van Bommel; Pepi.

Shakhtar Donetsk: Riznyk; Karavaev, Bondar, Matvienko, Henrique; Ocheretko, Nazaryna, Gomes; Alisson, Elias, Newerton.

Prediksi skor: PSV Eindhoven 2-1 Shakhtar Donetsk.

Kedua tim memiliki alasan untuk percaya diri. PSV sedang dalam momentum positif di Eredivisie, sedangkan Shakhtar juga menunjukkan konsistensi di kompetisi domestik. Namun, faktor kandang bisa menjadi pembeda.

PSV memiliki sejumlah persoalan di Liga Champions, terutama rekor buruk pada pertandingan pembuka dan performa kandang mereka yang belum stabil. Akan tetapi, kualitas skuad serta momentum kemenangan atas Ajax memberi sinyal bahwa tim Bosz berada dalam kondisi yang lebih siap dibanding musim lalu.

Shakhtar tetap memiliki kemampuan untuk membuat PSV kerepotan, terutama melalui serangan balik. Karena itu, laga ini berpotensi berjalan terbuka dan menghasilkan banyak peluang.

Pada akhirnya, PSV diprediksi mampu memanfaatkan dukungan publik Philips Stadion untuk mengawali perjalanan di fase liga dengan kemenangan tipis.

Form PSV Eindhoven: Kalah-Imbang-Menang-Menang-Menang-Menang

Form Shakhtar Donetsk: Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Liga Champions 2026-2027 susunan pemain PSV PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk prediksi PSV vs Shakhtar berita tim Shakhtar