RADARBANYUWANGI.ID – Sporting Lisbon mendapat keuntungan besar saat menjamu Galatasaray pada laga perdana fase liga Liga Champions di Estadio Jose Alvalade, Rabu. Rekor kandang dan tren pertahanan yang membaik membuat wakil Portugal itu lebih layak diunggulkan dibanding tamunya dari Turki.
Pertandingan ini juga menjadi pertemuan pertama Sporting Lisbon dan Galatasaray di kompetisi Eropa. Keduanya datang dengan catatan belum terkalahkan pada musim ini, tetapi situasi yang dihadapi kedua tim cukup berbeda.
Sporting sempat membuka perjalanan di Primeira Liga dengan hasil imbang 2-2 melawan Estrela Amadora. Setelah itu, pasukan Rui Borges bangkit dengan empat kemenangan beruntun.
Produktivitas menjadi salah satu modal utama Sporting. Mereka mampu mencetak sedikitnya dua gol dalam empat pertandingan terakhir, termasuk kemenangan telak 4-0 atas Rio Ave dan kemenangan 2-0 atas Nacional pada akhir pekan lalu.
Dua laga terakhir bahkan memperlihatkan perkembangan penting. Selain terus mencetak gol, Sporting akhirnya mampu menjaga gawangnya tetap bersih dalam dua pertandingan berturut-turut.
Kombinasi tersebut membuat Sporting datang ke Liga Champions dengan kepercayaan diri tinggi: lini depan sedang tajam, sementara pertahanan mulai menemukan stabilitas.
Rekor melawan tim Turki jadi modal Sporting
Sporting juga memiliki catatan yang cukup meyakinkan ketika menghadapi klub-klub Turki. Mereka memenangkan tiga pertemuan terakhir dan mencatat empat kemenangan dari lima pertandingan melawan wakil Turki. Memang, statistik masa lalu tidak otomatis menentukan hasil pertandingan. Namun, dalam laga pembuka kompetisi Eropa, keunggulan psikologis seperti ini tetap bisa berpengaruh.
Terlebih, Sporting berhasil meraih empat kemenangan pada fase liga Liga Champions musim lalu. Pengalaman tersebut memberi mereka gambaran mengenai tuntutan pertandingan Eropa dengan format baru. Situasi Galatasaray justru lebih mengkhawatirkan ketika berbicara mengenai pertandingan tandang di Eropa.
Galatasaray memang pernah memenangkan tiga dari empat pertandingan pertama melawan klub Portugal. Namun, tren tersebut telah berbalik. Dalam lima pertemuan terakhir menghadapi tim Portugal, Galatasaray tidak pernah menang dan empat di antaranya berakhir dengan kekalahan. Catatan tandang mereka di kompetisi Eropa bahkan jauh lebih buruk.
Dalam 15 pertandingan tandang terakhir di pentas Eropa, Galatasaray hanya meraih satu kemenangan. Mereka menelan 13 kekalahan dalam periode tersebut.
Angka itu menjadi peringatan serius bagi Okan Buruk. Bermain di markas Sporting dengan tekanan Liga Champions tentu berbeda dibandingkan pertandingan domestik.
Galatasaray kehilangan Osimhen?
Masalah Galatasaray semakin rumit karena Victor Osimhen diperkirakan absen akibat masalah pada otot aduktor.
Absennya striker asal Nigeria itu merupakan kehilangan besar. Osimhen telah mencetak enam gol dalam empat pertandingan Super Lig musim ini. Artinya, dia menyumbang separuh dari total 12 gol Galatasaray di kompetisi domestik. Tanpa Osimhen, Buruk membutuhkan kontribusi lebih besar dari pemain lain.
Gabriel Sara dan Lucas Torreira menjadi dua pemain yang dapat diandalkan. Keduanya telah memberikan kontribusi langsung terhadap sejumlah gol Galatasaray di liga musim ini.
Namun, menggantikan pengaruh Osimhen secara kolektif bukan perkara sederhana. Bukan hanya jumlah gol yang hilang, tetapi juga kemampuan striker tersebut menarik perhatian bek lawan dan membuka ruang bagi pemain lain.
Galatasaray juga berpotensi kehilangan Gunay Guvenc, Mario Lemina, dan Wilfried Singo karena masalah cedera.
Sporting juga tidak sepenuhnya lengkap
Sporting bukan tanpa masalah. Nuno Santos yang mengalami cedera otot dan Joao Simoes akibat masalah pada kaki diperkirakan absen.
Sementara itu, kondisi Ibrahima Ba masih harus dipantau setelah mengalami benturan. Meski demikian, Sporting memiliki sejumlah pemain yang sedang berada dalam momentum positif.
Luis Suarez sudah mencetak empat gol di Primeira Liga musim ini. Penyerang tersebut diharapkan dapat membawa ketajamannya ke panggung Liga Champions.
Flavio Goncalves juga patut diperhatikan. Pemain muda tersebut telah mencetak tiga gol di Primeira Liga dan berpeluang menjalani debut di Liga Champions.
Jika keduanya mampu mempertahankan performa, Sporting memiliki cukup banyak sumber ancaman untuk menguji pertahanan Galatasaray.
Perkiraan susunan pemain
Sporting Lisbon: Silva; Fresneda, Debast, Inacio, Araujo; Altimira, Doumbia; Catamo, Zalazar, Goncalves; Suarez.
Galatasaray: Cakir; Sallai, Sanchez, Bardakci, Jakobs; Sara, Torreira; Sane, Batrakov, Akgun; Yilmaz.
Prediksi Sporting Lisbon vs Galatasaray
Galatasaray memang datang dengan catatan domestik yang cukup positif. Namun, performa tandang mereka di kompetisi Eropa menjadi faktor yang sulit diabaikan.
Ketiadaan Osimhen juga berpotensi mengurangi daya gedor Galatasaray secara signifikan. Sporting, sebaliknya, sedang menikmati momentum setelah meraih empat kemenangan beruntun dan mencatat dua clean sheet berturut-turut.
Karena itu, Sporting diprediksi mampu mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola dan tekanan dari sektor sayap. Galatasaray kemungkinan lebih berhati-hati pada fase awal untuk menghindari kebobolan cepat.
Jika Sporting berhasil mencetak gol lebih dahulu, situasi dapat menjadi semakin sulit bagi tim tamu. Rekor tandang Galatasaray menunjukkan mereka kerap kesulitan mempertahankan konsistensi ketika bermain di Eropa.
Prediksi skor: Sporting Lisbon 2-0 Galatasaray.
Performa lima pertandingan terakhir
Sporting Lisbon: Seri – Menang – Menang – Menang – Menang
Galatasaray: Seri – Menang – Menang – Menang. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi