PSG vs Slovan Bratislava: Juara Eropa Sedang Goyah, Mampukah Tuan Rumah Bangkit?

Niklaas Andries • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:44 WIB
PELAMPIASAN: PSG akan menjamu Slovan Bratislava di ajang Liga Champions (PSG)
PELAMPIASAN: PSG akan menjamu Slovan Bratislava di ajang Liga Champions (PSG)

RADARBANYUWANGI.ID – Paris Saint-Germain (PSG) mendapat kesempatan ideal untuk mengakhiri periode sulit ketika menjamu Slovan Bratislava pada laga pembuka fase liga Liga Champions 2026-2027 di Parc des Princes, Rabu.

Pertandingan ini menjadi awal misi PSG mempertahankan mahkota Eropa untuk kali ketiga secara beruntun. Di atas kertas, perbedaan kualitas kedua tim cukup mencolok.

PSG datang sebagai juara bertahan. Sementara Slovan Bratislava harus melewati babak kualifikasi panjang untuk sekadar memastikan tempat di fase liga. Namun, ada satu hal yang membuat laga ini menarik. PSG sedang tidak berada dalam kondisi terbaik.

PSG Mencari Momentum Setelah Awal Musim yang Berat

Musim lalu menjadi periode bersejarah bagi PSG. Pasukan Luis Enrique berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah melalui perjalanan panjang dan penuh tekanan.

PSG memang sempat mengawali fase liga dengan kurang meyakinkan. Mereka hanya finis di posisi ke-11 sehingga harus bekerja lebih keras pada fase gugur.

Setelah memasuki babak gugur, performa PSG berubah drastis. AS Monaco disingkirkan sebelum Chelsea dan Liverpool menjadi korban berikutnya.

Bayern Munchen kemudian memberikan perlawanan sengit di semifinal, tetapi PSG tetap mampu mengamankan tiket ke partai puncak.

Final menghadirkan duel ketat melawan Arsenal. Setelah bermain imbang 1-1 dalam waktu normal, PSG akhirnya keluar sebagai pemenang melalui adu penalti di Budapest.

Gelar tersebut membuat PSG menjadi klub kedua pada era Liga Champions yang mampu mempertahankan trofi Eropa dua musim berturut-turut. Sebelumnya, hanya Real Madrid yang melakukannya pada 2016 hingga 2018.

Luis Enrique pun mendapatkan kepercayaan lebih besar setelah memperpanjang kontraknya. Pesannya jelas: PSG tidak ingin sekadar menjadi juara sekali, tetapi sedang mencoba membangun sebuah era. Ironisnya, langkah awal musim baru justru tidak berjalan mulus.

Setelah mengalahkan Aston Villa untuk merebut Piala Super UEFA, PSG mengalami penurunan performa. Kekalahan dari Lens di Piala Super Prancis menjadi awal dari periode yang tidak biasa bagi raksasa Paris tersebut.

PSG bahkan belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan domestik musim ini dan kini terdampar di posisi ke-13 klasemen Ligue 1.

Kekalahan terbaru datang dari AS Monaco. Bermain di Parc des Princes pada Jumat, PSG sempat unggul lebih dulu sebelum akhirnya takluk 1-2.

Karena itu, laga melawan Slovan bukan hanya soal mempertahankan dominasi Eropa. Ini juga menjadi ujian mental bagi PSG untuk menemukan kembali ritme permainan mereka.

Slovan Bratislava Datang dengan Misi Berbeda

Jika PSG sedang mencari stabilitas, Slovan Bratislava justru datang ke Paris dengan rasa percaya diri karena berhasil melewati perjalanan kualifikasi yang melelahkan.

Musim lalu, Slovan sudah merasakan kerasnya fase liga Liga Champions. Namun, pengalaman itu berakhir buruk. Mereka menempati posisi ke-35 dari 36 peserta setelah menelan delapan kekalahan beruntun.

Kini Slovan memiliki sosok baru di pinggir lapangan. Mantan gelandang Barcelona, Yaya Toure, dipercaya menangani tim tersebut dan berpeluang menjadi pelatih Afrika pertama yang memimpin pertandingan Liga Champions.

Target Slovan kali ini tentu lebih tinggi.

Perjalanan mereka menuju fase liga juga tidak mudah. Dalam kualifikasi, Slovan menyingkirkan Iberia Tbilisi dan secara mengejutkan mengalahkan juara Swedia, Mjallby.

Pada babak playoff, Slovan harus berjuang keras menghadapi Celje. Setelah bermain 1-1 pada leg pertama, mereka baru memastikan tiket ke fase liga melalui babak tambahan waktu. Gol Cristian Martinez menjadi penyelamat sekaligus menghindarkan Slovan dari ketegangan adu penalti.

Masalahnya, performa domestik mereka justru sedang menurun. Setelah kembali menjadi juara Slovakia musim lalu, Slovan kini berada di posisi keempat Super Liga Slovakia setelah mengalami dua kekalahan beruntun. Situasi tersebut jelas bukan modal ideal untuk bertandang ke markas juara Eropa.

Kvaratskhelia Jadi Ancaman Utama PSG

PSG memiliki banyak pilihan di lini depan setelah melakukan penyegaran skuad pada musim panas. Mika Godts, Maghnes Akliouche, dan Ferran Torres menjadi tambahan penting bagi lini serang. Mereka akan bersaing dengan Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Khvicha Kvaratskhelia. Nama terakhir menjadi salah satu pemain paling menentukan.

Kvaratskhelia mencatat 16 kontribusi gol dalam 16 pertandingan Liga Champions musim lalu. Catatan tersebut bahkan menjadi rekor klub untuk satu musim kompetisi.

Jika pemain berjuluk "Kvaradona" itu kembali menemukan ruang di antara lini pertahanan Slovan, PSG berpotensi membuat pertandingan berjalan satu arah.

Di sisi pertahanan, Nuno Mendes juga bisa kembali bermain setelah menjalani hukuman larangan tampil. Sebelumnya, Warren Zaire-Emery harus mengisi posisi bek kiri ketika menghadapi Monaco.

Barseghyan Andalan Slovan

Slovan tentu tidak datang tanpa senjata. Tigran Barseghyan merupakan pemain yang patut mendapatkan perhatian khusus. Winger asal Armenia tersebut menjadi pemain Slovan dengan kontribusi gol, assist, dan peluang tercipta terbanyak pada fase liga musim 2024-2025.

Barseghyan diperkirakan menjadi pemasok bola bagi striker berpengalaman Andraz Sporar.

Roman Cerepkai juga menjadi opsi di lini depan setelah bergabung pada musim panas. Namun, pemain tim nasional Slovakia itu diperkirakan memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Persoalannya, Slovan membutuhkan lebih dari sekadar serangan balik untuk mengimbangi PSG selama 90 menit.

Mereka harus mampu bertahan rapat, memutus suplai bola ke Kvaratskhelia dan Dembele, sekaligus memanfaatkan setiap kesempatan yang muncul.

Perkiraan Susunan Pemain

Paris Saint-Germain: Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Neves, Vitinha, Ruiz; Doue, Dembele, Kvaratskhelia.

Slovan Bratislava: Takac; Blackman, Bajric, Markovic, Cruz; Ibrahim, Pokorny, Martinez; Barseghyan, Sporar, Camara.

Prediksi skor: PSG 4-1 Slovan Bratislava.

Secara historis, PSG memiliki alasan kuat untuk optimistis. Dalam 35 pertandingan terakhir yang mempertemukan juara bertahan Piala Eropa atau Liga Champions dengan laga pembuka musim berikutnya di kandang sendiri, tidak ada satu pun juara bertahan yang kalah. Tren tersebut kemungkinan besar berlanjut di Paris.

Memang, PSG sedang kehilangan konsistensi. Namun, level permainan mereka di Eropa masih berada jauh di atas Slovan Bratislava.

Laga ini juga berpotensi menjadi momentum penting bagi Luis Enrique. PSG tidak membutuhkan sekadar kemenangan, tetapi membutuhkan penampilan yang mampu mengembalikan keyakinan setelah serangkaian hasil mengecewakan di kompetisi domestik.

Slovan bisa memberikan perlawanan pada fase awal pertandingan. Namun, semakin lama pertandingan berjalan, kualitas individu dan kedalaman skuad PSG diperkirakan akan berbicara. (*)

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Paris Saint-Germain Liga Champions 2026-2027 PSG vs Slovan Bratislava Prediksi PSG vs Slovan Bratislava Slovan Bratislava