PrediksiUdinese vs Lazio: Duel Ketat yang Berpotensi Berakhir Imbang

Niklaas Andries • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 08:49 WIB
LAGA KETAT: Lazio akan bertandang ke markas Udinese (SS Lazio)
LAGA KETAT: Lazio akan bertandang ke markas Udinese (SS Lazio)

RADARBANYUWANGI.ID – Udinese dan Lazio sama-sama datang dengan modal positif ketika bertemu pada pekan ketiga Serie A. Namun, jika Udinese mengandalkan produktivitas dan momentum di kandang, Lazio membawa senjata yang tak kalah berbahaya: pertahanan solid dan kehadiran Davide Frattesi yang langsung menjadi pembeda.

Pertandingan Udinese vs Lazio dijadwalkan menjadi penutup pekan ketiga Serie A pada Senin malam. Laga ini menarik karena kedua tim belum menunjukkan tanda-tanda kehilangan momentum sejak awal musim.

Udinese belum terkalahkan di Serie A setelah meraih satu hasil imbang dan satu kemenangan. Mereka bahkan sudah melewati dua pertandingan Coppa Italia. Sebaliknya, Lazio menyapu bersih dua laga liga dengan kemenangan tanpa sekalipun kebobolan.

Pertanyaannya kini sederhana: apakah pertahanan Lazio mampu meredam agresivitas Udinese, atau justru tuan rumah kembali membuat kejutan?

Udinese Tampil Percaya Diri

Udinese kembali memperlihatkan karakter kuat sejak awal musim. Di bawah asuhan Kosta Runjaic, klub berjuluk Friulani tersebut tampaknya semakin nyaman memainkan sepak bola yang mengandalkan organisasi, intensitas, serta penyelesaian akhir yang efisien.

Pada laga pembuka Serie A, Udinese menahan Como 1-1. Mereka kemudian menunjukkan ketajaman ketika mengalahkan Monza 3-2.

Perjalanan mereka di Coppa Italia juga mulus. Setelah menyingkirkan Padova, Udinese kembali meraih kemenangan dengan mengalahkan Venezia 2-1 pada pertengahan pekan.

Vakoun Bayo menjadi bintang dalam pertandingan tersebut. Penyerang asal Pantai Gading itu mencetak dua gol sekaligus memberikan sinyal bahwa Udinese memiliki lebih dari satu opsi untuk mengancam pertahanan lawan.

Runjaic tentu berharap tren tersebut berlanjut. Setelah membawa Udinese finis di posisi ke-10 musim lalu, pelatih asal Jerman itu membidik setidaknya tujuh poin dari tiga pertandingan pertama Serie A untuk musim ketiga secara beruntun.

Secara statistik, peluang Udinese cukup terbuka. Mereka hanya kalah dua kali dalam 10 pertemuan terakhir melawan Lazio di Serie A. Bahkan, dua pertemuan musim lalu berakhir dramatis dengan gol penyama kedudukan yang tercipta pada menit-menit akhir.

Frattesi Langsung Jadi Pembeda Lazio

Jika Udinese memiliki Bayo dan Keinan Davis sebagai opsi di lini depan, Lazio mempunyai figur yang mulai mencuri perhatian: Davide Frattesi.

Gelandang tim nasional Italia tersebut didatangkan dari Inter Milan pada musim panas dan langsung memberikan dampak besar.

Frattesi mencetak gol kemenangan ketika Lazio mengalahkan Bologna. Ia kembali menjadi penentu saat Biancocelesti menundukkan Genoa 1-0.

Dua penampilan, dua gol kemenangan. Awal yang nyaris sempurna bagi pemain yang memang dikenal memiliki naluri menyerang dari lini kedua.

Kehadiran Frattesi juga menjadi bagian penting dari proyek Gennaro Gattuso di Lazio. Sang pelatih baru ingin membangun tim yang lebih agresif, tetapi tetap memiliki struktur permainan yang rapat.

Lazio sendiri baru dua kali dalam sejarah Serie A mampu memenangi tiga pertandingan pertama dalam satu musim, yakni pada 1974 dan 2012. Karena itu, laga di Udine menjadi kesempatan bagi Gattuso untuk membawa timnya mengulang pencapaian tersebut.

Sejarah pertemuan juga berpihak kepada Lazio. Mereka hanya sekali kalah dalam 13 lawatan terakhir ke markas Udinese di Serie A dan mampu meraih delapan kemenangan. Namun, catatan itu belum tentu cukup untuk membuat laga kali ini berjalan mudah.

Adu Ketajaman di Lini Depan

Udinese memiliki banyak pilihan untuk mengisi lini serang. Idrissa Gueye mendapat kesempatan tampil sejak awal ketika menghadapi Como. Sementara Keinan Davis menjadi pilihan utama saat menghadapi Padova dan Monza. Bayo kemudian menunjukkan performa impresif dengan dua gol ke gawang Venezia.

Menariknya, bukan hanya penyerang yang produktif. Bek sayap Hassane Kamara juga sudah mencetak dua gol dalam dua pertandingan Serie A. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa ancaman Udinese bisa datang dari berbagai sektor.

Lazio, di sisi lain, sejauh ini baru memiliki Frattesi sebagai pencetak gol di Serie A. Gelandang tersebut memiliki rekor bagus ketika menghadapi Udinese karena sudah lima kali membobol gawang mereka di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Dengan Boulaye Dia telah hengkang ke Rennes, Andrea Pinamonti dan Tijjani Noslin menjadi kandidat untuk mengisi lini depan.

Lazio juga baru mendatangkan Albert Gudmundsson sebagai tambahan opsi serangan. Namun, masalah justru berada pada kedalaman skuad akibat cedera.

Patric dan Adam Marusic dipastikan absen dari sektor pertahanan. Lazio juga kehilangan tiga gelandang, yakni Nicolo Rovella, Fisayo Dele-Bashiru, dan Danilo Cataldi.

Perkiraan Susunan Pemain

Udinese: Okoye; Abankwah, Kabasele, Solet; Vojvoda, Karlstrom, Piotrowski, Kamara; Ekkelenkamp, Gomez; Davis.

Lazio: Mandas; Lazzari, Doekhi, Provstgaard, Tavares; Frattesi, Belahyane, Taylor; Cancellieri, Pinamonti, Zaccagni.

Prediksi skor: Udinese 2-2 Lazio.

Laga ini berpotensi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada pekan ketiga Serie A. Udinese memiliki momentum, produktivitas, serta keuntungan bermain di kandang. Lazio mempunyai pertahanan yang belum kebobolan di Serie A dan Frattesi yang sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi.

Namun, absennya sejumlah pemain Lazio bisa mengurangi kedalaman permainan mereka. Di sisi lain, Udinese juga belum menunjukkan bahwa pertahanannya benar-benar mampu meredam tim dengan kualitas serangan lebih tinggi. Karena itu, pertandingan kemungkinan berjalan terbuka.

Hasil imbang terasa sebagai skenario paling masuk akal. Kedua tim memiliki alasan kuat untuk percaya diri, tetapi juga memiliki celah yang bisa dieksploitasi lawan.

Bagi Lazio, satu poin di Udine mungkin terasa kurang jika target mereka adalah mempertahankan start sempurna. Sementara bagi Udinese, menahan tim ibu kota tetap menjadi hasil positif untuk menjaga momentum di awal musim. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Udinese vs Lazio prediksi Udinese Lazio susunan pemain Udinese Lazio berita Lazio serie a