RADARBANYUWANGI.ID – ADO Den Haag berada dalam situasi yang tidak ideal ketika menjamu Fortuna Sittard pada lanjutan Eredivisie Belanda di WerkTalent Stadion, Den Haag, Minggu.
Laga ini menjadi kesempatan penting bagi ADO Den Haag untuk mengakhiri start buruk setelah kembali ke kasta tertinggi sepak bola Belanda. Dari empat pertandingan, tim promosi tersebut baru mengumpulkan satu poin dan terpuruk di posisi ke-16.
Sebaliknya, Fortuna Sittard datang dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Klub asal Limburg itu sudah mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan menempati peringkat keenam klasemen.
Pertemuan ini juga memiliki nilai tersendiri. Kedua tim terakhir kali berhadapan di Eredivisie sebelum ADO Den Haag terdegradasi lima tahun lalu. Kini, mereka kembali bertemu dengan kondisi yang cukup kontras.
ADO Den Haag Mulai Menunjukkan Perlawanan
Kembalinya ADO Den Haag ke Eredivisie belum berjalan mulus. Tiga kekalahan beruntun dari AZ Alkmaar, FC Groningen, dan Go Ahead Eagles membuat mereka langsung berada dalam tekanan.
Masalah terbesar terlihat di lini belakang. ADO Den Haag telah kebobolan 11 gol dalam empat pertandingan. Mereka baru mencetak empat gol, sehingga keseimbangan permainan menjadi pekerjaan rumah terbesar pelatih Robin Peter. Namun, ada satu tanda positif yang muncul pada pertandingan terakhir.
Menghadapi Feyenoord, ADO Den Haag secara mengejutkan mampu unggul 2-0 setelah Nigel Thomas dan Sekou Sylla mencetak gol. Keunggulan tersebut memang akhirnya sirna dan pertandingan berakhir 2-2, tetapi performa itu menunjukkan bahwa pendekatan serangan balik Peter bisa merepotkan lawan yang secara kualitas lebih kuat. Masalahnya, ADO belum mampu mempertahankan keunggulan.
Feyenoord mencetak gol melalui Ayase Ueda pada menit ke-62. Sepuluh menit kemudian, Anis Hadj Moussa menyamakan kedudukan lewat tembakan melengkung yang tidak mampu dihentikan Kilian Nikiema.
Hasil imbang tersebut tetap berharga. Selain menjadi poin pertama musim ini, pertandingan itu memberi gambaran bahwa ADO memiliki senjata untuk menyerang ruang kosong di belakang pertahanan lawan.
Nikiema juga layak mendapat sorotan. Sang penjaga gawang menjadi salah satu pemain paling konsisten ADO dengan rata-rata sekitar enam penyelamatan per pertandingan, angka tertinggi di antara penjaga gawang Eredivisie sejauh musim ini. Dengan demikian, ADO tidak sepenuhnya tanpa harapan.
Apalagi, pertandingan melawan Fortuna menjadi pertandingan kandang kedua mereka musim ini. Dukungan penonton di WerkTalent Stadion diharapkan mampu menciptakan atmosfer seperti ketika mereka mengamankan gelar Eerste Divisie musim lalu.
Fortuna Sittard Lebih Stabil
Di kubu seberang, Fortuna Sittard datang dengan modal yang jauh lebih meyakinkan. Di bawah asuhan Danny Buijs, Fortuna mengawali musim dengan menahan juara bertahan PSV Eindhoven 2-2. Mereka kemudian mengalahkan SC Cambuur 3-1 sebelum kalah 0-2 dari AZ Alkmaar dalam pertandingan yang harus mereka selesaikan dengan 10 pemain.
Respons setelah kekalahan tersebut menjadi bukti mentalitas Fortuna.
Bermain di kandang FC Groningen pada 28 Agustus, Fortuna sempat berada dalam situasi sulit. Mohammed Ihattaren membawa Groningen unggul pada menit ke-12, tetapi David van der Werff menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian.
Lequincio Zeefuik kemudian membawa Fortuna kembali unggul pada menit ke-28. Anthony Descotte memperlebar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-72.
Groningen memang memperkecil ketertinggalan melalui gol bunuh diri Justin Hubner tiga menit menjelang waktu normal berakhir. Namun, Fortuna mampu mempertahankan keunggulan dan pulang membawa tiga poin.
Kemenangan tersebut membuat Fortuna kini mengoleksi dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Produktivitas mereka juga lebih merata.
Zeefuik sudah mencetak dua gol dan menjadi salah satu ancaman utama di lini depan. Edouard Michut telah menyumbang dua assist, termasuk umpan untuk gol Zeefuik ketika menghadapi Groningen.
Sementara itu, Ihattaren mulai memperlihatkan kembali kualitas yang dahulu membuatnya disebut sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di sepak bola Belanda.
Kebangkitan Ihattaren menjadi salah satu aspek menarik dari perkembangan Fortuna musim ini. Jika performanya terus meningkat, lini serang Buijs akan memiliki lebih banyak variasi untuk membongkar pertahanan ADO.
Berita Tim dan Perkiraan Susunan Pemain
ADO Den Haag dipastikan kehilangan tiga pemain karena cedera. Cameron Peupion, Donat Barany, dan Jonas Jensen-Abbew belum dapat dimainkan.
Nikiema diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar setelah tampil gemilang saat menghadapi Feyenoord. Sekou Sylla, yang ikut mencetak gol dalam pertandingan tersebut, juga berpeluang mempertahankan posisinya. Sementara itu, Fortuna Sittard kehilangan Ole Romeny akibat skorsing.
Kristoffer Peterson, Ivan Marquez, Siebe Wylin, dan Sven Simons juga masih harus menepi karena cedera. Kondisi tersebut membuat pilihan Buijs menjadi lebih terbatas, terutama di lini pertahanan dan serangan.
Meski demikian, Fortuna diperkirakan tidak banyak mengubah komposisi tim yang berhasil menang atas Groningen.
Michut kemungkinan kembali menjadi pengatur permainan dari lini tengah, sedangkan Zeefuik diprediksi menjadi ujung tombak bersama Anthony Descotte. Ihattaren juga berpeluang kembali dipercaya sejak awal.
Perkiraan Starting XI ADO Den Haag: Nikiema; Raterink, Hokke, Mulder, Sylla; Kilo, Jimenez; Thomas, Rottier, Van Mieghem; Eduardo.
Perkiraan Starting XI Fortuna Sittard: Branderhorst; Pinto, Guth, Hubner, Dahlhaus; Michut, Brittijn, Zand; Ihattaren, Zeefuik, Descotte.
Prediksi skor: ADO Den Haag 1-2 Fortuna Sittard.
Secara momentum, Fortuna Sittard berada satu langkah di depan. ADO memang memperlihatkan peningkatan ketika mencuri satu poin dari Feyenoord. Namun, rapuhnya pertahanan tetap menjadi persoalan serius. Kebobolan 11 gol dari empat pertandingan berarti mereka rata-rata kemasukan hampir tiga gol setiap laga.
Situasi itu berbahaya ketika menghadapi Fortuna yang memiliki beberapa pemain dengan kemampuan menciptakan peluang dan mencetak gol.
Zeefuik memberikan ancaman langsung di kotak penalti. Michut mampu mengatur aliran serangan, sedangkan Ihattaren mulai menemukan kembali sentuhan kreatifnya.
ADO masih memiliki peluang jika mampu mempertahankan organisasi ketika kehilangan bola dan memaksimalkan serangan balik. Keberadaan Nikiema juga bisa menjadi faktor penting apabila Fortuna mampu mendominasi penguasaan bola.
Namun, jika pertandingan berlangsung terbuka, kualitas Fortuna di sepertiga akhir lapangan kemungkinan menjadi pembeda.
Fortuna diprediksi pulang dengan tiga poin sekaligus memperpanjang catatan positif mereka. Bagi ADO Den Haag, pertandingan ini menjadi ujian penting untuk membuktikan bahwa hasil imbang melawan Feyenoord bukan sekadar kejutan sesaat.
Mereka membutuhkan kemenangan pertama musim ini, tetapi untuk mendapatkannya, pertahanan harus terlebih dahulu menemukan stabilitas. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi