RADARBANYUWANGI.ID - Kepercayaan diri Newcastle United sedang meninggi. Namun, Bournemouth datang ke St James’ Park dengan satu modal yang tidak bisa diabaikan, rekor pertemuan yang menyulitkan tuan rumah.
Dua pelatih asal Jerman, Matthias Jaissle dan Marco Rose, akan beradu taktik ketika Newcastle United menjamu Bournemouth pada pekan ketiga Premier League 2026–2027, Sabtu siang waktu setempat.
Pertandingan ini menarik karena kedua tim datang dengan cerita berbeda. Newcastle mulai menemukan identitas baru di bawah Jaissle, sedangkan Bournemouth masih berusaha mencari kemenangan pertama musim ini.
Bahkan, Bournemouth punya kenangan manis dari kunjungan terakhirnya ke markas Newcastle. April musim lalu, The Cherries mencuri kemenangan 2-1 berkat gol Adrien Truffert pada menit ke-85. Kini, Newcastle tentu ingin membalikkan cerita tersebut.
Newcastle Mulai Menunjukkan Taring
Awal musim Newcastle cukup menjanjikan. Dalam tiga pertandingan di semua kompetisi, The Magpies belum terkalahkan. Mereka mengoleksi empat poin dari dua pertandingan Premier League dan juga menyingkirkan West Brom pada putaran kedua Piala Liga Inggris.
Jaissle bahkan nyaris membawa Newcastle mengalahkan Liverpool pada laga pembuka Premier League. Pertandingan tersebut berakhir 2-2.
Kemenangan pertama Jaissle di sepak bola Inggris akhirnya datang pekan lalu. Newcastle tampil meyakinkan ketika membungkam Tottenham Hotspur 2-0 melalui gol Anthony Elanga dan Yoane Wissa pada babak kedua.
Hasil tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin. Kemenangan di London menunjukkan bahwa Newcastle mulai mampu menerjemahkan gagasan Jaissle ke dalam permainan.
Newcastle kini memenangi tiga dari enam pertandingan Premier League terakhir, dengan dua hasil imbang dan satu kekalahan. Jumlah kemenangan tersebut sama banyaknya dengan yang mereka raih dalam 13 pertandingan sebelumnya. Namun, ada satu catatan yang patut membuat Jaissle waspada.
Newcastle menjadi tim yang paling banyak menghadapi tembakan di Premier League musim ini, yakni 44 kali. Angka tersebut cukup kontras jika dibandingkan dengan awal musim lalu ketika mereka hanya membiarkan lawan melepaskan delapan tembakan dalam dua pertandingan pertama. Artinya, meski hasil positif mulai datang, organisasi pertahanan Newcastle masih menyimpan pekerjaan rumah.
Jaissle menyebut kemenangan atas Tottenham sebagai langkah ke arah yang benar. Pelatih 38 tahun itu juga menilai DNA Newcastle cocok dengan gaya bermain intens dan vertikal yang ingin diterapkannya. Masalahnya, Bournemouth bukan lawan yang mudah ditaklukkan.
Newcastle tidak pernah menang dalam delapan pertemuan Premier League terakhir melawan Bournemouth. Rinciannya, lima kali imbang dan tiga kali kalah. Kemenangan terakhir Newcastle atas Bournemouth terjadi pada Juli 2020, ketika mereka menang 4-1.
Bournemouth Masih Mencari Kemenangan Pertama
Bournemouth memasuki pertandingan ini dengan kondisi yang berbeda. The Cherries menjadi salah satu dari delapan klub Premier League yang belum meraih kemenangan pada musim 2026–2027.
Mereka kalah 1-2 dari Manchester City pada laga pembuka sebelum bermain imbang 1-1 melawan Everton. Masalah Bournemouth bukan hanya soal hasil. Mereka juga punya kecenderungan kehilangan keunggulan pada menit-menit akhir.
Saat menghadapi Manchester City, Bournemouth sempat unggul sebelum kebobolan ketika pertandingan memasuki kurang dari 10 menit terakhir. Situasi serupa kembali terjadi ketika menjamu Everton. Bournemouth harus menerima gol penyama kedudukan James Tarkowski pada menit ke-91. Kerapuhan dalam situasi bola mati juga menjadi persoalan serius.
Bournemouth tercatat sebagai tim yang paling banyak kebobolan dari situasi set piece di Premier League, yakni 28 gol sejak awal musim lalu. Bahkan, mereka sudah kebobolan melalui sepak pojok dalam dua pertandingan pertama musim ini.
Rose masih optimistis timnya akan segera mendapatkan hasil positif. Namun, optimisme tersebut harus segera diterjemahkan menjadi konsistensi di lapangan.
Jika tidak, Bournemouth berisiko mencatat sejarah buruk sebagai tim pertama dalam sejarah Premier League yang gagal menang dalam tiga laga awal musim meski selalu mencetak gol pembuka. Bournemouth Justru Punya Rekor Bagus di St James’ Park
Menariknya, statistik pertemuan di kandang Newcastle justru memberikan Bournemouth alasan untuk percaya diri. The Cherries memenangi dua kunjungan terakhir mereka ke markas Newcastle di Premier League.
Bournemouth juga memiliki rata-rata 1,75 poin per pertandingan di St James’ Park. Dari delapan pertandingan di stadion tersebut, mereka mengoleksi 14 poin.
Di stadion yang pernah mereka kunjungi setidaknya lima kali, hanya Molineux, markas Wolverhampton Wanderers, yang memberikan rasio poin per pertandingan lebih tinggi kepada Bournemouth. Dengan kata lain, sejarah justru berpihak kepada tim tamu.
Namun, kondisi Newcastle saat ini berbeda. Energi baru yang dibawa Jaissle, ditambah atmosfer St James’ Park, membuat tuan rumah tetap layak ditempatkan sebagai favorit.
Berita Tim Newcastle United
Newcastle masih kehilangan empat pemain akibat cedera. Dan Burn mengalami masalah pada pergelangan kaki, William Osula cedera kaki, Joelinton mengalami cedera paha, sedangkan Tino Livramento masih menjalani pemulihan cedera betis.
Jaissle juga memberikan indikasi bahwa rekrutan baru senilai £51 juta, Matias Fernandez-Pardo, kemungkinan belum langsung dimainkan sebagai starter. Pemain tersebut diperkirakan akan mendapatkan menit bermain secara bertahap dari bangku cadangan.
Kondisi itu membuka peluang Anthony Elanga, Yoane Wissa, dan Harvey Barnes kembali menjadi trio penyerang utama.
Elanga bahkan berpeluang mencatat sejarah. Jika kembali mencetak gol, dia bisa menjadi pemain Newcastle pertama sejak Andrew Cole pada musim 1994–1995 yang mampu mencetak gol dalam tiga pertandingan Premier League pertama klub pada satu musim.
Di lini tengah, Nico Gonzalez kemungkinan kembali menjadi starter setelah tampil impresif dalam debutnya melawan Tottenham. Dia diperkirakan berduet dengan Lewis Miley dan Joe Willock.
Empat bek Amar Dedic, Malick Thiaw, Sven Botman, dan Lewis Hall juga berpeluang mempertahankan posisi mereka.
Prediksi Susunan Pemain Newcastle United: Hornicek; Dedic, Thiaw, Botman, Hall; Willock, Gonzalez, Miley; Elanga, Wissa, Barnes.
Berita Tim Bournemouth
Bournemouth juga tidak tampil dengan kekuatan penuh. Eli Junior Kroupi mengalami cedera kaki, Amine Adli bermasalah dengan betis, Veljko Milosavljevic mengalami cedera lutut, sedangkan Julian Araujo masih menepi karena cedera paha.
Ryan Christie dan Tyler Adams menjadi kandidat untuk kembali mengisi lini tengah. Namun, Rose bisa saja mempertahankan Lewis Cook dan Alex Scott.
Scott punya modal tambahan setelah mencetak gol ketika Bournemouth bermain imbang melawan Everton.
Di lini depan, Rayan, Justin Kluivert, dan Marcus Tavernier kemungkinan beroperasi di belakang Evanilson.
Striker asal Brasil itu tentu berharap pertandingan ini menjadi titik balik. Evanilson sedang menjalani paceklik gol dalam 12 pertandingan Premier League.
Rose masih memiliki sejumlah alternatif serangan melalui pemain baru Alvaro Rodriguez, David Brooks, dan Ben Gannon-Doak.
Prediksi Susunan Pemain Bournemouth: Petrovic; Smith, Hill, Silva, Truffert; Cook, Scott; Rayan, Kluivert, Tavernier; Evanilson.
Prediksi Skor: Newcastle United 2-1 Bournemouth
Newcastle pantas menjadi unggulan dalam pertandingan ini.
Momentum berada di pihak The Magpies setelah kemenangan meyakinkan atas Tottenham. Permainan mereka juga mulai menunjukkan pola yang diinginkan Jaissle: agresif, cepat, dan berorientasi vertikal. Namun, masalah pertahanan masih bisa menjadi celah.
Newcastle terlalu sering memberikan kesempatan kepada lawan untuk melepaskan tembakan. Menghadapi Bournemouth, kelemahan tersebut berpotensi kembali diuji, terutama jika tim tamu mampu memanfaatkan transisi dan bola mati.
Di sisi lain, Bournemouth memiliki masalah yang lebih besar: konsentrasi pada fase akhir pertandingan.
Kebiasaan kehilangan keunggulan pada menit-menit krusial bisa menjadi pembeda di St James’ Park. Apalagi, Newcastle memiliki energi besar setelah awal musim yang positif dan dukungan suporter yang terkenal intens.
Bournemouth memang punya rekor bagus dalam beberapa kunjungan terakhir ke markas Newcastle. Akan tetapi, rekor masa lalu tidak selalu mampu menandingi momentum.
Jika Newcastle mampu memperbaiki organisasi pertahanan dan tidak memberikan terlalu banyak peluang, kemenangan tipis 2-1 menjadi skenario yang paling masuk akal.
Form Newcastle United di Premier League: Imbang-Menang
Form Newcastle United di Semua Kompetisi: Imbang-Menang-Menang
Form Bournemouth di Premier League: Kalah-Imbang. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi