RADARBANYUWANGI.ID – Inter Miami akhirnya menemukan kembali wajah terbaiknya. Setelah melewati rangkaian hasil mengecewakan, Lionel Messi dan kawan-kawan meledak dengan kemenangan 7-1 atas CF Montreal. Kini, Atlanta United datang sebagai ujian berikutnya sekaligus calon korban berikutnya di kandang The Herons.
Inter Miami akan menutup rangkaian tiga pertandingan kandang di Major League Soccer (MLS) dengan menjamu Atlanta United di Nu Stadium, Sabtu. Momentum jelas berada di pihak tuan rumah.
Kemenangan besar atas Montreal tidak sekadar menghasilkan tiga poin. Hasil tersebut mengakhiri lima pertandingan tanpa kemenangan Inter Miami di semua kompetisi. Lebih penting lagi, kemenangan itu memperlihatkan kembali ketajaman lini depan yang sempat menghilang.
Inter Miami masih berada di posisi kedua Wilayah Timur. Mereka unggul lima poin atas Chicago Fire yang membuntuti di bawahnya.
Namun, ada satu catatan yang membuat laga ini tetap menarik. Kemenangan atas Montreal merupakan kemenangan kandang keempat Inter Miami di MLS musim ini. Jika ingin menyamai catatan 11 kemenangan kandang pada musim 2025, mereka harus menyapu bersih seluruh pertandingan kandang tersisa.
Inter Miami kembali menemukan taringnya
Sepanjang musim 2026, Inter Miami sebenarnya merupakan salah satu tim paling produktif di MLS. Rata-rata 2,5 gol per pertandingan liga menjadi bukti betapa berbahayanya mereka ketika mesin serangan bekerja optimal.
Ledakan tujuh gol ke gawang Montreal menjadi sinyal bahwa masalah Inter Miami bukan terletak pada kualitas pemain, melainkan konsistensi performa.
Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian. Pemain asal Argentina tersebut mencetak empat gol dalam pesta kemenangan itu. Luis Suarez, Casemiro, dan Alexander Shaw turut mencatatkan nama di papan skor.
Bagi pelatih Kily Gonzalez, kemenangan tersebut menjadi modal penting setelah menggantikan Angel Guillermo Hoyos bulan lalu. Tantangannya kini bukan sekadar mempertahankan momentum, melainkan memastikan Inter Miami tidak kembali terjebak dalam inkonsistensi.
Atlanta menjadi lawan yang relatif menguntungkan jika melihat rekam jejak pertemuan. Inter Miami berpeluang mengalahkan Five Stripes untuk kali ketiga secara beruntun pada musim reguler. Pada pertemuan kandang terakhir, Inter Miami bahkan menang telak 4-0 di Chase Stadium.
Atlanta United punya masalah serius di lini belakang
Di kubu seberang, Atlanta United sedang berusaha menjaga peluang menuju babak playoff. Tiga kemenangan beruntun mereka di musim reguler terhenti setelah kalah 0-2 dari Charlotte FC. Kekalahan tersebut membuat Atlanta turun ke posisi ke-13 Wilayah Timur dan kini tertinggal empat poin dari garis playoff.
Gerardo Martino tentu memahami betul karakter Inter Miami. Menariknya, ia pernah membawa Miami meraih Supporters' Shield pada 2024 sekaligus mencatat rekor 74 poin di musim reguler MLS.
Kini Martino harus menghadapi mantan timnya dalam situasi yang jauh berbeda.
Atlanta sebenarnya sudah mengoleksi lebih banyak kemenangan dibandingkan total kemenangan mereka sepanjang musim reguler 2025. Akan tetapi, produktivitas menjadi persoalan besar.
Mereka baru mencetak 25 gol, menjadikannya salah satu tim dengan jumlah gol terendah di liga. Masalah itu semakin terlihat ketika bermain tandang. Atlanta hanya mencetak delapan gol di laga tandang MLS sepanjang 2026.
Lebih mengkhawatirkan lagi, gawang mereka selalu kebobolan dalam setiap pertandingan tandang domestik musim ini. Dalam tiga laga tandang terakhir saja, mereka kemasukan delapan gol.
Menghadapi Inter Miami yang baru mencetak tujuh gol dalam satu pertandingan, statistik tersebut jelas bukan pertanda bagus.
Messi menjadi pembeda
Kunci pertandingan kemungkinan besar berada pada bagaimana Atlanta menghentikan Messi dan pemain-pemain kreatif di belakangnya.
Jika Atlanta terlalu dalam bertahan, Inter Miami memiliki kualitas untuk membongkar blok pertahanan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan tanpa bola. Sebaliknya, ketika Atlanta mencoba bermain lebih terbuka, ruang di belakang lini pertahanan bisa menjadi sasaran empuk Messi, Suarez, dan para pemain sayap Miami.
Inilah alasan mengapa laga tersebut berpotensi berjalan berat sebelah. Atlanta memang memiliki peluang untuk mencuri kemenangan tandang beruntun di kompetisi domestik untuk pertama kalinya sejak 2024. Namun, statistik tandang dan kualitas serangan Inter Miami membuat misi itu sangat berat.
Five Stripes terakhir kali menang di kandang Inter Miami pada musim reguler dua tahun lalu dengan skor 3-1. Tetapi, kondisi kedua tim saat ini memberikan gambaran berbeda.
Berita tim Inter Miami
Inter Miami masih menghadapi sejumlah persoalan kebugaran. Sergio Reguilon, Santiago Morales, Micael, dan Gonzalo Lujan berpotensi absen karena cedera bagian bawah tubuh.
Mateo Silvetti juga masih menjalani pemulihan dari cedera bahu yang terkilir, sedangkan Tadeo Allende mengalami masalah pada lutut.
Namun, keberadaan Messi memberikan suntikan kepercayaan diri besar setelah sang megabintang mencetak empat gol pada pertandingan sebelumnya.
Prediksi susunan pemain Inter Miami: St. Clair; Fray, Caicedo, Falcon, Allen; De Paul, Casemiro, Segovia; Messi, Berterame, Suarez.
Berita tim Atlanta United
Atlanta United juga tidak sepenuhnya turun dengan kondisi ideal.
Ajani Fortune masih diragukan tampil akibat cedera hamstring, sementara Luke Brennan mengalami masalah pada pergelangan kaki.
Mauricio Amaro berpeluang menjalani debut setelah memperoleh visa. Sebaliknya, Breel Embolo kemungkinan belum bisa tampil karena proses visanya diperkirakan belum selesai tepat waktu.
Prediksi susunan pemain Atlanta United: Hoyos; Jacob, Diaz, Alonso, Edwards; Sanchez, Muyumba, Reilly; Santos; Picault, Almiron.
Prediksi: Inter Miami 4-1 Atlanta United.
Inter Miami memiliki momentum, produktivitas, dan kepercayaan diri yang jauh lebih baik setelah kemenangan besar atas Montreal.
Sebaliknya, Atlanta United harus memperbaiki pertahanan jika ingin bertahan dari tekanan tuan rumah. Delapan gol yang bersarang dalam tiga laga tandang terakhir menjadi alarm serius.
Jika Messi kembali menemukan ruang dan lini tengah Miami mampu memasok bola secara konsisten, Atlanta berpotensi kesulitan sejak menit awal.
Kemenangan tersebut akan menjadi pembuktian bahwa pesta tujuh gol atas Montreal bukan sekadar ledakan sesaat, melainkan tanda bahwa Inter Miami kembali ke level permainan terbaiknya. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi