RADARBANYUWANGI.ID – Manchester United tidak punya banyak ruang untuk kembali tergelincir. Setelah dipermalukan Hull City pada pekan pembuka Premier League 2025-2026, Setan Merah kini menghadapi tantangan dari tim promosi lainnya, Ipswich Town, di Old Trafford, Sabtu sore.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Manchester United untuk segera memperbaiki kesalahan. Kekalahan 0-2 dari Hull bukan sekadar hasil buruk, tetapi juga mencatat sejarah yang tidak diinginkan. United untuk pertama kalinya kalah dari tim promosi pada laga pembuka Premier League.
Sebaliknya, Ipswich datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim besutan Gary O'Neil tersebut mengawali kembalinya mereka ke kasta tertinggi Inggris dengan kemenangan dramatis 2-1 atas Sunderland. Jack Clarke menjadi pahlawan melalui gol pada menit ke-90 ke gawang mantan klubnya.
United Punya Pekerjaan Rumah Besar
Kehadiran Michael Carrick di kursi pelatih sempat membawa optimisme baru ke Old Trafford. Carrick mengambil alih Manchester United pada awal tahun ketika klub berada di posisi ketujuh klasemen dengan 32 poin dari 21 pertandingan. Perlahan, performa mereka membaik. United memenangi 12 dari 17 pertandingan liga terakhir dan akhirnya menutup musim di peringkat ketiga.
Posisi tersebut menjadi pencapaian terbaik Manchester United di Premier League sejak musim 2022-2023. Sebelumnya, mereka hanya finis di posisi kedelapan dan ke-15 dalam dua musim beruntun. Namun, momentum tersebut mendadak terhenti pada pertandingan pertama musim baru.
Manchester United sebenarnya melepaskan 21 tembakan ketika menghadapi Hull. Masalahnya, dominasi tersebut tidak berbanding lurus dengan kualitas peluang yang diciptakan.
Hull justru tampil lebih efektif.
Semi Ajayi membuka keunggulan pada menit ke-17 setelah bola hasil tembakan Oli McBurnie yang ditepis Senne Lammens membentur tiang. Nobel Mendy kemudian menggandakan keunggulan melalui sundulan memanfaatkan tendangan bebas Regan Slater.
Kekalahan tersebut menjadi kekalahan pertama United dari tim promosi pada laga pembuka Premier League setelah 13 pertandingan sebelumnya tanpa kekalahan.
Itulah persoalan yang harus segera dibereskan Carrick: United membutuhkan lebih dari sekadar penguasaan bola dan jumlah tembakan. Mereka harus mampu mengubah dominasi menjadi peluang bersih dan gol.
Ipswich Datang dengan Kepercayaan Diri
Ipswich justru menjalani pekan pembuka dengan cerita berbeda. Gol Jack Clarke pada menit ke-90 memastikan kemenangan 2-1 atas Sunderland. Hasil tersebut sekaligus menjadi modal berharga bagi skuad Gary O'Neil untuk menghadapi atmosfer Old Trafford.
Ipswich memang baru kembali ke Premier League setelah sebelumnya terdegradasi pada akhir musim 2024-2025. Saat itu, mereka finis di posisi ke-19 dengan hanya 22 poin dari 38 pertandingan dan hanya meraih empat kemenangan.
Kieran McKenna kemudian membawa mereka kembali ke kasta tertinggi setelah Ipswich finis sebagai runner-up Championship dengan koleksi 84 poin.
Namun, McKenna memilih beristirahat dari dunia kepelatihan pada musim panas. Ipswich kemudian menunjuk Gary O'Neil sebagai penggantinya.
Tantangan O'Neil tidak ringan. Ipswich menggelontorkan lebih dari 100 juta poundsterling di bursa transfer untuk memperkuat skuad dan menghindari degradasi secara langsung. Tujuh pemain anyar bahkan langsung menjalani debut pada pertandingan pembuka.
Investasi tersebut langsung memberikan hasil. Ipswich mengalahkan Sunderland 2-1 dan meraih kemenangan Premier League pertama mereka musim ini.
Menariknya, Ipswich juga sudah melewati pertandingan Piala Liga Inggris pada tengah pekan. Dengan melakukan sembilan perubahan ketika menghadapi Leicester City, mereka mampu menang 3-1 dan melaju ke babak berikutnya.
Sementara itu, Manchester United tidak perlu menjalani putaran kedua Piala Liga karena posisi mereka di kompetisi Eropa musim lalu.
Berita Tim Manchester United vs Ipswich
Manchester United masih menghadapi sejumlah persoalan cedera. Carlos Baleba, yang baru didatangkan dari Brighton, dipastikan belum bisa menjalani debut. Gelandang tersebut mengalami cedera pergelangan kaki ketika mengikuti pemusatan latihan pramusim Brighton di Austria.
Tom Heaton, Matthijs de Ligt, Mason Mount, dan Manuel Ugarte juga diperkirakan belum tersedia untuk pertandingan kandang pertama United.
Kondisi Ugarte bahkan cukup mengkhawatirkan karena ia berpotensi baru kembali pada musim berikutnya.
Tidak ada cedera baru yang dialami United ketika menghadapi Hull. Karena itu, Carrick tetap memiliki peluang melakukan perubahan susunan pemain. Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo termasuk pemain yang berpeluang masuk starting XI.
Di kubu Ipswich, rotasi besar saat menghadapi Leicester membuka kemungkinan beberapa pemain utama kembali diturunkan di Old Trafford.
Dara O'Shea menjadi satu-satunya bek yang mempertahankan tempatnya di lini belakang. Marcelino Nunez juga bermain sejak awal dan mencetak dua gol, termasuk sebuah gol spektakuler dari jarak sekitar 45 yard. Keduanya diperkirakan kembali bermain untuk pertandingan ketiga berturut-turut.
Jack Clarke juga berpeluang mendapatkan hadiah atas penampilan gemilangnya ketika menghadapi Sunderland. Ia masuk dari bangku cadangan dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-90. Abdul Fatawu berpotensi menjadi pemain yang harus memberikan tempat kepada Clarke.
Ipswich relatif lebih minim persoalan cedera. Namun, Azor Matusiwa dan Florentino Luis masih belum tersedia. Florentino bahkan masih menunggu kesempatan melakukan debut bersama klub barunya.
Perkiraan Susunan Pemain
Manchester United: Senne Lammens; Noussair Mazraoui, Harry Maguire, Tyler Heaven, Luke Shaw; Kobbie Mainoo, Andrey Santos; Bryan Mbeumo, Bruno Fernandes, Marcus Rashford; Matheus Cunha.
Ipswich Town: Joel Drommel Scherpen; Dara O'Shea, Issa Diop, Jacob Greaves, Leif Davis; Marcelino Nunez, Mario Lukic; Jack Clarke, Julio Enciso, Kaoru Mitoma; Emersonn.
Prediksi skor: Manchester United 2-1 Ipswich Town.
Manchester United tetap menjadi favorit meski tampil mengecewakan pada pekan pertama. Faktor Old Trafford menjadi salah satu pembeda terbesar. United juga memiliki kualitas individu yang lebih tinggi dibandingkan Ipswich. Namun, kemenangan tidak akan datang dengan mudah.
Ipswich sudah menunjukkan bahwa mereka memiliki karakter untuk bertahan dalam pertandingan ketat. Kemenangan dramatis atas Sunderland membuktikan mereka tidak mudah menyerah hingga menit terakhir. Karena itu, pertandingan ini berpotensi berlangsung lebih sengit daripada yang terlihat di atas kertas.
United harus memperbaiki efektivitas serangan. Jika kembali membuang banyak peluang seperti ketika melawan Hull, Ipswich bisa memberikan hukuman yang sama.
Namun, dengan tekanan untuk bangkit di depan pendukung sendiri serta kualitas pemain yang lebih merata, Manchester United diprediksi mampu mengamankan tiga poin.
Performa Terakhir
Manchester United – Premier League:
Hull City 2-0 Manchester United — Kalah
Ipswich Town – Premier League:
Ipswich Town 2-1 Sunderland — Menang
Ipswich Town – Semua Kompetisi:
Ipswich Town 2-1 Sunderland — Menang
Ipswich Town 3-1 Leicester City — Menang (*)
Sumber : Radar Banyuwangi