RADARBANYUWANGI.ID – Chelsea mengawali era baru bersama Xabi Alonso dengan kemenangan dramatis. Namun, pekerjaan belum selesai. The Blues kini harus mengalihkan perhatian ke Piala Liga Inggris atau EFL Cup dengan menghadapi Luton Town pada putaran kedua di Stamford Bridge, Kamis malam.
Chelsea datang dengan modal kemenangan 3-2 atas Fulham pada laga pembuka Premier League musim ini. Hasil tersebut bukan sekadar tiga poin, tetapi juga menjadi kemenangan pertama Chelsea pada pertandingan pembuka musim Premier League sejak 2022-2023.
Cole Palmer menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Ia mencetak satu gol sekaligus memberikan assist dalam penampilan yang memperlihatkan kembali betapa pentingnya kreativitas sang gelandang bagi permainan Chelsea.
Joao Pedro dan rekrutan termahal klub, Morgan Rogers, juga masuk papan skor. Alonso pun melihat potensi besar dari ketiganya dan meyakini mereka mampu menciptakan sesuatu yang istimewa bersama Chelsea.
Kini, tantangan berbeda menanti.
Chelsea merupakan salah satu klub tersukses dalam sejarah EFL Cup dengan lima gelar juara. Namun, trofi tersebut terakhir kali mereka angkat pada 2015. Musim lalu, perjalanan Chelsea terhenti di semifinal setelah kalah agregat 2-4 dari Arsenal.
Menariknya, pertandingan melawan Luton menjadi penampilan ketiga Chelsea pada babak kedua EFL Cup di abad ke-21. Dalam dua kesempatan sebelumnya, Chelsea selalu menang, yakni saat menghadapi Bristol Rovers dengan skor 3-2 pada 2016-2017 dan AFC Wimbledon 2-1 pada 2023-2024.
Secara statistik, Chelsea juga memiliki alasan kuat untuk percaya diri. Mereka berhasil melewati 27 dari 28 pertandingan EFL Cup terakhir ketika menghadapi klub dari kasta di bawah Premier League. Bahkan, Chelsea selalu lolos dalam 19 kesempatan terakhir sejak disingkirkan Burnley melalui adu penalti pada November 2008.
Luton Datang dengan Kepercayaan Diri
Luton Town bukan tanpa modal. Setelah menutup musim 2025-2026 dengan catatan impresif berupa 12 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi, sembilan kemenangan dan tiga hasil imbang, tim asuhan Jack Wilshere melanjutkan tren positif ke musim baru.
Luton mengawali kampanye League One dengan kemenangan dramatis 4-3 atas Reading setelah melakukan kebangkitan pada babak kedua. Mereka kemudian bermain imbang 2-2 melawan Notts County di kandang sendiri.
Callum Marshall menjadi penyelamat Luton dalam pertandingan tersebut setelah mencetak gol pertamanya bagi klub untuk mengamankan satu poin.
Di EFL Cup, Luton juga berhasil menghindari kegagalan pada putaran pertama untuk dua musim beruntun. Mereka menang meyakinkan 3-0 atas Gillingham di kandang lawan.
Catatan tersebut membuat Luton cukup percaya diri. Mereka berhasil melewati tiga dari empat pertandingan putaran kedua EFL Cup terakhir. Namun, menghadapi Chelsea di Stamford Bridge jelas berada di level kesulitan yang berbeda.
Luton kalah dalam lima pertemuan terakhir melawan Chelsea di semua kompetisi. Mereka juga belum pernah menang dalam enam kunjungan kompetitif terakhir ke Stamford Bridge, dengan catatan satu kali imbang dan lima kekalahan.
Pertemuan terakhir di markas Chelsea berakhir dengan kemenangan 3-0 The Blues pada Agustus 2023. Situasi semakin berat karena Luton tersingkir dalam delapan dari sembilan pertandingan EFL Cup terakhir ketika berhadapan dengan klub Premier League.
Wilshere tentu memahami bahwa timnya membutuhkan penampilan nyaris sempurna jika ingin menciptakan kejutan dan melanjutkan mimpi mengulang kesuksesan Luton saat menjuarai League Cup pada 1988.
Kabar Skuad Chelsea
Chelsea kemungkinan besar melakukan rotasi besar-besaran. Jordan Henderson masih menepi karena cedera pergelangan tangan, sedangkan Emmanuel Emegha mengalami masalah hamstring. Moises Caicedo dan Marco Palestra juga masih harus menjalani pemeriksaan sebelum dinyatakan siap bermain.
Aaron Anselmino pun diragukan karena cedera hamstring. Alonso diperkirakan memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain yang belum banyak tampil.
Danny Welbeck berpeluang menjalani debut penuhnya. Valentin Barco, Pep Chavarria, dan kiper Mike Penders juga berpotensi mendapat kesempatan sebagai starter.
Penders bahkan bisa menggantikan Robert Sanchez setelah kiper tersebut tampil kurang meyakinkan ketika menghadapi Fulham. Di lini depan, Geovany Quenda, Estevao Willian, Jamie Gittens, dan Pedro Neto memiliki peluang untuk tampil sejak menit awal.
Sementara itu, situasi Enzo Fernandez masih menjadi perhatian. Masa depannya terus dikaitkan dengan rumor kepindahan bernilai besar ke Manchester City sehingga belum jelas apakah Alonso akan memasukkannya ke dalam skuad pertandingan. Luton Kehilangan Beberapa Pemain
Masalah cedera juga menghantam Luton.
Jordan Clark mengalami patah rahang ketika menghadapi Notts County dan harus ditandu keluar lapangan sebelum menjalani operasi. Sang gelandang diperkirakan absen selama beberapa pekan.
Shaydon Morris juga menepi akibat cedera hamstring yang disebut cukup parah. Shandon Baptiste masih mengalami masalah pada lutut.
Absennya beberapa pemain membuat Sverre Sandal atau Hakeem Odoffin berpeluang masuk starting XI untuk menemani Liam Walsh dan Kasey Palmer di lini tengah.
Emilio Lawrence, pemain pinjaman dari Manchester City, diharapkan tetap menjadi bagian dari lini serang. Sementara itu, Callum Marshall, Gideon Kodua, Jerry Yates, dan Makhi Wells akan bersaing memperebutkan tempat di lini depan.
Perkiraan Susunan Pemain
Chelsea: Mike Penders; Josh Acheampong, Maxence Lacroix, Wesley Fofana; Marco Palestra, Roméo Lavia, Valentin Barco, Pep Chavarria; Pedro Neto, Estevao Willian; Danny Welbeck.
Luton Town: Thomas Kaminski? Wait—Shea; Brooke Norton-Cuffy/Ashby, Anderson, Johnston, Naismith; Liam Walsh, Hakeem Odoffin, Kasey Palmer; Jones, Callum Marshall, Emilio Lawrence.
Prediksi: Chelsea 3-1 Luton Town.
Chelsea memang kemungkinan tidak menurunkan kekuatan terbaiknya. Namun, kedalaman skuad menjadi pembeda utama dalam pertandingan ini.
Luton sudah mencetak sembilan gol dari tiga pertandingan awal musim dan memiliki kapasitas untuk membuat lini belakang Chelsea bekerja keras. Apalagi, pertahanan The Blues masih menunjukkan sejumlah celah ketika menghadapi Fulham.
Namun, Chelsea memiliki terlalu banyak pilihan berkualitas di sektor menyerang.
Jika Alonso benar-benar melakukan rotasi besar, pemain pelapis seperti Estevao, Neto, Welbeck, hingga para pemain muda tetap memiliki kualitas yang cukup untuk menghadirkan perbedaan.
Luton mungkin mampu memberikan perlawanan dan bahkan mencetak gol. Akan tetapi, bermain di Stamford Bridge menghadirkan tantangan yang jauh lebih besar dibandingkan laga-laga mereka di League One.
Chelsea diperkirakan mampu melewati perlawanan Luton dan melangkah ke putaran berikutnya. Bagi Alonso, laga ini juga menjadi kesempatan penting untuk menguji kedalaman skuad sekaligus memberi menit bermain kepada pemain yang belum mendapatkan banyak kesempatan di Premier League. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi