RADARBANYUWANGI.ID – RSC Anderlecht berada di posisi yang sangat menguntungkan menjelang leg kedua playoff Liga Europa melawan FC Kairat. Berbekal kemenangan telak 3-0 pada pertemuan pertama, klub Belgia itu hanya membutuhkan hasil yang tidak terlalu buruk untuk memastikan tiket ke fase liga.
Pertandingan Anderlecht vs Kairat akan berlangsung di Lotto Park, Kamis (27/8). Secara matematis, Anderlecht masih bisa tersingkir. Namun, Kairat membutuhkan keajaiban untuk membalikkan keadaan.
Anderlecht bahkan tetap lolos apabila kalah dengan selisih maksimal tiga gol. Sebaliknya, Kairat harus menang setidaknya 3-0 untuk memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Jika ingin langsung memastikan kelolosan, wakil Kazakhstan itu harus menang dengan selisih empat gol.
Situasi tersebut membuat leg kedua bukan sekadar persoalan menjaga keunggulan bagi Anderlecht. Laga ini juga menjadi ujian kedewasaan mereka dalam mengelola tekanan setelah tampil sangat dominan pada pertemuan pertama.
Anderlecht Sudah Menaruh Satu Kaki di Fase Liga Europa
Anderlecht menunjukkan kualitasnya ketika bertandang ke markas Kairat pada leg pertama. Mereka membuka keunggulan hanya dua menit setelah pertandingan dimulai melalui gol bunuh diri Jaakko Oksanen.
Keunggulan tersebut kemudian diperbesar Lukas Ambros pada menit ke-24. Situasi Kairat semakin sulit ketika Aleksandr Shirobokov menerima kartu merah pada menit ke-38.
Bermain dengan 10 pemain membuat Kairat kehilangan kendali. Anderlecht memanfaatkannya dengan baik dan Danylo Sikan mencetak gol ketiga pada masa tambahan waktu babak pertama. Skor 3-0 tersebut menjadi modal besar bagi tim asuhan Vitor Bruno.
Jika melihat perjalanan mereka di kualifikasi Liga Europa musim ini, Anderlecht memang menunjukkan konsistensi. Mereka menyingkirkan Hammarby dengan agregat 4-2 setelah bermain imbang 1-1 di kandang lawan dan menang 3-1 di Lotto Park.
Ujian berikutnya datang dari PAOK. Namun, Anderlecht kembali mampu melewati hadangan klub Yunani tersebut dengan agregat 4-2.
Rentetan hasil itu memperlihatkan satu hal: Anderlecht tidak hanya memiliki keunggulan skor, tetapi juga momentum yang lebih kuat.
Kairat Membutuhkan Laga Sempurna
Kairat memasuki leg kedua dengan beban jauh lebih berat. Kekalahan 0-3 di kandang sendiri membuat mereka membutuhkan performa nyaris sempurna di Belgia. Padahal, perjalanan Kairat di Eropa musim ini sebenarnya dimulai dengan cukup menjanjikan.
Pada babak kualifikasi Liga Champions, mereka menyingkirkan Sutjeska Niksic dengan agregat 4-1. Kairat menang 2-1 di kandang sebelum kembali meraih kemenangan 2-0 pada pertandingan tandang.
Namun, perjalanan mereka mulai tersendat ketika berhadapan dengan Omonia Nicosia. Setelah kalah 0-1 pada leg pertama di Siprus, Kairat berhasil menyamakan agregat melalui sundulan Edmilson pada menit ke-38 di leg kedua.
Pertandingan kemudian harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Kairat akhirnya lolos melalui adu penalti dengan skor 6-5 setelah Omonia bermain dengan sembilan pemain.
Namun, langkah mereka di Liga Champions terhenti ketika menghadapi Levski Sofia. Dua kekalahan identik 0-1 membuat Kairat tersingkir dengan agregat 0-2 dan turun ke playoff Liga Europa.
Kini, mereka kembali menghadapi persoalan besar. Bedanya, lawan yang harus ditaklukkan adalah Anderlecht dan defisit yang harus dikejar mencapai tiga gol.
Berita Tim Anderlecht
Anderlecht tidak dapat menurunkan Ilay Camara dan Lucas Hey yang masih menjalani pemulihan dari cedera kaki yang dialami pada masa pramusim. Killian Sardella juga masih diragukan tampil karena melanjutkan pemulihan setelah menjalani operasi akibat cedera otot.
Cedric Hatenboer dipastikan absen setelah menjalani operasi hidung patah yang dialaminya dalam sesi latihan. Namun, minimnya menit bermain Hatenboer musim ini membuat absensinya diperkirakan tidak terlalu mengganggu pilihan Vitor Bruno.
Anderlecht juga sudah kehilangan Nathan Saliba. Sang pemain meninggalkan klub setelah menyelesaikan transfer permanen ke Villarreal di La Liga pekan ini.
Dengan keunggulan tiga gol, Vitor Bruno kemungkinan tidak perlu mengambil risiko berlebihan. Mengontrol tempo dan menjaga struktur permainan bisa menjadi pendekatan yang lebih masuk akal dibanding mengejar kemenangan dengan agresivitas tinggi.
Perkiraan Susunan Pemain Anderlecht: Coosemans; Augustinsson, Biancone, Petrot, Maamar; Llansana, M. Kana, Ambros; Nga Kana, Cvetkovic, Sikan.
Berita Tim Kairat
Kairat harus tampil tanpa Aleksandr Shirobokov. Bek tersebut mendapat kartu merah pada leg pertama dan diperkirakan harus menjalani hukuman larangan bermain tiga pertandingan.
Kabar positifnya, pelatih Rafael Urazbakhtin tidak menghadapi masalah cedera baru menjelang pertandingan penentuan tersebut.
Edmilson kembali masuk susunan pemain utama pada leg pertama. Namun, pemain tersebut ditarik keluar setelah sekitar satu jam permainan dan digantikan penyerang berusia 18 tahun, Ismail Bekbolat.
Kairat kemungkinan harus bermain jauh lebih menyerang sejak awal. Akan tetapi, pendekatan tersebut sekaligus membuka ruang bagi Anderlecht untuk melancarkan serangan balik.
Perkiraan Susunan Pemain Kairat: Anarbekov; Tapalov, Baibek, Africo, Mata; Oksanen, Mrynskiy, Mendonca, Jukkola; Gual, Edmilson.
Performa Kedua Tim
Anderlecht di Liga Europa: Seri-Menang-Menang-Menang-Menang
Anderlecht di semua kompetisi: Menang-Menang-Menang-Menang-Kalah-Menang
Kairat di Liga Europa: Kalah
Kairat di semua kompetisi: Menang-Menang-Kalah-Kalah-Menang-Kalah
Prediksi skor: Anderlecht 2-0 Kairat.
Kairat memang masih memiliki peluang secara matematis. Sepak bola sudah berkali-kali memperlihatkan bahwa keunggulan besar dapat runtuh dalam waktu singkat. Namun, situasi pertandingan ini membuat comeback menjadi sangat sulit.
Anderlecht memiliki keunggulan tiga gol, bermain di kandang sendiri, dan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah melalui fase kualifikasi tanpa kegagalan berarti. Sebaliknya, Kairat hanya memiliki satu kemenangan dalam tiga pertandingan tandang pada rangkaian kualifikasi Eropa musim ini.
Faktor lain yang tidak kalah penting adalah kebutuhan Kairat untuk mencetak gol sejak awal. Mereka tidak punya banyak pilihan selain bermain agresif. Masalahnya, agresivitas tersebut dapat menjadi bumerang jika Anderlecht mampu mencetak gol lebih dahulu.
Satu gol dari tuan rumah berpotensi membuat misi Kairat hampir mustahil karena mereka kemudian harus mencetak sedikitnya lima gol untuk lolos secara langsung.
Karena itu, Anderlecht diperkirakan akan lebih memilih permainan pragmatis: bertahan rapat, mengontrol penguasaan bola, lalu menyerang ketika ruang terbuka.
Hasil tersebut akan membuat Anderlecht melangkah ke fase liga Liga Europa dengan kemenangan agregat 5-0. Bagi Kairat, laga di Lotto Park menjadi kesempatan terakhir untuk mengubah perjalanan buruk mereka di babak kualifikasi menjadi salah satu comeback paling mengejutkan musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi