RADARBANYUWANGI.ID - Newcastle United akan menghadapi West Bromwich Albion pada putaran kedua Piala Liga Inggris atau EFL Cup di St James’ Park, Rabu malam. Duel dua mantan juara kompetisi ini menjanjikan pertarungan menarik karena kedua tim datang dengan modal berbeda.
Newcastle membawa kepercayaan diri setelah tampil menjanjikan pada pekan pembuka Premier League, sementara West Brom sedang menikmati start sempurna di Championship. Namun, bermain di hadapan pendukung sendiri membuat The Magpies tetap menjadi favorit untuk melangkah ke putaran ketiga.
Pemenang pertandingan ini langsung memastikan tempat dalam undian putaran ketiga yang akan dilakukan setelah laga berakhir. Babak berikutnya dijadwalkan berlangsung pada pekan yang dimulai 7 dan 14 September.
Newcastle Mulai Menunjukkan Karakter
Pergantian pelatih dan kepergian sejumlah pemain berpengalaman sempat membuat Newcastle diprediksi menghadapi musim 2026-2027 yang berat. Namun, sentuhan pelatih baru Matthias Jaissle perlahan memberikan alasan bagi pendukung The Magpies untuk kembali optimistis.
Tim muda racikan Jaissle memperlihatkan energi besar pada pertandingan pembuka Premier League. Newcastle bahkan nyaris mengamankan kemenangan atas Liverpool sebelum penalti Dominik Szoboszlai pada masa tambahan waktu memaksa laga berakhir 2-2.
Hasil tersebut sekaligus memperlihatkan satu persoalan yang harus segera diperbaiki Newcastle. Musim lalu, mereka menjadi tim Premier League yang paling banyak kehilangan poin setelah unggul, yakni sebanyak 27 poin.
Artinya, kualitas permainan bukan satu-satunya pekerjaan rumah Jaissle. Newcastle juga harus belajar menjaga keunggulan hingga peluit akhir.
Meski demikian, Jaissle melihat sisi positif dari penampilan timnya. Pelatih berusia 38 tahun itu menilai para pemain telah menunjukkan komitmen penuh dan atmosfer St James’ Park memberikan energi luar biasa dalam debutnya di sepak bola Inggris.
Kini fokus Newcastle beralih sejenak dari Premier League. Setelah menghadapi Liverpool, mereka dijadwalkan bertandang ke markas Tottenham pada Sabtu. Namun, pertandingan tersebut harus disisihkan terlebih dahulu karena EFL Cup menjadi prioritas berikutnya.
Newcastle memiliki alasan kuat untuk serius di kompetisi ini. Mereka merupakan juara EFL Cup 2024-2025, sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 70 tahun untuk meraih trofi.
Dalam empat musim terakhir, Newcastle juga selalu mencapai perempat final EFL Cup. Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa kompetisi domestik ini bukan sekadar pelengkap bagi mereka.
Rekor Newcastle Menguntungkan
Secara historis, West Brom bukan lawan yang terlalu menyulitkan Newcastle. Dalam 14 pertemuan terakhir di seluruh kompetisi, Newcastle mencatat tujuh kemenangan dan empat hasil imbang, sedangkan West Brom hanya tiga kali menang.
Di kandang sendiri, The Magpies juga memenangi empat dari enam pertemuan terakhir, dengan satu hasil imbang dan satu kekalahan. Namun, statistik masa lalu tidak otomatis menjamin kemenangan.
West Brom justru datang dengan momentum yang sangat positif. Setelah nyaris terdegradasi dari Championship musim lalu, The Baggies membuka kompetisi 2026-2027 dengan dua kemenangan beruntun. Mereka terlebih dahulu mengalahkan Norwich City 2-1 di kandang lawan. Hasil tersebut kemudian dilanjutkan dengan kemenangan dramatis 3-1 atas Burnley.
Menariknya, kedua lawan tersebut sama-sama disebut sebagai kandidat promosi Championship. Dua gol Isaac Price pada babak kedua menjadi penentu kemenangan West Brom atas Burnley. Mereka juga telah menunjukkan ketajaman di EFL Cup dengan menghantam Rotherham United 4-1 pada putaran pertama.
Pelatih James Morrison tentu puas melihat awal musim timnya. Namun, ia tetap mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang dan musim Championship akan menghadirkan banyak pasang surut.
West Brom kini berada di posisi kedua klasemen Championship sebagai satu dari hanya tiga tim yang mengoleksi poin sempurna.
Masalahnya, jadwal padat sudah menanti. Setelah melawan Newcastle, mereka harus kembali melakukan perjalanan ke kawasan timur laut Inggris untuk menghadapi Middlesbrough, salah satu kandidat promosi, hanya tiga hari kemudian.
West Brom Punya Masalah di EFL Cup
West Brom memang pernah mengangkat trofi EFL Cup pada musim 1965-1966. Akan tetapi, prestasi tersebut terasa semakin jauh jika melihat perjalanan mereka dalam dua dekade terakhir. Dalam 20 musim terakhir, West Brom gagal melewati putaran ketiga sebanyak 18 kali.
Lebih buruk lagi, mereka selalu tersingkir pada putaran pertama dalam tiga musim terakhir. Pada musim lalu, Derby County menjadi tim yang menghentikan langkah mereka melalui drama adu penalti.
Karena itu, pertandingan di St James’ Park menjadi ujian besar bagi Morrison dan anak asuhnya. Momentum positif di liga harus mampu diterjemahkan menjadi performa solid ketika menghadapi tim Premier League.
Berita Tim Newcastle
Newcastle harus menghadapi pertandingan ini tanpa kapten baru mereka, Dan Burn, yang mengalami cedera ligamen pergelangan kaki. Joelinton juga masih berada di ruang perawatan akibat masalah pangkal paha, sedangkan Tino Livramento mengalami cedera betis.
Kabar lebih baik datang dari William Osula. Penyerang tersebut diperkirakan sudah cukup bugar setelah mengalami masalah pada pergelangan kaki ketika menghadapi Liverpool.
Jaissle masih harus menentukan komposisi lini depan. Osula berpeluang kembali dimainkan bersama Yoane Wissa, yang tampil agresif pada pertandingan sebelumnya dan memenangi 11 duel—terbanyak di antara pemain Newcastle.
Alternatif lainnya adalah memberikan kesempatan kepada Nick Woltemade untuk mencatat penampilan sebagai starter pertama musim ini.
Joe Willock juga berpeluang masuk starting XI setelah mencetak gol sebagai pemain pengganti saat menghadapi Liverpool.
Sementara itu, Bazoumana Toure diharapkan bisa mendapatkan kesempatan menjadi starter. Pemain yang direkrut dengan nilai £43 juta tersebut dapat mengambil tempat Anthony Elanga atau Harvey Barnes.
Newcastle juga dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Nico Gonzalez dari Manchester City. Namun, masih belum jelas apakah proses transfer tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sehingga sang pemain tersedia untuk pertandingan ini.
Berita Tim West Brom
Di kubu West Brom, Mikey Johnston masih diragukan tampil setelah mengalami cedera pergelangan kaki. James Morrison juga menepis spekulasi transfer mengenai sang winger. Keputusan mengenai kondisi Johnston diperkirakan baru dibuat mendekati pertandingan.
Ousmane Diakite menjadi salah satu pemain yang kemungkinan kembali dipercaya sejak menit pertama setelah mampu tampil penuh selama 90 menit ketika menghadapi Burnley.
Ia berpotensi berduet di lini tengah bersama Jayson Molumby serta salah satu dari Felix Horn Myhre atau pemain baru Rabby Nzingoula.
Di lini depan, Jimmy-Jay Morgan sedang berada dalam kepercayaan diri tinggi. Pemain berusia 20 tahun itu telah mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan awal musim.
Morgan kemungkinan tetap menjadi pilihan utama, meski Tammer Bany dan Barney Stewart juga siap memperebutkan posisi ujung tombak.
Prediksi Susunan Pemain
Newcastle United: Jaouen; Shahar, Thiaw, Schar, Hall; Bamba, Willock; Murphy, Woltemade, Toure; Wissa.
West Bromwich Albion: O'Leary; Galves, Mepham, Phillips, Townsend; Whitwell, Molumby, Diakite, Price; Myhre; Morgan.
Prediksi Skor: Newcastle United 3-1 West Bromwich Albion.
West Brom memiliki modal psikologis yang bagus. Tiga kemenangan beruntun di seluruh kompetisi membuat mereka datang ke St James’ Park tanpa beban besar. Justru tekanan lebih berada di pihak Newcastle.
Sebagai juara EFL Cup 2024-2025 dan tim Premier League, Newcastle tentu dituntut melaju. Apalagi pertandingan berlangsung di depan publik sendiri yang dikenal mampu menciptakan atmosfer luar biasa.
Secara kualitas, Newcastle masih berada satu tingkat di atas West Brom. Kedalaman skuad serta pengalaman menghadapi pertandingan berintensitas tinggi menjadi faktor penting.
West Brom berpeluang memberikan perlawanan, tetapi Newcastle diprediksi mampu memanfaatkan keunggulan kandang sekaligus ketajaman lini depannya.
Kemenangan tersebut akan membawa Newcastle ke putaran ketiga sekaligus menjaga ambisi mereka mempertahankan EFL Cup sebagai salah satu jalur penting menuju trofi musim ini. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi