RADARBANYUWANGI.ID – AEK Athens berada di ambang pintu fase liga Liga Champions. Bermodal laga kedua di kandang sendiri, klub Yunani itu akan menjamu Levski Sofia di AEK Arena, Rabu, dalam pertandingan penentuan playoff.
Pertemuan pertama di Bulgaria berakhir tanpa gol. AEK sebenarnya memiliki peluang untuk mencuri kemenangan setelah tembakan voli Luka Jovic membentur mistar gawang, tetapi pertahanan Levski Sofia mampu bertahan hingga peluit panjang. Kini situasinya berubah.
AEK mendapat keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Sementara itu, Levski datang dengan modal luar biasa: 19 pertandingan tanpa kekalahan di seluruh kompetisi. Namun, rekor tersebut akan mendapat ujian paling berat ketika mereka menghadapi AEK di atmosfer panas Athena.
AEK Athens Ingin Menuntaskan Pekerjaan
AEK sebenarnya memasuki musim baru dengan produktivitas tinggi. Sebelum menghadapi Levski pada leg pertama, mereka mampu mencetak sedikitnya dua gol dalam lima dari enam pertandingan terakhir di berbagai kompetisi. Kebuntuan di Sofia menjadi anomali.
Pasukan Marko Nikolic kesulitan membongkar pertahanan Levski yang tampil sangat rapat. Meski demikian, AEK memiliki keunggulan dalam jumlah peluang bersih yang diciptakan.
Bagi Nikolic, hasil imbang tanpa gol tentu belum ideal. Namun, ada sisi positif yang bisa dibawa ke pertandingan kedua: AEK menunjukkan bahwa mereka mampu menciptakan peluang di tengah organisasi pertahanan lawan yang sangat disiplin. Kunci pertandingan kali ini kemungkinan berada pada efektivitas di sepertiga akhir lapangan.
AEK tidak cukup hanya mendominasi penguasaan bola atau menciptakan peluang. Mereka harus mengubah tekanan menjadi gol. Apalagi, satu gol lebih dulu dapat memaksa Levski meninggalkan pendekatan defensifnya.
Ambisi AEK juga jauh lebih besar daripada sekadar memenangkan satu pertandingan. Mereka ingin kembali ke fase utama Liga Champions untuk pertama kalinya sejak musim 2018-2019.
Tiga musim lalu, AEK sebenarnya juga berhasil mencapai babak playoff, tetapi langkah mereka dihentikan Antwerp. Kini, kesempatan kembali terbuka dan bermain di kandang memberikan keuntungan penting bagi tim asal Yunani tersebut.
Rekor Levski Sofia Jadi Ancaman
Di sisi lain, Levski Sofia bukan lawan yang datang untuk sekadar bertahan. Tim asuhan Julio Velazquez telah melewati 19 pertandingan tanpa kekalahan. Hasil imbang 0-0 melawan AEK pada leg pertama memperpanjang catatan impresif tersebut.
Lebih mengesankan lagi, Levski langsung menunjukkan ketajaman mereka setelah pertandingan tersebut.
Pada akhir pekan, mereka menghancurkan Spartak Varna dengan skor 6-0. Kemenangan telak itu memperlihatkan bahwa kebuntuan di leg pertama bukan berarti lini serang mereka kehilangan daya gedor. Levski juga sedang memiliki pertahanan yang sangat sulit ditembus.
Mereka sudah menjalani enam pertandingan tanpa kebobolan sejak bermain imbang 2-2 melawan Universitatea Craiova pada leg kedua babak kualifikasi kedua. Svetoslav Vutsov menjadi salah satu figur penting dalam catatan tersebut.
Jika pertahanan Levski kembali mampu mempertahankan gawangnya tetap steril di Athena, tekanan akan beralih sepenuhnya kepada AEK.
Meski demikian, ada satu catatan yang membuat peluang Levski terlihat lebih rumit. Mereka tidak memiliki rekor bagus ketika menghadapi klub-klub asal Yunani. Dalam tiga pertandingan sebelumnya melawan tim dari negara tersebut, Levski belum pernah menang, dengan catatan dua kekalahan dan satu hasil imbang.
Luka Jovic Jadi Senjata Utama AEK
AEK mendapat suntikan moral penting menjelang pertandingan penentuan. Setelah gagal mencetak gol di Sofia, Luka Jovic langsung menjawab kritik dengan memborong dua gol dalam kemenangan 4-0 atas Iraklis pada pertandingan liga akhir pekan.
Performa tersebut sangat penting bagi Nikolic.
Jovic kini memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi. Jika mampu mempertahankan ketajamannya, penyerang tersebut bisa menjadi pembeda ketika AEK kembali berhadapan dengan pertahanan rapat Levski.
Barnabas Varga juga mencetak gol dalam kemenangan tersebut. Sementara itu, Razvan Marin memberikan kontribusi besar melalui dua assist. Artinya, AEK tidak hanya bergantung kepada Jovic.
Mereka memiliki beberapa pemain yang mampu menciptakan perbedaan dari lini tengah hingga lini depan. Kedalaman kualitas tersebut menjadi alasan mengapa AEK lebih diunggulkan untuk memenangkan leg kedua.
Levski Kehilangan Sejumlah Pemain
Levski juga mendapatkan kabar positif dari sisi performa pemain depan. Armstrong Okoflex mencetak dua gol ketika Levski membantai Spartak Varna 6-0. Ia kemudian ditarik keluar pada menit ke-72, sebuah keputusan yang bisa dibaca sebagai upaya menjaga kebugarannya menjelang pertandingan penting di Athena. Namun, Velazquez tidak dapat menurunkan skuad terbaiknya.
Akram Bouras mengalami masalah otot, Oliver Kamdem bermasalah dengan lutut, Mustapha Sangare mengalami cedera otot, Radoslav Kirilov mengalami cedera lutut, sedangkan Stipe Vulikic mengalami masalah pada kaki.
Absennya beberapa pemain tersebut dapat mengurangi opsi Levski ketika pertandingan memasuki fase sulit.
Perkiraan Susunan Pemain
AEK Athens: Strakosha; Rota, Moukoudi, Relvas, Pilios; Majer, Kairinen, Marin, Koita; Jovic, Varga.
Levski Sofia: Vutsov; Aldair, Dimitrov, Serafimov, Centelles; Moubarik, Mitkov; Okoflex, Serginho, Bala; Reinaldo.
Prediksi skor: AEK Athens 2-0 Levski Sofia
Levski memang datang dengan modal yang sulit diabaikan. Tidak terkalahkan dalam 19 pertandingan dan mencatat serangkaian clean sheet membuat mereka layak mendapatkan respek. Namun, pertandingan di Athena menghadirkan tantangan yang berbeda.
AEK memiliki dukungan publik sendiri, kualitas individu yang lebih mumpuni di lini depan, serta motivasi besar untuk mengakhiri penantian kembali ke fase liga Liga Champions.
Performa Jovic juga menjadi faktor penting. Dua gol pada akhir pekan dapat menjadi momentum bagi sang penyerang untuk memecahkan kebuntuan yang terjadi pada leg pertama.
Levski kemungkinan akan kembali mengandalkan pertahanan kompak dan menunggu kesempatan melalui serangan balik. Akan tetapi, semakin lama mereka mampu bertahan tanpa gol, semakin besar pula tekanan yang harus mereka hadapi.
Dengan hasil tersebut, AEK Athens diprediksi menang agregat 2-0 dan mengamankan tiket ke fase liga Liga Champions. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi