Lyon vs Fenerbahce: Les Gones di Ambang Liga Champions, Wakil Turki Terancam Tersingkir

Niklaas Andries • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 04:13 WIB
SELANGKAH LAGI: Lyon diatas angin saat menjamu Fenerbahce di playoff Liga Champions (Lyon)
SELANGKAH LAGI: Lyon diatas angin saat menjamu Fenerbahce di playoff Liga Champions (Lyon)

RADARBANYUWANGI.ID – Lyon berada dalam posisi lebih menguntungkan saat menjamu Fenerbahce pada leg kedua playoff Liga Champions, Rabu malam. Hasil imbang pada pertemuan pertama membuat klub Prancis itu hanya membutuhkan kemenangan untuk memastikan tiket menuju fase liga kompetisi elite Eropa.

Sebaliknya, Fenerbahce datang dengan tekanan yang jauh lebih besar. Jika kembali gagal meraih kemenangan, perjalanan mereka menuju fase liga Liga Champions akan berakhir dan harus dilanjutkan di Liga Europa.

Pertarungan di Prancis tersebut menjadi penentu bagi kedua tim. Dengan agregat masih seimbang, kesalahan kecil dapat mengubah seluruh cerita.

Lyon Punya Modal Penting di Kandang

Pada leg pertama di Istanbul, Lyon sempat mengejutkan tuan rumah melalui gol Lois Openda. Fenerbahce kemudian mampu merespons sehingga pertandingan berakhir imbang.

Hasil tersebut tetap menjadi keuntungan bagi Lyon. Bermain di kandang pada leg kedua, Les Gones memiliki kesempatan untuk menentukan nasib sendiri.

Ambisi kembali ke Liga Champions juga memiliki arti khusus bagi Lyon. Mereka terakhir tampil di kompetisi tersebut pada 2019 dan ketika itu mampu melaju hingga semifinal sebelum dihentikan Bayern Munich, yang akhirnya menjadi juara.

Kini, Lyon perlahan berusaha mengembalikan reputasinya setelah melewati periode sulit secara finansial.

Musim lalu, Lyon finis di posisi keempat Ligue 1 dan mampu mencapai babak 16 besar Liga Europa. Kebangkitan itu tidak terlepas dari tangan dingin Paulo Fonseca, pelatih yang memiliki pengalaman panjang menangani klub-klub Eropa.

Fonseca sebelumnya juga membawa Lyon melewati Sparta Praha pada babak kualifikasi ketiga. Setelah kalah pada leg pertama, Lyon membalikkan keadaan dengan kemenangan 3-0 di kandang.

Setelah bermain imbang di Turki, Lyon kemudian membuka perjalanan di Ligue 1 dengan kemenangan 2-0 atas Toulouse.

Catatan sejarah juga memberikan alasan bagi Lyon untuk percaya diri. Mereka memenangi lima dari enam duel dua leg terakhir di babak kualifikasi Liga Champions.

Lyon pun memiliki pengalaman positif ketika menghadapi Fenerbahce. Klub Prancis tersebut pernah mengalahkan wakil Turki itu empat kali pada fase grup era lama Liga Champions. Pertemuan terbaru keduanya di Liga Europa musim 2024-2025 berakhir tanpa gol.

Fenerbahce Datang dengan Tekanan Besar

Situasi Fenerbahce jauh lebih rumit. Klub raksasa Turki itu sangat berambisi menembus fase liga Liga Champions, tetapi perjalanan mereka dalam beberapa tahun terakhir justru sering berakhir di babak kualifikasi.

Sejak tampil untuk keenam kalinya pada 2008, Fenerbahce sudah sembilan kali tersingkir di fase kualifikasi.

Musim lalu, mereka disingkirkan Benfica pada fase yang sama. Kegagalan tersebut kemudian berujung pada kepergian Jose Mourinho dan kedatangan Domenico Tedesco.

Namun, perubahan pelatih belum mampu mengakhiri dominasi Galatasaray di kompetisi domestik. Fenerbahce kembali harus puas melihat rival sekotanya tersebut menjadi juara Super Lig.

Tedesco kemudian digantikan Ismail Kartal. Di bawah Kartal, Fenerbahce melewati Gornik Zabrze dan Sturm Graz pada babak kualifikasi kedua serta ketiga. Masalah kembali muncul ketika kompetisi domestik dimulai.

Meski Anderson Talisca terus mencetak gol dan sudah membobol gawang lawan dalam lima pertandingan beruntun, Fenerbahce secara mengejutkan kalah 1-2 dari Genclerbirligi pada laga pembuka liga.

Hasil imbang melawan Lyon semakin membuat tekanan terhadap Kartal meningkat. Beruntung, kemenangan 4-2 atas Konyaspor pada Sabtu memberikan sedikit ruang bernapas sebelum pertandingan penentuan di Prancis.

Performa Kedua Tim

Lyon di Liga Champions: Kalah-Menang-Imbang

Lyon di semua kompetisi: Kalah-Menang-Imbang-Menang

Fenerbahce di Liga Champions: Menang-Imbang-Menang-Menang-Imbang

Fenerbahce di semua kompetisi: Imbang-Menang-Menang-Kalah-Imbang-Menang

Lyon Dapat Kekuatan dari Pemain Kunci

Fonseca melakukan rotasi besar ketika Lyon tampil pada akhir pekan. Keputusan tersebut memperlihatkan bahwa laga kontra Fenerbahce menjadi prioritas utama.

Tyler Morton dan kapten Corentin Tolisso diperkirakan kembali ke starting XI setelah mendapatkan waktu istirahat.

Namun, Lyon masih mengkhawatirkan kondisi Moussa Niakhate. Bek tengah tersebut mengalami masalah pada pergelangan kaki sehingga berpotensi absen.

Kabar positif datang dari Pavel Sulc. Pemain penting Lyon itu telah pulih dari cedera lutut dan siap kembali membantu tim. Nicolas Tagliafico juga sudah tersedia setelah menyelesaikan masa liburan seusai Piala Dunia.

Di lini depan, Lois Openda diprediksi kembali menjadi ujung tombak. Kecepatan dan pergerakannya akan menjadi senjata penting untuk mengeksploitasi pertahanan Fenerbahce.

Fenerbahce Masih Mencari Formula di Lini Depan

Fenerbahce memiliki beberapa opsi untuk mengisi posisi penyerang. Romelu Lukaku dan Vedat Muriqi menawarkan kekuatan fisik, tetapi Kartal juga bisa mengambil pendekatan berbeda dengan menempatkan Talisca sebagai false nine.

Jika skema tersebut digunakan, Marco Asensio dapat dimainkan di belakangnya untuk memberikan kreativitas sekaligus ancaman dari lini kedua.

Talisca menjadi salah satu pemain paling berbahaya Fenerbahce selama fase kualifikasi. Ia mencetak empat dari enam gol timnya sebelum kembali mencatatkan namanya di papan skor pada kompetisi domestik.

Nene Dorgeles juga patut diperhitungkan. Pemain tersebut tampil impresif setelah masuk sebagai pemain pengganti pada leg pertama dan nyaris mencetak gol melalui tembakan yang membentur tiang.

Di sektor pertahanan, Fenerbahce kehilangan Jayden Oosterwolde yang akan bergabung dengan Roma. Caglar Soyuncu juga mengalami masalah otot.

Sementara itu, penjaga gawang Mert Gunok masih belum tersedia. Kondisi tersebut membuat Ederson kembali dipercaya mengawal gawang pada leg pertama dan mempertahankan posisinya ketika menghadapi Konyaspor.

Perkiraan Susunan Pemain

Lyon: Greif; Maitland-Niles, Mata, Kluivert, Abner; Morton, Tolisso; Nuamah, Sulc, Fofana; Openda.

Fenerbahce: Ederson; Semedo, Skriniar, Ake, Brown; Kante, Guendouzi; Greenwood, Asensio, Akturkoglu; Talisca.

Prediksi Lyon vs Fenerbahce

Laga ini diperkirakan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki alasan kuat untuk bermain agresif. Namun, keuntungan bermain di kandang membuat Lyon sedikit lebih unggul.

Fenerbahce memiliki kualitas individu yang cukup untuk menyulitkan pertahanan tuan rumah. Kehadiran Talisca, Asensio, hingga para pemain berpengalaman di lini tengah membuat wakil Turki itu tidak bisa diremehkan.

Persoalannya adalah konsistensi. Pada leg pertama, Fenerbahce memperlihatkan celah yang dapat dimanfaatkan Lyon.

Sebaliknya, Lyon terlihat semakin stabil di bawah Fonseca. Mereka juga memiliki catatan kandang yang kuat dalam pertandingan dua leg, sebuah faktor yang bisa menjadi pembeda ketika margin kesalahan sangat tipis.

Prediksi skor: Lyon 2-1 Fenerbahce.

Dengan hasil tersebut, Lyon diprediksi lolos ke fase liga Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-2.

Bagi Fenerbahce, hasil itu akan menjadi kekecewaan lain dalam perjalanan panjang mereka mengejar tiket ke kompetisi utama Eropa. Sementara bagi Lyon, kemenangan dapat menjadi tanda bahwa kebangkitan mereka bukan sekadar momentum sesaat. (*)

 

Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi
Lyon vs Fenerbahce prediksi Lyon vs Fenerbahce susunan pemain Lyon vs Fenerbahce playoff liga champions liga champions