RADARBANYUWANGI.ID – Aston Villa semakin dekat mendapatkan tambahan penting di lini tengah. Leon Goretzka dilaporkan telah menyelesaikan sebagian besar proses kepindahannya dan tinggal menjalani tahap akhir sebelum resmi menjadi bagian dari skuad Unai Emery.
Goretzka disebut akan menandatangani kontrak berdurasi dua atau tiga tahun bersama Aston Villa. Pemain berusia 31 tahun itu berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Bayern Munich berakhir.
Menurut laporan jurnalis transfer Florian Plettenberg, kesepakatan antara Goretzka dan Aston Villa telah tercapai. Pemeriksaan medis menjadi salah satu tahapan terakhir sebelum kepindahan tersebut dirampungkan.
Kedatangan Goretzka menjadi kabar penting bagi Emery. Aston Villa menjalani musim panas yang cukup bergejolak setelah kehilangan sejumlah pemain penting, termasuk Morgan Rogers, Youri Tielemans, dan Ezri Konsa.
Situasi di lini tengah juga semakin rumit karena Amadou Onana harus menepi dalam sebagian besar musim akibat cedera lutut serius. Karena itu, perekrutan Goretzka bukan sekadar tambahan nama besar, melainkan solusi untuk menjaga keseimbangan skuad Villa menghadapi persaingan di Premier League.
Pengalaman Goretzka di level tertinggi bisa menjadi modal berharga. Ia memiliki karakter sebagai gelandang yang mampu bekerja dalam duel fisik sekaligus membantu sirkulasi bola. Jika kondisi fisiknya mendukung, kehadirannya berpotensi memberi Emery opsi taktik yang lebih fleksibel.
Newcastle Kehilangan Christopher Nkunku
Sementara itu, Newcastle United harus menerima kenyataan kehilangan salah satu pemain yang mereka incar pada bursa transfer kali ini.
Christopher Nkunku, yang saat ini menjadi bagian dari AC Milan, dikabarkan semakin dekat dengan kepindahan ke RB Leipzig. Laporan Florian Plettenberg menyebut Leipzig telah mencapai kesepakatan secara verbal dengan Milan untuk mendapatkan penyerang berusia 28 tahun tersebut.
Kegagalan Newcastle mendapatkan Nkunku menjadi pukulan tersendiri bagi Matthias Jaissle. The Magpies memang membutuhkan tambahan kekuatan di lini depan setelah kehilangan sejumlah pemain penting dalam periode transfer.
Anthony Gordon menjadi salah satu nama besar yang meninggalkan klub untuk bergabung dengan Barcelona. Sebelumnya, Newcastle juga kehilangan Alexander Isak yang pindah ke Liverpool pada 2025.
Kondisi tersebut membuat kebutuhan Newcastle terhadap penyerang berkualitas semakin mendesak. Nkunku sempat dipandang sebagai salah satu kandidat yang mampu menambah variasi serangan, tetapi peluang itu kini tampaknya menguap.
Tekanan juga semakin terasa karena Newcastle akan memulai kampanye Premier League 2026-2027 dengan menghadapi Liverpool di St James' Park. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi ujian awal seberapa siap skuad Jaissle setelah perubahan besar pada komposisi tim.
West Ham Incar Winger Brighton
Pergerakan transfer juga dilakukan West Ham United. Klub London tersebut dikabarkan berada di posisi terdepan untuk mendapatkan winger Brighton & Hove Albion, Amario Cozier-Duberry.
West Ham disebut lebih unggul daripada Rangers dalam perburuan pemain berusia 21 tahun tersebut. Football Insider melaporkan bahwa The Hammers berada dalam posisi kuat untuk menyelesaikan transfer Cozier-Duberry.
Brighton kabarnya mematok harga sekitar 10 juta poundsterling untuk sang winger.
Kebutuhan West Ham terhadap pemain menyerang cukup jelas. Mereka mengawali musim Championship 2026-2027 dengan hasil yang belum meyakinkan. West Ham hanya bermain imbang 2-2 melawan Burnley pada 16 Agustus sebelum takluk 1-2 dari Charlton Athletic.
Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai ketajaman lini depan West Ham, terlebih Jarrod Bowen mulai kesulitan memberikan pengaruh sebesar sebelumnya.
Cozier-Duberry bisa menjadi salah satu jawaban yang dicari. Usianya masih 21 tahun dan karakter bermainnya menawarkan energi serta variasi di sektor sayap.
Jika transfer senilai 10 juta poundsterling itu terealisasi, West Ham tidak hanya mendapatkan pemain muda, tetapi juga berinvestasi untuk membangun kembali kekuatan ofensif mereka.
Tiga kabar tersebut memperlihatkan arah berbeda dari tiga klub. Aston Villa berusaha memperkuat kedalaman skuad setelah kehilangan sejumlah pemain, Newcastle masih mencari solusi atas lubang di lini depan, sedangkan West Ham mulai bergerak untuk memperbaiki masalah serangan.
Bagi Villa, Goretzka berpotensi menjadi rekrutan yang langsung berdampak. Bagi Newcastle, kegagalan mendapatkan Nkunku menunjukkan betapa ketatnya persaingan mencari penyerang berkualitas. Sementara bagi West Ham, Cozier-Duberry bisa menjadi bagian dari proyek kebangkitan setelah awal musim yang mengecewakan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi