RADARBANYUWANGI.ID - Fort Lauderdale kembali menjadi panggung bagi Inter Miami untuk mengakhiri periode sulit. Lionel Messi dan kawan-kawan menjamu Toronto FC pada pekan ke-21 Major League Soccer (MLS) 2026 dengan satu misi utama: kembali ke jalur kemenangan.
Pertandingan ini menjadi awal dari rangkaian tiga laga kandang beruntun bagi Inter Miami. Namun, momentum yang dibawa tuan rumah sedang jauh dari ideal.
Inter Miami baru bermain imbang 2-2 melawan Philadelphia Union pada pertengahan pekan. Hasil tersebut membuat mereka tetap berada di posisi kedua Wilayah Timur, tetapi jarak dengan Nashville SC dalam perburuan Supporters’ Shield kini melebar menjadi tujuh poin.
Lebih mengkhawatirkan, Inter Miami belum menang dalam empat pertandingan terakhir di semua kompetisi. Mereka juga menelan kekalahan dalam dua laga kandang kompetitif terakhir.
Artinya, laga melawan Toronto bukan sekadar pertandingan biasa. Ini adalah kesempatan bagi pasukan Angel Guillermo Hoyos untuk memulihkan kepercayaan diri sebelum masalah kecil berkembang menjadi krisis momentum.
Inter Miami punya masalah dalam mengunci kemenangan
Inter Miami sebenarnya memiliki modal ofensif yang sangat kuat. Mereka menjadi tim dengan jumlah gol terbanyak di MLS, yakni 48 gol. Namun, produktivitas tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan hasil pertandingan.
Masalah terbesar Miami terletak pada kemampuan membunuh pertandingan. Mereka menjadi tim dengan jumlah peluang emas terbuang terbanyak di MLS, mencapai 49 kesempatan.
Situasi itu kembali terlihat saat menghadapi Philadelphia. Inter Miami mampu bangkit setelah kebobolan pada menit ke-11 dan mencetak dua gol sebelum pertandingan memasuki menit ke-30. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga peluit panjang.
Sepanjang musim 2026, Miami bahkan sudah kehilangan sembilan poin dalam pertandingan ketika mereka masih unggul pada babak pertama.
Di kandang, mereka memang punya catatan positif ketika tertinggal lebih dahulu. Dalam empat pertandingan domestik di Fort Lauderdale setelah kebobolan lebih dulu, Miami selalu mampu bangkit untuk mendapatkan hasil dan mengumpulkan delapan poin. Namun, Toronto datang dengan karakter yang cukup merepotkan.
Toronto mulai menemukan daya juang
Toronto memang belum tampil konsisten sepanjang musim. Dalam 14 pertandingan liga terakhir, mereka hanya menang sekali. Meski demikian, performa beberapa pekan terakhir menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Toronto mengamankan poin dalam lima dari enam laga terakhir dan berpeluang memperpanjang catatan tidak terkalahkan menjadi empat pertandingan di kompetisi domestik.
Hasil imbang 3-3 melawan Charlotte FC pada pertandingan sebelumnya menjadi gambaran jelas karakter mereka. Toronto sempat menghadapi situasi sulit, tetapi mampu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90 melalui Niklas Dorsch.
Tambahan satu poin itu mengangkat Toronto ke posisi ke-11 Wilayah Timur. Mereka kini hanya terpaut tiga poin dari posisi terakhir zona playoff.
Dengan kata lain, laga melawan Inter Miami bukan pertandingan tanpa kepentingan bagi Toronto. Setiap poin mulai memiliki nilai besar dalam upaya mereka mengejar fase pascamusim. Persoalannya adalah kreativitas.
Toronto menjadi salah satu tim dengan jumlah peluang emas tercipta paling sedikit di MLS musim ini. Ketika menghadapi lawan seproduktif Inter Miami, keterbatasan tersebut bisa menjadi masalah besar.
Rekor pertemuan berpihak kepada Miami
Inter Miami juga memiliki keunggulan psikologis. Mereka belum pernah kalah dari Toronto dalam pertandingan kandang. Dari tujuh pertemuan sebelumnya di Fort Lauderdale, Miami memenangi enam di antaranya.
Namun, pertandingan kali ini memiliki nuansa berbeda karena untuk pertama kalinya kedua tim akan bertemu di Nu Stadium.
Di sisi lain, pertahanan Toronto justru menunjukkan perbaikan ketika bermain tandang. Mereka hanya kebobolan satu gol atau kurang dalam tiga dari empat laga MLS terakhir di markas lawan dan berhasil mencatat dua clean sheet.
Itu menjadi alasan mengapa Toronto berpotensi membuat Miami kesulitan, meski secara kualitas individu tuan rumah masih lebih unggul.
Lionel Messi kembali menjadi pembeda
Dari sisi pemain, Lionel Messi tetap menjadi pusat perhatian. Messi mencetak gol saat menghadapi Philadelphia dan kini telah mengoleksi 13 gol dalam pertandingan reguler MLS 2026.
Statusnya sebagai kapten sekaligus pemain terbaik liga musim lalu membuat ekspektasi terhadapnya tetap tinggi. Daniel Pinter juga mencatatkan namanya di papan skor pada laga tersebut.
Namun, Miami harus kehilangan Yannick Bright yang menjalani skorsing setelah mendapat kartu merah pada penghujung pertandingan melawan Philadelphia. Sebaliknya, Rodrigo De Paul dapat kembali bermain setelah menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
Micael diragukan tampil karena masalah pergelangan kaki. Matteo Silvetti mengalami cedera bahu, German Berterame bermasalah dengan hidung, sedangkan Tadeo Allende masih diragukan akibat persoalan lutut.
Di kubu Toronto, Nelson Palacio masih menjalani proses pemulihan cedera lama. Jonathan Osorio mengalami masalah lutut dan Deandre Kerr diragukan karena cedera bagian bawah tubuh.
Toronto juga kehilangan Walker Zimmerman yang terkena kartu merah langsung saat menghadapi Charlotte. Namun, Djordje Mihailovic sudah bisa kembali setelah menyelesaikan masa skorsingnya.
Markus Cimermancic, Daniel Salloi, dan Niklas Dorsch menjadi pencetak gol Toronto pada pertandingan sebelumnya.
Perkiraan susunan pemain
Inter Miami: St. Clair; Fray, Lujan, Falcon, Allen; De Paul, Casemiro, Segovia; Messi, Suarez, Pinter.
Toronto: Gavran; Laryea, Kuscevic, Stefanovic, Pereira; Coello, Dorsch, Cimermancic; Corbeanu, Sargent, Salloi.
Prediksi skor: Inter Miami 3-2 Toronto.
Toronto punya peluang untuk mencetak gol di Fort Lauderdale. Pertahanan mereka belakangan lebih solid saat bermain tandang, sementara Inter Miami masih menunjukkan kecenderungan kehilangan kendali setelah unggul. Namun, kualitas lini depan Miami terlalu sulit untuk diabaikan.
Ketika Messi mendapatkan ruang, ditambah dukungan Luis Suarez dan pemain-pemain kreatif di sekitarnya, Toronto berpotensi kesulitan menjaga konsentrasi selama 90 menit.
Inter Miami juga sedang berada dalam situasi yang menuntut respons. Empat laga tanpa kemenangan dan dua kekalahan kandang beruntun membuat kemenangan menjadi kebutuhan, bukan sekadar target.
Miami diperkirakan tetap harus bekerja keras hingga menit akhir. Toronto punya cukup daya juang untuk membuat pertandingan terbuka, tetapi kualitas individu dan kebutuhan mendesak untuk menang membuat Inter Miami lebih layak diunggulkan. (*)
Editor : Niklaas Andries
Sumber : Radar Banyuwangi